
Alya dan Rio lagi berbahagia. Hubungan mereka akhirnya bersatu lagi.
"Mas, ini Penthouse kamu?" tanya Alya yang masih bersandar di dada Rio.
"Iya sayang. Mas membelinya baru minggu lalu. Penthouse ini untuk kita nanti." ujar Rio sambil memainkan ujung rambut Alya.
"Untuk kita?" tanya Alya lagi sambil mendongakan kepalanya ke hadapan Rio.
"Hmm. Untuk kita dan anak - anak kita nanti. Mas ingin menikahi kamu sayang." ucap Rio sambil mengelus wajah mulus Alya dan mengecup bibir Alya sekilas.
Alya tersenyum malu."Benarkah?" sahut Alya senang. Tapi tiba - tiba wajah Alya jadi murung. "Gimana dengan Rachel. Apa dia mau menerima aku jadi mamanya?" tanya Alya sendu.
"Sayang...Rachel pasti akan nerima kamu jadi mamanya. Mamanya cantik gini. Papanya aja klepek - klepek." goda Rio.
"Iihh...mas aku serius." rengek Alya.
"Iya sayang. Biar Rachel jadi urusan mas."
"Alya juga ingin ngobrol berdua dengan Rachel mas." pinta Alya.
"Nanti mas bawa Rachel ke apartemen. Kalian berdua bisa ngobrol santai disini. Ini akan menjadi rumah kita sayang." ucap Rio menyakinkan Alya dan memeluk tubuh Alya.
Mereka berdua menikmati kebersamaan mereka. Setelah sebulan yang lalu mereka berpisah dan akhirnya bersatu lagi.
**********
Di rumah utama keuarga Baharsyah. Rumah kedua orang tua Rio. Kedua orang tua Rio sudah mendengar perceraian anaknya dengan Rani.
Mama dan Papa Rio sebenarnya sudah mengetahui tingkah laku mantan menantu mereka. Papa dan Mama Rio tidak ingin mengatakan kepada Rio, mereka melihat Rio sangat mencintai mantan istrinya itu. Jadi, biarlah waktu yang akan memberitahukannya.
Dan waktunya telah tiba. Rio dan Rani telah berpisah. Pak Faisal dan Bu Revi sangat senang. Bukan berarti mereka senang akan perceraian anaknya. Tapi, karena Rio memiliki istri yang tidak mencintainya dan anak mereka.
Mereka berharap Rio menemukan wanita pengganti mantan istrinya. Seorang wanita yang baik dan sayang dengan Rachel anak Rio. Malam ini Tuan dan Nyonya Baharsyah akan datang makan dibrumah keluarga Angkasa. Lebih tepatnya keluarga Reyhan.
Reyhan akan bekerjasama dengan perusahan milik Tuan Faisal yang sekarang telah di pimpin anak mereka yaitu Rio Tama Baharsya. Tidak hanya menjabat sebagai CEO saja. Ia juga menjabat sebagai Rektor di salah satu Kampus milik keluarganya.
__ADS_1
"Pah, malam ini kita akan makan malam dirumah Tuan Reyhan kan?"Tanya mama Revi.
"Iya Mah. Mama sudah menyiapkan semuanya? Kemana anak mama itu?" tanya Papa Faisal dimana anak mereka bernama Rio itu.
"Mama gak tahu Pah. Dulu semenjak ia menikah dengan Rani. Ia jarang kerumah kita." jawab mama Revi sedih.
"Biarkan saja Ma. Nanti juga Rio akan pulang kerumah kita." ucap Papa Faisal sangat yakin.
"Mudah - Mudahan ya Pa. Mama juga sangat merindukan cucu Mama Rachel Pa." ujar Mama Revi.
Hari sudah sore Tuan dan Nyonya Baharsyah telah bersiap untuk pergi kerumah Reyhan. Mereka akan datang untuk jamuan makan malam.
Sampailah mereka di rumahnya Reyhan. Tuan dan Nyonya Baharsyah di sambut dengan hangat oleh Keluarga Reyhan.
"Selamat datang Tuan, Nyonya." sapa Reyhan dan istri.
"Terimakasih Rey." sahut Tuan Faisal.
Mereka menikmati makan malam dengat hangat. Berbincang tentang perusahaan. Tuan Faisal ingin menjodohkan anaknya dengan anak Reyhan Alya.
"Ough ya Rey. Mana putri mu?" tanya Faisal.
"Saya ingin megenalnya. Rey, gimana kalau kita jodohkan saja anak kita. Dan Rey, kebetulan anak ku Rio sudah bercerai dengan istrinya. Sekarang status anak saya Rio duda. Apa anak kamu mau?" tanya Faisal.
Reyhan mengernyitkan dahinya. Menjodohkan Alya dan Rio. Anaknya pastilah mau. "Hmm, boleh juga. Alya pasti mau Fai." jawab Reyhan.
"Benarkah?" ucap Faisal senang. Reyhan mengangguk.
"Saya senang kalau kita jadi besan." sahut Nyonya Revi istri Faisal.
"Iya mbak." jawab Laras.
Mereka membahas tentang perjodohan anak - anak mereka. Minggu depan rencananya keluarga Faisal akan datang melamar Alya dirumahnya.
Di Penthouse milik Rio.
__ADS_1
"Mas? Alya lupa, malam ini pesta ulang tahun Mika. Mahasiswi kita." Alya menepuk jidatnya.
"Mika? Ough ya, mas juga di undang sayang. Kita pergi bareng aja ya?" ucap Rio.
Alya mengangguk. "Mas, Alya gak bawa pakaian. Alya pulang dulu ya?" keluh Alya.
"Kelamaan sayang. Nanti kita beli aja di butik langganan mas." ucap Rio.
"Ok. Alya telpon mami papi dulu ya?"
Alya menghubungi mami dan papinya. Ia ingin berpamitan untuk pergi ke acara ulang tahun mahasiswinya.
******
Di pesta Ulang Tahun Mika.
Malam ini pesta ulang tahun Mika dan Mika juga akan bertunangan dengan Reza. Reza sudah memantapkan hatinya untuk Mika. Mika gadis yang baik dan perhatian.
"Selamat Ulang tahun sayangku." Ucap Reza dengan mesranya. Reza memeluk erat tubuh Mika.
"Terimakasih sayang." balas Mika.
Sepasang kekasih yang lagi berbahagia tiba di pestanya Mika. Alya berjalan dengan anggun dan di samping Rio. Rio tak pernah melepaskan genggaman tangannya dari Alya.
Mereka berdua memberikan selamat kepada Mika. Mika pun sangat berterima kasih karena sudah hadir di pestanya. "Terimakasih Pak Rio dan Bu Alya mau datang ke acara Ulang tahun saya." ucap Mika tulus.
"Sama - sama Mika." ucap sepasang kekasih ini.
"Hai Za?" sapa Rio tiba - tiba.
"Pak Rio. Terima kasih ya sudah datang keacara ulang tahun pacar saya. Dan malam ini juga kami akan bertunangan." ucap Reza.
Rio senang Reza sudah mempunyai kekasih. Jadi ia tak kan takut, Alya akan di ganggu Reza lagi. Bahkan Reza akan bertunangan dengan Reza.
Kini giliran Rio yang akan melamar Alya. Ia akan menikahi Alya secepatnya. Hanya menunggu waktu yang tepat saja.
__ADS_1
bersambung.....
vote nya ya...jangan lupa.