
"Asalamualaikum sayang....". ucap Laras. Dia merasa terkejut melihat suaminya yang tangannya digenggam mesra oleh seorang wanita cantik.
"Mas".
Reyhan yang mendengar salam pun terkejut, ternyata istrinya datang kekantor.
"Sayang", Ucap Reyhan.
"Mas, Laras ganggu ya?", tanya Laras.
"Nggak sayang, kamu nggak ganggu kok, sini sayang?", ucap Reyhan sambil menepuk paha nya agar istrinya duduk di pangkuannya.
Laras pun menurut, Ia pun duduk di pangkuan suaminya dan mengalungkan tangannya dileher suaminya. Silvi yang melihatnya merasa kesal. Laras melihat Silvi sepertinya ada yang tidak beres dengan perempuan di hadapannya ini. Apa dia ingin mengganggu suaminya seperti Chintya. Tidak akan dibiarkannya itu terjadi.
"Mas, Laras lapar banget, anak kamu pengen makan soto ayam mas", rengek Laras sambil mengelus - elus perutnya. Dia sengaja bersikap manja kepada suaminya di depan wanita yang berada dihadapan mereka.
Silvi semakin kesal melihat kemesraan antara Reyhan dan wanita itu."Siapa wanita itu, kenapa mesra banget dengan mas Rey", Gumamnya dalam hati.
__ADS_1
"Oh ya Silvi, kenalkan wanita yang cantik ini adalah istri saya", Ucap Reyhan dengan bangga.
Silvi yang mendengarnya pun kaget, ternyata Reyhan sudah menikah dan istrinya sangat muda dan cantik. Silvi yang tidak tahan akan keromantisan mereka pun ingin pergi meninggalkan tempat itu.
"Mas Rey aku pergi dulu ya, nanti aku menemui kamu lagi, ada sesuatu hal yang penting yang harus kamu ketahui mas", ucap Silvi.
"Hmm", jawab Reyhan singkat.
"Siapa mas wanita itu?", tanya Laras ketus dan melepaskan pelukannya.
"Sayang kamu jangan berpikir macam - macam, mas nggak tau kenapa dia datang nemuin mas ke kantor dan mas juga nggak mau tau mau apa dia kemari", ucap Reyhan tegas.
"Mas sayang, Laras percaya sama mas, Laras cuma mau segala sesuatu yang penting jangan ada yang di tutup - tutupi. Laras tidak mau lagi kedepannya ada salah paham diantara kita. Laras akan mencoba untuk lebih terbuka tidak akan memandang segala sesuatu sendirian dan mas juga sebaliknya harus sama juga. Kita lupakan masa lalu kita mas, kita harus memikirkan masa depan kita dan anak kita". Keduanya pun mengangguk.
"Mas sayang dan cinta sama kamu", ucap Reyhan lembut. dan mengecup bibir istrinya itu.
"Laras juga mencintai mas", jawab Laras.
__ADS_1
...................
Setelah Silvi keluar dari kantor Reyhan. Dia merasa kesal terhadap istri mantan suaminya itu. Menurutnya sangat menyebalkan.
"Akan aku ambil lagi Reyhan, karena aku dan mas Reyhan memiliki anak, akan aku manfaatkan anak itu untuk kembali kepadanya", Gumamnya dalam hati.
Silvi yang sampai di apartemen nya direbahkannya tubuhnya di sofa empuk di kamarnya. Di pandanginya langit - langit kamarnya, jujur di dalam hatinya dia masih menyimpan rasa sayang untuk Reyhan. Dulu dia meninggalkan Reyhan karena harta, ada rasa penyesalan di hatinya. Padahal Reyhan pria yang baik dan sangat mencintainya.
Reyhan dan Laras makan siang bersama di ruangan Reyhan. Istri kesayangannya itu ingin sekali makan soto ayam. Apa pun yang diinginkan istri tercinta nya itu Reyhan akan berusaha menurutinya apalagi tidak hanya istrinya saja yang menginginkannya tetapi anak yang ada didalam kandungan istrinya juga.
"Sayang, pelan pelan makannya", ucap Reyhan dengan lembut.
"Enak banget mas", jawab Laras.
Reyhan sangat bahagia dengan kehidupannya sekarang. Mempunyai istri yang sangat cantik dan menyanyangi Alya.
Bersambung.....
__ADS_1