Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
S3. Part 3


__ADS_3

Cinta memang tak bisa di paksakan. Setelah makan malam kemarin di rumah kelurga Angkasa. Sikap Keindra semakin dingin saja terhadap Mega. Keindra malah semakin cinta dengan Rachel, walaupun Rachel hanya menganggapnya sebagai kakak saja. Karena Rachel memiliki seorang Kekasih yang bernama Ivan. Dan mereka juga pernah jalan bareng dengan Keindra. Walaupun sakit rasanya, tapi Keindra menahannya, yang terpenting ia bisa dekat dan melihat wajah cantik Rachel.


Jam satu siang nanti Keindra berjanji dengan Rachel untuk makan siang bersama, dan Rachel membawa sang kekasih juga. Awalnya Keindra keberatan, namun dengan rayuan manja Rachel membuat Keindra tak bisa berkata apa pun.


Jam dinding menunjukan pukul satu. Itu artinya Keindra harus bersiap untuk menuju cafe langganannya dengan Rachel untuk makan siang bersama. Ketika Kei ingin melangkahkan kakinya menuju pintu ruangan nya, pintu ruangan terlebih dahulu terbuka.


Ceklek.....


"Kak Kei mau kemana?" Ternyata yang datang adalah Mega, seperti biasa ia mengantarkan bekal makan siang untuk Kei.


Keindra mendengus kesal, pengganggu telah datang. "Minggir Lo." sentak Keindra ke Mega karena menghalangi jalannya.


"Bilang dulu kakak mau kemana?" Mega tetap kekeh ingin tahu.


"Pinggir?!!" suara Keindra semakin tinggi.


"Gak!" sahut Mega tinggi juga.

__ADS_1


"Nyebelin banget Lo ya?!" Keindra semakin kesal dengan Mega. Dengan sengaja Keindra menarik tangan Mega dan menyentakannya dengan kasar sehingga Mega hampir saja terjatuh kelantai.


Dengan senyum mengejek Keindra akhirnya bisa menyingkirkan pengganggu. Ia pun segera pergi dari ruangannya dan membiarkan Mega sendiri.


Mega sudah tak bisa menahan tangisnya lagi, air matanya luruh juga. Keindra dengan teganya membuat Mega hampit tersungkur di lantai. Mega mengusap air mata di pipinya dengan kasar. Ia menyusul Keindra. Dengan sedikit berlari ia mengikuti Keindra. Ia ingin tahu kemana Keindra pergi.


Untungnya Keindra masih di lobi kantornya, lagi menunggu sang supir. Dengan nafas tersengal - sengal Mega mengejar Keindra.


"Kak Kei?!!" teriak Mega.


Keindra menoleh kearah Mega, ia memutar bola matanya malas. Tak dihiraukannya Mega yang kelelahan berlari, Kei malah berlalu saja menaiki mobilnya dan melaju kencang.


Mega mendapat jawabannya, ternyata Keindra ingin makan siang bersama Rachel. "Huh...segitunya kak Kei ingin makan siang bersama kak Rachel?" gumam Mega sendu.


Mega keluar dari gedung perusahaan Keindra. Ia akan menyusul ke tempat Keindra, ia tahu cafe mana biasanya Keduanya makan siang bersama, karena Mega sering memergoki keduanya makan siang bersama, bersama Rachel, wajah Keindra selalu tersenyum. Tidak seperti bersama dirinya, wajah Keindra selalu jutek.


Mega memberikan bekal makan siang yang dibawanya tadi kepada Receptionis, daripada sayang tak di makan, lebih baik di berikan saja.

__ADS_1


Mega melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, menuju cafe tempat Keindra makan siang. Tak butuh waktu lama, mobil Mega telah terparkir di parkiran cafe, ia dapat melihat mobil Keindra terparkir di situ.


Menyiapkan hati agar tak sakit, Mega turun dari mobilnya dan berjalan masuk kedalam cafe. Menarik nafas perlahan ia membuka pintu cafe.


Tes. ...


Begitu nyesek sekali, ia melihat Keindra duduk berhdapan denga Rachel sambil tertawa. Mereka ternyata makan berdua saja.


Kekasih Rachel tak jadi ikut makan bersama, di karenakan ada meeting penting. Rachel tak mempermasalahkannya.


Mega duduk di pojok belakang, agar Keindra tak dapat melihatnya. "Kak Kei? Kapan kau bisa bersikap manis dengan aku kak?" gumam Mega dalam hatinya.


Bersambung....


Jangan lupa....


vote, komen, like dan hadiah nya ya???

__ADS_1


terimakasih.....


__ADS_2