Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 26


__ADS_3

"Mas, apa kau akan meninggalkanku?". Tanya Laras tiba -tiba.


Reyhan perlahan melepas dekapannya lalu memutar tubuh Laras menghadapnya.


"Kenapa bertanya seperti itu?". Tanya Reyhan dengan perasaan yang tak menentu.


Reyhan yang melihat mata istrinya yang mengeluarkan air mata, di tangkupnya kedua pipi istrinya.


"Mas nggak kan pernah meninggalkanmu, mas sangat mencintaimu Laras". Ujar Reyhan dengan tulus.


"Mas...hiks...hiks..., aku takut kehilangan kamu, aku sayang sama kamu dan Alya mas". Ucap Laras dengan isakan nya.


Dipeluknya tubuh istrinya kembali dengan erat seolah olah tak akan pernah lepas. Reyhan sangat mencintai Laras. Melepaskan Laras sama saja melukai diri sendiri.


"Sayang apa yang dikatakan Chintya kepadamu?". Tanya Reyhan.


Laras masih saja diam. Dia tidak ingin menjawab pertanyaan suaminya itu. Dirinya masih saja menangis dalam dekapan suaminya.


"Kita nggak akan pernah berpisah apapun yang terjadi, Laras". Ucap Reyhan dengan yakin.


Sejak perbincangannya dikamar mandi, Laras terus saja diam seribu bahasa. Dia masih mengingat perbincangannya dengan Chintya tadi. Rasa takut kehilangan selalu saja mengusik pikirannya. Laras memilih berbaring ditempat tidur tanpa menunggu Reyhan selesai mandi.


Reyhan pun telah selesai dari kamar mandi dan dilihatnya Laras yang sudah tertidur. Reyhan pun keluar dari kamarnya ingin melihat Alya anaknya apakah sudah pulang sekolah atau tidak, karena dia tidak sempat menjemput Alya sekolah, Reyhan menyuruh supirnya untuk menjemput anaknya.


"Bi, Alya udah pulang?". Tanyak Reyhan kepada ART nya.


"Nona Alya ditempat Nyonya besar Tuan". Balas bibi.


"Kok bisa bi?". Tanyak Reyhan lagi.


"Tadi, Nyonya besar nelpon saya Tuan, katanya Nona dijemput Nyonya besar, tadinya nyonya nelpon tuan tapi hp tuan tidak bisa dihubungi". Jelas sih bibi.

__ADS_1


"Ahh...iya bi, hp saya matikan'. Ucap Reyhan. "Yawda bi, saya balik kekamar lagi ya, biar saya telpon mama saya".


"Iya tuan".


Reyhan pun kembali kekamarnya. Dibukanya pintu kamarnya.


ceklek...


Dilihatnya Laras masih tidur, Reyhan pun membaringkan tubuhnya disamping istrinya dan dia mengambil ponselnya diatas nakas. dihidupkannya ponselnya dan diletakannya kembali sebelum tidur Reyhan mengecup pipi istrinya dan dia pun memejamkan matanya untuk tidur.


Drrtt...


terdengar suara getar ponsel dari atas nakas membangunkan Reyhan yang baru saja memejamkan matanya. Ia segera mengambil benda tersebut dan melihat sebuah chat yang masuk kedalam ponselnya.


💌 Chintya


Rey, bisa ketemu nggak? Ada yang ingin aku katakan kepadamu tentang kerjasama kita.


💌Reyhan


*Aku mau istirahat, besok saja !


💌Chintya


aku maunya sekarang Rey, aku tunggu dicafe Y ya*.


Reyhan melirik jam dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 15.00 wib. Dia pikir untuk menemui Chintya mungkin saja penting pikirnya. dan ia ingin menanyakan apa yang dikatakannya kepada Laras, sehingga membuat Laras bersedih.


Drrtt...


Ponsel Reyhan kembali bergetar. Ia kembali membukanya dan membaca pesan masuk dari Chintya.

__ADS_1


💌Chintya


Rey, kumohon datang Lah, aku menunggu mu. aku tunggu sampai kau datang.


Akhirnya Reyhan pun beranjak dari posisinya dan mengganti pakaiannya. Dan mengambil kunci mobil dan ponselnya.


Reyhan berjalan menghampiri Laras lalu setengah berlutut dihadapan Laras yang tengah berbaring dan tidur dan di elusnya pipi Laras.


"Sayang, mas izin keluar sebentar ya?". Ucap Reyhan.


Nara yang sebenarnya hanya berpura pura tidur dibergeming sesikit pun, dia tau kalau suaminya dari tadi sedang chating sama seseorang.


"Chintya ingin bertemu dengan mas sayang, katanya ada yang ingin dibahas tentang proyek kerjasama kita". Ujar Reyhan.


Mendengar nama Chintya membuat Laras seketika membuka matanya dan menatap Reyhan. "Sekarang?". Tanya Laras tanpa sadar.


Reyhan mengganggukan kepalanya."Iya sekarang sayang", sahutnya.


Reyhan mengulurkan tangannya dan mengusap puncak kepala istrinya dengan lembut.


"Mas pergi dulu ya sayang". Ucap Reyhan dan mengecup puncak kepala Laras. Sebelum Reyhan beranjak dari posisinya Laras menarik tangannya.


"Aku ikut mas". Ucap Laras tiba tiba.


Bersambung......


Happy Saturday Night semuanya, ketemu lagi kita. malam ini aku up. ada yang nunggu cerita aku ngga?.


Jangan lupa like, komen dan vote ya.


Terimakasih....

__ADS_1


__ADS_2