
Pria itu jatuh pingsan karena dapat tendangan dari Reyhan. Semua yang ada di sana menatap Reyhan horor. Tadi Reyhan yang mencoba melerai, sekarang malah Reyhan yang menendang pria itu sampai pingsan.
*************
BRAAKKK
Para asisten rumah tangga berlari menuju ruang depan. Suara barang pecah belah memekakan telinga yang mendengarnya. Belum lagi teriakan dan umpatan. Silvi terus mengamuk sementara seorang pria berdiri di hadapannya dengan sikap datarnya. Pria tersebut adalah Evan. Pria yang yang selalu menemani Silvi. Pria yang selalu memberikan kehangatan. Seorang Pria beristri.
"SIALAN!! Kenapa mereka bisa ketangkap, kenapa anak buah lo pada gak becus semua Evan." geram Silvi.
"Diam kau Silvi. Aku juga sedang pusing. Kenapa kau tak menyuruh anak buah mu saja."
Evan langsung menatap tajam Silvi.
"Cih! Kau yang terlalu maruk dengan dirimu sendiri Silvi. Kau pikir aku tak tau apa tujuanmu untuk menghancurkan rumah tangga mantan suami lo. Lo masih mencintai pria itu kan?!." ucap Evan geram.
"Maksudmu?."
"Aku sudah tau semuanya. Kau hanya memanfaatkan ku saja." ucap Evan.
__ADS_1
"Evan. Kau kan tau aku masih mengharapkan Reyhan kembali padaku. Tapi kau tenang sayang, walaupun aku nantinya kembali kepada Reyhan, kita akan tetap bisa bercinta dengan bebas." rayu Silvi menggoda. Dia tidak ingin semua rencananya gagal.
"Kau memang jalang Silvi." ucap Evan tersenyum licik.
Mereka berdua pun memadu kehangatan sampai mereka puas.
**********
Reyhan sudah berada di kantornya. Sedangkan Laras tengah asyik bersantai di rumah. Sejak kehamilannya sudah mendekati lahiran, Laras semakin malas melakukan sesuatu termasuk menemani Reyhan ke kantor. Bukan menemani sih lebih tepatnya, tapi di paksa menemani oleh suaminya.
Laras yang berada di rumah pun ada konsekuensinya. Laras tak boleh kemana pun tanpa pantauan. Alhasil, Reyhan menempatkan lima bodyguard nya di rumah untuk menjaga istri kesayangannya.
Laras yang sedang menikmati cake di kamarnya sambil menonton drama kesayangannya. Tiba - tiba merindukan Alya. Dia ingin sekali menghubungi anak Perempuannya itu. Laras pun melakukan panggilan video call dengan Alya.
"*Hallo, sayangnya mami." sapa Laras antusias.
"Hallo mami, Alya kangen sama mami dan papi. Mami sehatkan? Gimana kabar dedek bayi Alya mami?." tanya Alya. Begitu banyak pertanyaan di lontarkan oleh Alya.
"Sayang, dedek bayi nya baik - baik saja. Mami juga sehat sayang." balas Laras.
__ADS_1
"Mami, kata Opa dan Oma Alya gak boleh pulang Mami. Alya kan kangen sama Papi dan Mami." ucap Alya sedih*.
"Sabar ya sayang. Setelah semuanya selesai, Mami dan Papi akan jemput Alya." ucap Laras menenangkan Alya.
Cukup lama Laras dan Alya mengobrol, mereka saling melepas rindu. Laras begitu menyayangi Alya, dengan mengirimkan Alya ke sana semata - mata untuk keselamatan anaknya itu dari kejamnya ibu kandungnya.
********
Sedangkan di kantornya, Reyhan sedang di buat pusing dengan pembengkakan dana yang enatah datang dari mana. Seolah semuanya sudah terkoordinasi dengan baik. Reyhan bahkan merasa ia tak pernah menerima dana sebanyak ini.
Dan baru saja ia di hubungi pihak penyidik dengan tuduhan menggelapkan uang. Menggelapkan uang dari mana ? Dia bos nya di sini. Uang mana yang akan ia gelapkan sedangkan perusahaannya berserakan dimana - mana. Yang benar saja.
Reyhan mengadakan rapat dadakan terkait masalah ini. Reyhan nyaris di buat gila. Masalah nya dia tak cuma di buat pusing dengan tuduhan atas perusahaannya, namun juga dibuat pusing dengan laporan dari beberapa bodygurd nya yang mengatakan rumah mereka sering di lewati orang - orang mencurigakan. Masalah itu sudah di serahkannya oleh David, jadi dia tidak begitu khawatir, sementara masalah perusahaan biar dia dan Miko yang akan menyelesaikannya.
Sedangkan di tempat lain, Silvi dan Evan sedang berpesta ria. Usaha mereka untuk mengacaukan pikiran Reyhan ternyata berhasil.
Bersambung....
hai- hai semuanya malam ini aku up lagi. rencananya aku akan up 2 bab. tapi liat kondisi juga. karena aku nulisnya di malam hari yang menuju tengah malam, jadi mudah - mudah diriku snggup untuj menulisnya. tapi kalau tidak terpaksa aku hnya up 1 bab saja. dan satunya besok. terimakasih.
__ADS_1
jangan lupa kasih like, komen dan vote kalian ya.