Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 57


__ADS_3

Silvi terkejut apa yang telah di katakan Reyhan. Silvi merasa malu mendengarnya. Semua tidak sesuai dengan rencananya.


Silvi akhirnya pergi dari kantor Reyhan serta membawa rombongannya. Niatnya ingin mengecoh, ternyata dia yang malu, akibat pernyataan Reyhan.


"Aaargghh..." Silvi berteriak di dalam mobilnya. Dia merasa gagal. "Berengsek...gagal semua rencana ku, aku harus berhasil kali ini. Kau lihat nanti Laras. Kalau aku tidak bisa mendapatkan Reyhan kembali, kau juga tidak bisa mendapatkannya." Gumam Silvi.


Reyhan yang berada diruangnya terlihat sangat emosi. Reyhan tidak habis pikir apa yang di lakukan Silvi itu bisa membuat dirinya malu karena kebodohannya. Seharusnya orang - orang tidak mengetahui keburukannya, dan pada akhirnya semua orang tau. Pada awalnya semua orang bersimpati kepadanya. Tapi nyatanya sekarang semua orang membencinya.


Silvi yang kehilangan akal sehatnya menghancurkan semua barang di rumah miliknya. Dia terus berteriak dengan histerisnya.


Seorang pria masuk kedalam rumah Silvi. Dia mendengar ada keributan di dalam. Segera dia berlari menuju suara tersebut. Setelah sampai di tempat, betapa terkejutnya dia melihat barang- barang hancur berserakan. Dan pria tersebut melihat seorang wanita terduduk di sofa sedang menangis.


"Mabak Silvi." Ucap pria itu merasa kasihan.


Sementara Silvi hanya menatapnya dengan tajam.


"Apa yang kau lakukan disini?!!." Jawabnya berteriak. Dia tidak suka melihat pria itu datang berkunjung kerumahnya. Karena pria itu tidak mendukung semua rencananya.


"Mau apa kau Ricko!!!!." Teriaknya lagi.

__ADS_1


Ya. pria itu adalah Ricko, mantan kekasih dari Larasati. Sepupu dari Silvi. Silvi mengajaknya untuk bekerja sama supaya memisahkan Reyhan dan Laras. Karena menurutnya Ricko bisa membantu rencananya. Sebab menurut Silvi Ricko masih mencintai Laras. Namun Ricko menolak bekerjasama dengan Silvi. Dia memang masih mencintai Laras. Tapi dia tidak ingin membuat Laras bersedih, menurutnya Laras sangat mencintai suaminya. Melihat Laras bahagia dengan cintanya itu sudah membuat Ricko bahagia juga.


"Mbak apa yang kau lakukan?."Tanya Ricko.


"Ini semua gara - gara lho, seharusnya lho dukung gue, tapi lho mengecewakan gue!!!." Sivi masih marah kepada Ricko.


"Mbak. Sudahlah, biarkan Laras dan Reyhan bahagia. Dan aku yakin mereka mengizinkan mbak untuk bertemu dengan Alya kapan pun mbak mau. Mereka orang baik mbak." Ricko masih saja menasihati kakak sepupunya itu.


"Kau dengarkan aku. Sampai kapan pun aku tidak akan menyerah untuk memisahkan mereka!!!." Ucap Silvi semakin berteriak kencang.


"Kau benar - benar gila mbak." Ricko sudah tidak bisa berkata-kata lagi. Dia pun pergi dari rumah Silvi meninggalkannya sendiri.


Ricko menuju ke kantornya Reyhan. Dia ingin memberitahukan pada Reyhan untuk berhati - hati terhadap Silvi.


Tidak butuh waktu yang lama untuk Ricko sampai ke kantor Reyhan. Sampailah ia di perusahaan milik Reyhan. Tanpa permisi dia langsung menuju keruangan Reyhan.


"Rey, kita harus bicara." ucap Ricko yang langsung masuk keruangan Reyhan tanpa permisi.


Reyhan terkejut dengan apa yang dilihatnya. Dia tak habis pikir untuk apa pria itu bertemu dengannya dan apa yang ingin dibicarakannya.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan?!!;." Bentak Reyhan.


"Dengarkan aku Rey. Aku mohon padamu jaga Laras dengan baik. Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepadanya". ucap Ricko.


"Hey...aku pasti menjaga istriku. Apa maksudmu berkata seperti itu?!." Ucap Reyhan kesal.


"Rey. Kau tau tentang Silvi kan?. Aku ini sepupunya. Mbak Silvi semakin menggila saja untuk memisahkan kalian". Ucap Ricko jujur.


Reyhan semakin geram melihat Ricko. Ternyata dia adik sepupu Silvi. Reyhan bangkit dari duduknya dan berjalan menuju Ricko. Tanpa aba - aba Reyhan langsung melayangkan pukulan keras kewajah Ricko.


Bugh....


Bersambung....


Malam ini saya up lagi, setelah beberapa hari libur. semoga kalian suka dengan cerita saya ini.


saya mohon dukungannya. jgn lpa like, komen dan vote sebanyak - banyaknya.


Terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2