Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
S3. Part 64


__ADS_3

Jimmy dan Sisil telah selesai melakukan pertarungan panas dikamar mandi. Keduanya telah selsai mengenakan pakaian masing masing. Mereka duduk santai di sofa, Jimmy mengeluarkan sebuah lotak kecil kepada Sisil.


"Apa ini?" Tanya Sisil penasaran.


"Hadiah kecil untuk kamu. Ucapan terimakasih karena kau telah memuaskan aku." Seru Jimmy santai.


Sisil membuka kota itu. Sisil sangat senang sekali, sebuah cincin berlian yang sangat indah. Sisil langsung memasangkannya di jari manisnya. Sungguh sangat pas sekali dijari manisnya.


"Terimakasih sayang...Kalau kau menginginkan aku lagi. Aku siap melayani kamu." Seru Sisil menggoda.


Jimmy tersenyum tipis. Tak akan lagi. Pria itu sudah mendapatkan mangsa baru. Yang masih hot. Jimmy harus mendapatkan Rindi.


"Cincin yang sangat indah." seru Sisil lagi.


Setelah memberikan cincin itu, Jimmy pamit untuk kembali ke kantornya.


****


Di Mansion mewah milik Ivan.


Hubungan antara Ivan dan Rachel sudah kembali harmonis kembali. Pasangan itu telah menunggu kelahiran anak pertama mereka. Kira kira dua bulan lagi.


Keduanya telah memeriksakan kandungan Rachel, jenis kelamin anaknya adalah laki laki. Ivan sungguh sangat bahagia. Akan mendapatkan seorang anak laki laki.

__ADS_1


"Sayang...mas sudah gak sabar menunggu Junior lahir." Seru Ivan sambil mengelus perut buncit sang istri.


"Sabar dong papa. Dedek lahir dua bulan lagi." seru Rachel menirukan suara bayi.


"Iya mama. Papa udah gak sabar." ujar Ivan.


Keduanya tertawa bahagia. Pasangan ini selalu bahagia, walaupun terkadang ada saja gangguan yany menghampiri mereka. Tapi keduanya menghadapi dengan penuh kesabaran.


Rachel sudah berjanji kepada dirinya, tak akan cepat terpengaruh. Rachel tak akan cepat terpengaruh.


"Gimana kabar Rindi mas?" tanya Rachel.


"Entahlah sayang. Mas juga gak tahu. Rindi itu keras kepala sekali." Ujar Ivan sendu.


"Makasih sayang. Maafkan semua kesalahan Rindi sayang." Ucap Ivan tulus


"Aku sudah memaafkan Rindi mas."


*****


Lain halnya dengan pasangan yang satu ini. Pasangan Keindra dan Mega. Ibu hamil muda itu sangat manja kepada suaminya. Diawal kehamilannya Mega tak suka suaminya dekat dekat dengannya. Tapi semenjak kandungannya sudah menginjak tiga bulan. Kemanjaan Mega membuat Keindra kewalahan.


Seperti sekarang ini Kedua nya lagi menikmati waktu santai mereka. Mega tak pernah lepas dari Keindra. Wanita hamil itu selalu menempel kepada suaminya.

__ADS_1


"Mas...kamu pengen anak cewek atau cowok?" tanya Mega sambil bersandar di dada bidang suaminya.


"Apa aja sayang. Yang penting anak kita sehat." Jawab Keindra tulus.


"Kalau aku sih pengennya anak cewek mas. Soalnya baju anak cewek itu cantik cantik mas." Seru Mega antusias.


"Iya. Cantik kayak kamu sayang." Sahut Keindra menggoda.


Pipi Mega merona malu. "Kalau aku gak cantik mana mau mas sama aku." Ujar Mega menggemaskan.


"Kamu ini sayang. Kamu itu jodoh mas. Mas sangat beruntung berjodoh sama kamu." Ucap Keindra.


Mega memeluk erat suaminya. Mega sangat beruntung mendapatkan suami seperti Keindra. Sangat sabar sekali menghadapi Mega yang manja.


Papi Reyhan dan Mami Laras sangat bahagia melihat keharmonisan keluarga sang anak. Akhirnya mereka berjodoh juga.


"Mas...aku bahagia, anak kita bahagia bersama pasangan mereka." Seru Mami Laras.


"Iya sayang. Cucu kita juga akan nambah." sahut Papi Reyhan.


Mereka sangat bahagia. Mudah mudahan anak anak mereka selalu bahagia.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2