
Dirumah Sakit tempat Silvi dirawat. Alhamdulilah kondisi Silvi mulai membaik. Hanya sedikit lemas saja. Bersyukurlah ia bisa selamat. Karena ia berniat mengubah hidupnya menjadi lebih baik lagi. Ia ingin memperbaiki hubungannya dengan Alya putri kecilnya.
Setelah sadar dari tidur lumayan panjangnya. Silvi masih memikirkan apa yang harus dilakukannya sekarang. Apakah setelah ia sembuh nanti, ia harus menyerahkan dirinya ke polis. Mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.
Hubungan Laras dan Silvi mulai membaik. Setiap hari Laras selalu menjenguk Silvi dirumah sakit. Baby Kei dan Alya selalu ditinggal dirumah ketika Laras menjeguk Silvi. Laras belum siap mempertemukan Alya ke Silvi. Laras takut, kalau Alya mengurangi rasa sayangnya kepadanya. Laras masih mencari waktu untuk mempertemukan Alya dengan ibu kandungnya itu.
Reyhan yang keberatan, karena Laras selalu perhatian kepada Silvi. Reyhan masih takut kalau saja Silvi hanya berpura - pura baik untuk merencanakan sesuatu kepada kelurganya lagi.
"Sayang. Kenapa kamu perhatian banget sama Silvi?." ucap Reyhan resah.
"Mas. Mbak Silvi itu sudah berubah. Dia tidak seperti dulu." seru Laras menyakinkan suaminya.
"Tapi sayang, mas rasa ini semua rencana jahatnya saja." ucap Reyhan masih tidak yakin.
"Suamiku tersayang. Aku yakin banget kalau mbak Silvi itu benar - benar berubah." ucap Laras sambil menangkup kedua pipi suaminya.
"Sayang kamu harus tetap berhati - hati ya?."
"Iya sayangku." ucap Laras dan mengecup bibir suaminya. Tapi bukan Reyhan namanya, dia tidak bisa menahan kalau tidak ******* bibir manis istrinya.
Laras sekarang sudah berada dirumah sakit. Tepatnya di ruang rawat Silvi. Laras selalu membawakan Silvi makanan.
__ADS_1
"Mbak, gimana kondisi mu sekarang?." tanya Laras tulus.
"Aku baik - baik saja. Laras terimakasih ya atas semua kebaikanmu."
"Mbak harus cepat sembuh." ucap Laras.
"Laras...kalau aku sembuh nanti, aku siap mempertanggung jawabkan semua kesalahanku dulu.Aku siap di penjara." ujar Silvi.
"Jangan pikirin itu dulu mbak, sekarang mbak harus sembuh dulu." ucap Laras tersenyum.
"Laras. Kenapa kau tidak datang bersama Alya?." tanya Silvi ragu.
Silvi mengangguk paham. "Aku ngerti Ras. Aku sangat merindukan anakku Alya." lirih Silvi.
"Mbak Silvi tenang saja. Nanti aku ngomong sama mas Reyhan ya?." ucap Laras meyakinkan.
Mudah- mudahan Reyhan mau memberikan izin Alya untuk bertemu dengan Silvi. Silvi benar - benar ingin berubah. Dia sudah lelah hidup penuh kebencian.
**********
Hari semakin dekat. Pernikahan Ricko akan diselenggarakan dua hari lagi. Tepatnya di hari minggu. Semua undangan telah disebarkan. Seluruh keluarga dan para kolega kerja Ricko diundangnya.
__ADS_1
Akhirnya Ricko sebentar lagi akan memperistri pujaan hatinya. Ricko benar - benar sudah move on dari Laras. Seorang Shinta lah yang bisa masuk kedalam hatinya.
Ditempat lain. Seorang wanita menangisi dirinya, menangisi nasibnya, menangisi anak yang sedang dikandungnya. Ayahnya akan menikah dengan orang lain. Apa yang harus dilakukannya.
"Sayang, maafkan mama nak. Mama nggak bisa membawa Papa kamu kembali. Kita akan menghadapi hidup ini berdua ya sayang. Mama akan menjaga kamu, Mama akan menjadi Ayah juga buat kamu sayang." gumam Sandra terisak.
Di pandanginya surat undangan yang berada diatas meja riasnya. Di hari minggu nanti Ayah dari anaknya akan menikahi perempuan yang sangat dicintainya.
Tanpa terasa waktunya telah tiba. Hari pernikahan Ricko dan Shinta telah tiba, semua orang telah bersiap - siap. Termasuk kedua mempelai. Ricko telah bersiap untuk mengucapkan ijab kabul. Shinta akan di nikahkahkan oleh wali hakim.
Ricko dengan gagahnya duduk di hadapan penghulu. Dengan mengucapkan 'Bismillahirohmanirohim'. Ricko melafalkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas. Dan seketika itu terdengar kata 'SAH'.
Dan Sah lah Ricko dan Shinta menjadi sepasang suami istri. Sekarang Shinta sudah duduk di samping Ricko. Kini Shinta sudah resmi menjadi istri Ricko. Di cium nya punggung tangan suaminya dan Ricko pun mengecup dahi istrinya dengan sayang.
Sungguh pemandangan yang mengharukan dan membahagiakan. Tapi tidak untuk Miko dan Sandra. Pupus sudah harapan mereka. Cinta mereka telah milik orang lain.
Bersambung....
Duhh....gimana ya nasib percintaan Miko, Sandra, Shinta dan Ricko? Apakah mereka bisa bersatu? ☺☺☺☺
Jangan lupa dukungan kalian ya. Like, komen, hadiah dan vote kalian sangat berguna untuk saya. Terimakasih.
__ADS_1