Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 97


__ADS_3

Tanpa berpikir panjang lagi. Silvi berlari kearah Laras dan Alya. Ia membuka kacamata dan maskernya. Dan berteriak.


"Laras awasss...!!". teriak Silvi.


Braaakkk.....


Laras yang kaget di tolak. Melihat ada seseorang yang tergeletak di depannya bersimbah darah. Laras pun menghampirinya, dilihatnya sosok yang tergeletak itu. Seorang wanita. Betapa terkejutnya Laras melihat orang itu. Ternyata yang menyelamatinya adalah Silvi. Mantan istri dari suaminya. Wanita yang begitu membencinya. Tapi kenapa dia menolongnya?.


"Silvi!!." teriak Laras yang begitu terkejutnya.


Begitu banyak darah yang mengalir dari kepalanya Silvi.


"Silvi bangun. Silvi bertahanlah!!." isak Laras.


Alya yang berada di samping Laras hanya menangis melihat mami Silvinya terluka. Walau bagaimanapun Silvi adalah maminya.


"Mami Silvi." isak Alya.


"Sayang mami kamu akan selamat. Kita bawa kerumah sakit." ucap Laras menenangkan Alya.


Para bodyguard yang mengawal Laras dan Alya pun dengan tergesa - gesa menghampiri majikannya.


"Nyonya anda tidak apa - apa?." tanya para bodyguard.


"Bawa Silvi kerumah sakit!!, cepat !!!." bentak Laras kepada pengawalnya.


"Tapi Nyonya, dia wanita...". ucapan pengawal terputus.


"Cepat bawa!!" bentak Laras lagi.


Para pengawal pun membawa Silvi kerumah sakit terdekat.

__ADS_1


Sampailah mereka di Rumah Sakit, Silvi langsung di bawa ke UGD. Keadaan Silvi cukup parah. Bagian kepalanya terluka berat.


"Laras masih shock, ia duduk di kursi tunggu dirumah sakit. Ia menunggu kabar dari dokter bagaimana dengan keadaan Silvi. Alya sudah dibawa pulang oleh salah satu pengawal.


Laras menghubungi suaminya. Ia ingin memberi tahu suaminya kalau dia dirumah sakit.


"Mas..."


"Sayang kamu kenapa?". tanya Reyhan khawatir karena mendengar suara tangis Laras.


"Laras dirumah sakit mas..."


"Sayang kamu kenapa? tunggu mas, mas akan segera kesana!" ucap Reyhan panik.


Tanpa pikir panjang, Reyhan langsung bergegas kerumah sakit tempat istrinya berada. Reyhan begitu khawatir dengan Laras. Ia takut terjadi sesuatu kepada istri tercintanya.


Tidak butuh waktu lama Reyhan sampai ke Rumah Sakit. Reyhan memarkirkan mobilnya asal. Ia langsung menuju ke istrinya.


"Sayang."


"Mas." ucap Laras yang langsung berhambur kepelukan suaminya. Isak tangis Laras semakin kencang.


"Sayang, cerita sama mas. Ada apa?." khawatir Reyhan. Ia melihat ada noda darah di pakaian yang dikenakan istrinya.


"Mas, mbak Silvi....hiks...hiks."


"Silvi?" tanya Reyhan heran.


"Mbak Silvi, ia menyelamatin aku dari maut mas. Ta...di ada mobil yang ingin menabrak aku. Tapi....mbak Silvi menolong aku. Dan mbak Silvi yang tertabrak mas." isak Laras dalam pelukan Reyhan.


" Silvi yang menolong kamu sayang?" Reyhan masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Laras.

__ADS_1


"Iya mas.


Dokter pun keluar dari ruangan UGD. Melihat dokter keluar dari UGD. Laras menghampiri dokter tersebut. Dan menanyakan keadaan Silvi.


"Gimana keadaan pasien tadi dok?"


"Anda keluarganya?" tanya Dokter.


"Iya dok."


"Keadaan pasien sedang kritis Nona. Banyak darah yang dikeluarkan dari kepalanya. Untung saja dirumah sakit ini banyak stok darah yang sesuai untuk pasien Nona. Jadi, kami bisa mendonorkannya. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkannya Nona." jelas sang Dokter.


"Terimakasih Dokter."


Silvi untuk sementara di rawat di ruang ICU. Karena kondisinya yang belum sadarkan diri.


"Mas, Laras mau lihat mbak Silvi." pinta Laras memohon.


"Sayang. Nanti dulu, kamu harus ganti pakaian kamu dulu." ucap Reyhan.


Laras pun mengganti pakaiannya. Ia ingin melihat Silvi di ICU.


Ceklekk....


Pintu terbuka, Laras berjalan menuju brankar Silvi. Laras merasa iba dengan keadaan tak berdaya Silvi. Laras menggenggam tangan Silvi.


"Mbak..."


Segini dulu ya .... soalnya saya lagi membuat soal ujian PTS siswa saya.


Ini hari senin. Jangan lupa beri vote kalian. Dan juga beri hadiah, like dan komen kalian semua.

__ADS_1


terimakasih.


__ADS_2