
Hari pernikahan Ricko dan Shinta akan terlaksana sekitar 2 minggu lagi. Tapi sampai sekarang Shinta belum sepenuhnya menerima Ricko dihatinya. Ia akan berusaha sekuat hati untuk mencintai Ricko.
Ricko sangat bahagia dengan pernikahannya nanti. Ntah mulai kapan dia mencintai Shinta. Mungkinkah ketika mereka bersama - sama. Ketika ia menolong Shinta dan merawatnya. Rasa suka dan cinta itu datang begitu saja.
Entah kenapa Ricko melihat Shinta beberapa hari ini tidak bersemangat, Ricko merasa Shinta tidak menginginkan pernikahan ini.
"Sayang." Ricko mulai memanggil Shinta dengan sebutan sayang. "Kamu lagi apa?". tanya Ricko.
"Kakak sudah pulang?." Shinta tinggal bersama Ricko di apartementnya.
"Iya sayang. Besok kita fitting baju pengantin ya?" ucap Ricko semangat.
Shinta terseyum dan menganggukan kepalanya. "Boleh Shinta panggil mas?." tanya Shinta.
"Boleh dong sayang." jawab Ricko dengan senang.
*********
Semenjak semua rencana Silvi dan Chintya ketahuan oleh Reyhan. Kini Reyhan lebih berhati - hati untuk menjaga keluarganya. Terutama dia harus menjaga Alya, bisa saja sewaktu - waktu Silvi akan menculiknya mungkin.
Maka dari itu Reyhan harus mencari cara yang pas untuk membuat Silvi tertangkap. Reyhan akan mengikuti semua rencana Silvi dan Chintya. Mereka ingin meisahkannya dari Laras.
Untuk saat ini, terpaksa Reyhan mengirim Alya kepada Mama dan papanya. Ini semua untuk kebaikan Alya. Rencana Reyhan, biarlah Alya di tempat orang tuanya, Alya juga akan bersekolah di sana.
Weekend kembali datang, Reyhan pun libur dari pekerjaannya. Ia akan menghabiskan waktu dengan keluarga kecilnya.
Seperti sekarang ini, Reyhan sedang menikmati teh di ruang tv sembari menunggu Laras membuat cake dan sambil bermain bersama baby Kei. Sedangkan para wanita, mereka sedang membuat kue. Alya begitu semangat membantu maminya untuk membuat cake kesukaannya.
__ADS_1
"Mami, cake nya sudah masak belum?." tanya Alya yang tidak sabaran.
"Sabar dong sayang. Sebentar lagi." jawab Laras.
"Sudah nggak sabar mi, pasti cake nya mami enak banget." ucap Alya antusias.
"Sabar ya sayang." seru Laras.
Alya yang tidak sabar menunggu cake nya masak. Ia beranjak dari dapur menuju papi dan adiknya Kei. Ia lebih memilih bermain bersama baby Kei saja sembari menunggu cake nya masak.
Reyhan mencium aroma cake yang begitu menggoda.
"Aromanya menggoda sayang." teriak Reyhan dari ruang tv.
Laras yang mendengar teriakan suaminya hanya tersenyum geli. "Ini baru aromanya mas, nanti coba rasanya!." balas Laras.
"Mas suka ngagetin ya. Nanti akunya jantungan gimana?" gerutu Laras kesal. Reyhan mengangkat bahunya acuh.
Reyhan berjalan mendekati istrinya dan memeluknya dari belakang. Reyhan melingkarkan tangannya di pinggang istrinya serta kepala yang di tompang pada bahu istrinya.
"Apa senikmat aku memasukimu?" ulang Reyhan lagi sembari membisik menggoda.
"Hmmmm, menurut mas?"
O ho! Istrinya ternyata sudah berani ternyata.
"Tentu nikmatan saat di dalam kamu." balas Reyhan.
__ADS_1
"Tangannya mas!" sergah Laras. Reyhan segera menaikkan tangannya yang hendak memasuki tangannya ke hotpants Laras. Sedangkan Reyhan hanya tersenyum menampakkan gigi rapinya.
Kalau tak dilarang, Laras yakin pasti akan berakhir di ranjang. Tadi saja sudah berapa ronde mereka lakukan. Pinggang Laras saja masih sakit rasanya.
"Mas, kamu gak capek apa?" tanya Laras.
"Kalau ngelakuin itu sam kamu, mas gak akan pernah capek sayang." ucap Reyhan menggoda sambil mengecupi leher putih istrinya.
"Mas geli ihh..."
Ting tong ting tong.
Suara bel berbunyi, Laras pun beranjak dari dapur ingin membukakan pintu.
"Siapa ya mas?". tanya Laras penasaran.
"Gak tahu sayang. Bentar mas bukain pintu dulu ya?." ucap Reyhan.
Laras mengangguk. Namun sedetik kemudian ia dikejutkan oleh Reyhan yang mengecup bibirnya dan Reyhan pun berlari begitu saja.
Walaupun begitu, Laras tak marah. Laras justru sering dibuat merona dan deg-deg-an dengan sikap Reyhan begitu.
Laras pun melanjutkan masakannya di dapur. Setelah sampai di depan pintu, Reyhan di kejutkan oleh kedatangan seorang wanita seksi yang menggoda.
"Hai sayang."
Bersambung......
__ADS_1