
Sepasang mata yang melihat mereka sedari tadi hanya mengepalkan tangannya dan menahan emosinya.
Reyhan yang kesal meninggalkan cafe tersebut. Sebuah mobil Pajero berwarna putih nampak melaju dengan kecepatan sedang, melewati beberapa kendaraan lain. Pertemuan Ricko dan laras di cafe tadi masih terlintas di otaknya dan seketika itu juga amarahnya kembali memuncak. Rasa kesal dan kecewa kini menyelimuti perasaannya. Hingga akhirnya Reyhan sampai diparkiran Angkasa Grup perusahaannya.
"Hai Rey, kenapa lho?", tanya Miko yang baru saja selesai memarkirkan mobilnya.
"Bukan urusan lho", jawab Reyhan ketus.
"Kenapa sih lho, berantem sama Laras?", tebak Miko.
"Laras nggak jujur sama gue", ujar Reyhan.
"Maksudnya?", tanya Miko.
Reyhan menghela nafas dalam dalam lalu berjalan masuk kedalam lift bersama Miko. Pria tampan itu pun menceritakan semua kejadian tadi pagi.
"Jadi lho biarin istri lho ketemu sama mantannya?", tanyak Miko.
Reyhan menganggukan kepalanya, bersamaan dengan pintu lift terbuka.
"Kenapa nggak lho samperin aja?", tanya Miko.
"Gue kecewa sama dia, Mik!", Sahut Reyhan seraya melangkahkan kakinya menuju ruangannya.
"Trus sekarang apa yang lho lakuin?", tanya Miko lagi.
"Ntah lah Mik", jawab Reyhan.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sementara dicafe Ricko yang ingin mengatakan sesuat kepada Laras.
"Laras, bisakah kita mengulang kisah kita seperti dulu lagi", ujar Ricko sambil menggenggam tangan Laras.
Laras yang mendengarnya, hanya menghela nafas dengan kasar.
"Kak Ricko, aku sudah menikah, Laras sangat mencintai mas Reyhan", ucap Laras.
"Laras, aku sudah mencoba melupakanmu, aku juga sudah pergi untuk melupakanmu, tapi aku nggak bisa Laras, nama mu selalu ada di ingatan ku", ujar Ricko memohon.
__ADS_1
"Maafkan aku kak, aku nggak bisa, lupakan aku, biar kan aku bahagia bersama keluarga baruku", ucap Laras tegas dan meninggalkan tempat itu.
"Laras beri aku kesempatan", teriak Ricko.
Laras yang sudah beranjak dari tempat duduknya tiba tiba berhenti, karena mendengar teriakan Ricko dan dia pun berbalik.
"Aku nggak bisa kak, AKU SANGAT MENCINTAI SUAMIKU", sahut Laras dengan sedikit penekanan.
Dan Laras pun benar benar pergi meninggalkan Ricko sendirian.
Setelah pertemuannya dengan Ricko, Laras pun menuju kantor suaminya, dan dia pun mengirimkan pesan kepada Shinta temannya bahwasannya hari ini dia bolos kuliah lagi.
Sampailah Laras di depan lobi kantor suaminya dan tak lupa dia membawakan bekal makan siang untuk suaminya. Wanita itu pun langsung menuju ruangan suaminya.
ceklek....
Pintu pun dibukanya. "Assalamualaikum mas", sapa Laras.
"hmm", sahut Reyhan singkat.
"Kenapa kamu kemari?", tanya Reyhan dingin.
"Mas, Laras bawa makan siang untuk kamu", ujar Laras.
"Saya nanti makan siang bersama Miko saja", jawab Reyhan ketus.
Laras masih saja bingung melihat sikap suaminya.
"Mas,"
Dengan wajah yang terlihat sangat kesal, Reyhan segera beranjak dengan membawa serta ipad ditangannya, dan memakai jas kerjanya yang tadi dibukanya. Ia pun pergi meninggalkan istrinya sendiri.
"Mas, mau kemana?", tanya Laras.
"Saya kecewa sama kamu Laras, Oh ya...aku ingin mengatakan kepadamu, aku ikhlas kan kamu kembali bersama Ricko", Ucap Reyhan dingin.
"maksud mu apa mas", tanyak Laras bingung.
"Nggak usah berpura pura kamu, bukannya kamu tadi bertemu dengan kekasihmu Ricko kan?", ucap Reyhan dengan sinis.
__ADS_1
Laras yang terkejut mendengarnya dan dia ingin menjelaskan semuanya, apa yang dilihatnya tidak seperti yang dipikirkan suaminya.
"Mas, ta..di, aku meang bertemu Ricko tapi...", ucap Laras terbata bata dan menahan tangisnya.
"Sudah lah, tak perlu kau jelas kan lagi, semuanya sudah jelas. Aku akan pergi makan siang bersama Miko, dan kau pergi Lah, oh ya...satu lagi, malam ini aku nggak akan pulang, aku lembur dikantor", ujar Reyhan ketus. Reyhan pun berlalu pergi meinggalkan Laras.
Laras yang mendengarnya pun diam seketika menatap kepergian suaminya. Dan seketika itu juga air mata yang sudah tidak bisa dibendung lagi akhirnya pun tumapah diwajah cantiknya. Dadanya terasa sesak sekali. Ia pun pergi meninggalkan kantor suaminya dan Ia ingin menjemput Alya disekolahnya.
.........
Ditempat lain, Dua orang pria yang sedang makan siang bersama.
"Kenapa lagi lho?", tanya Miko.
"Laras tadi kekantor Mik", sahut Reyhan.
"Trus", tanyanya lagi.
"Gue rasa uda nyakitin perasaannya Mik, gue tadi ngebentaknya", jawab Reyhan prustasi.
Reyhan yang menyesali perbuatannya tadi kepada istrinya merasa menyesal.
"Seharusnya gue dengerin penjelasan Laras", ujar Reyhan merasa menyesal.
"Lo terlalu emosi Rey, Laras sangat mencintaimu Rey, mungkin dia bertemu dengan Ricko ada alasannya Rey, sehingga dia tidak memberitahukan mu", ucap Miko menasehati temannya itu.
"Entah Lah Mik", jawab Reyhan singkat.
...............
Sedangkan ditempat lain, sebuah kecelakaan telah terjadi antara dua unit bus dan empat unit mobil mini bus beserta delapan motor yang nampak tergeletak ditengah jalan. Beberapa polisi yang tiba dilokasi segera membentangkan police line agar tidak ada warga satu pun menghalangi petugas untuk mengevakuasi.
Tak sedikit korban yang meninggal dunia, dan korban yang selamat pun masih terdengar berteriak minta tolong. Sedangkan tim petugas kesehatan dan damkar, mulai mengecek satu persatu korban yang terjebak dalam dua bus dan empat minibus lainnya.
"To..tolong", Ucap batin seseorang yang berada dalam salah satu bus.
bersambung....
Hai...saya malam ini up lagi, jgn lpa like, komen dan vote ya. thanks.
__ADS_1