Cinta Seorang Single Daddy

Cinta Seorang Single Daddy
Episode 41


__ADS_3

Tidak terasa sudah 4 bulan kandungan Laras. Laras dan Reyhan sangat tidak sabar menunggu kelahiran anak kedua mereka. Karena menurut Laras anak pertamanya adalah Alya. Laras sangat menyayangi Alya.


Laras ingin anak nya nanti berjenis kelamin Laki - laki, tapi apa pun yang di berikan itu sama saja yang terpenting anaknya sehat.


"Mami, dedek bayi kapan lahirnya?", tanya Alya yang sudah tidak sabar ingin memiliki adik.


"Masih beberapa bulan lagi sayang, Alya doain biar adiknya sehat-sehat ya?", ujar Laras.


"Pasti dong mami", jawab Alya megacungkan jempolnya.


Disebuah apartemen milik seorang wanita cantik dan sexi yaitu Silvi, ia harus memiliki rencana yang matang untuk kembali lagi kepada Reyhan. Yang paling utama dia harus mendatangi sebuah Panti Asuhan yang mana Silvi menitipkan anaknya degan Reyhan di Panti itu. "Aku harus mencari tau dulu ke Panti itu, apakah anak ku masih disana atau sudah diadopsi". Gumamnya dalam hati.


Tidak berapa lama sampailah dia di sebuah Panti Asuhan tersebut.


"Assalamualaikum", sapa nya.


"Walaikumsalam", sahut orang Panti.


"Permisi mbak, bisa saya ketemu sama ibu Murni?", tanya Silvi. Murni adalah ibu - ibu Panti yang menerima Anaknya Silvi.


"Ibu ada di dalam mbak", kata oeang Panti.


Silvi pun dipersilahkan masuk ke dalam Panti itu dan bertemulah dia dengan Ibu Murni.

__ADS_1


"Bu, masih ingat sama saya?", tanya Silvi.


"Mbak Silvi ya ?", jawab Bu Murni.


"Iya bu, saya Silvi. Saya kesini ingin menanyakan dimana anak perempuan yang saya titip disini", tanya Silvi penuh harap.


Ibu Murni berpikir sejenak, dia ragu - ragu ingin mengatakan nya dimana anaknya.


"Bu saya mohon dimana anak saya", ucap Silvi memohon. dan mata nya berkaca - kaca.


Ibu Murni masih belum menjawab pertanyaan Silvi. Dia takut Silvi akan marah kepadanya. Karena anak perempuannya telah di adopsi oleh seseorang.


"Bu saya mohon", tanya Silvi lagi sambil memohon kepada Bu Murni.


"Maafkan saya Mbak Silvi, anak kamu Di Adopsi oleh seseorang", ucap Ibu Murni merasa bersalah.


"Di Adopsi?!", tanya nya kaget. "Kenapa ibu memberikannya, saya kan hanya menitipkan anak saya. Suatu hari nanti saya akan mengambilnya bu", ucap Laras sedih.


"Maafkan saya mbak", ujar Ibu Murni. "Kami menunggu kamu terlalu lama, anak mu banyak yang menginginkannya, awalnya kami tidak memberikannya, tapi seorang Pengusaha kaya datang ke Panti ini untuk mendonasikan sedikit uangnya ke Panti ini. Tapi pria itu sangat suka kepada anakmu dan ia ingin mengadopsinya". Jelas Ibu Murni.


"Siapa orang itu bu. Beri tahu saya. Saya hanya ingin melihat anak saya bu", ucap Silvi sedih. Dia berharap Ibu Panti itu memberi tahu siapa orang yang telah megadopsi anaknya.


"Mbak Silvi saya sudah berjanji tidak untuk memberikan identitasnya kepada orang tua yang sudah menitipkannya disini", Lirih bu Murni.

__ADS_1


"Saya mohon bu...hiks...hiks...saya mohon", ucap Silvi yang sudah menangis dihadapan bu Murni.


"Maafkan saya mbak", Ucap Ibu Murni merasa bersalah.


"Hiks...hiks...hiks...saya mohon, saya janji saya tidak akan mengambil anak saya lagi, saya hanya ingin melihatnya, pasti dia sudah besar dan sekolah, saya janji bu", mohon Silvi.


Bu Murni pun tidak tega, dia pun memberitahukan siapa orang yang telah mengadopsi anak wanita itu.


"Baiklah, saya akan memberitahukan siapa dia, tapi kamu harus berjanji tidak akan mengganggu mereka", pinta Ibu Murni.


"Saya janji bu", ucap Silvi.


"Pria yang mengadopsi anakmu bernama Reyhan Putra Angkasa. Seorang CEO Angkasa Grup", kata Bu Murni.


Silvi yang mendengar nama itu pun merasa tidak percaya. Ternyata Reyhan mengadopsi anaknya sendiri. Silvi pun merasa senang karena rencana berjalan dengan mulus."Mas Rey ternyata kamu mengadopsi anakmu sendiri". Gumamnya dalam hati.


Bersambung......


Selamat malam semuanya...


jgn lpa like komen dan vote ya ...


mhon dukungan kalian semua....😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2