Juragan Muda

Juragan Muda
117. Nostalgia


__ADS_3

"Kamu sengaja ya usir mereka agar aku bisa naik bus." bisik Laura sambil mencubit pinggang Reyhan. Ketika mereka sudah duduk di bagian depan bus.


"Arghhh... Tuh kan mulai lagi." kata Reyhan sambil mengerang kesakitan.


"Aku bersedia melakukan apapun untuk membuat Miss Laura bahagia."


"Aku ngga percaya, kamu pasti lagi mengeluarkan jurus maut mu." Laura mengerucutkan bibirnya.


Tapi Reyhan justru menatapnya intens. Begitu juga sebaliknya. Laura menatap Reyhan, mencari kejujuran dari sorot matanya. Tak pernah sekalipun ia mendengar Choki bicara seperti itu yang notabenenya adalah pacar nya.


Sedangkan Reyhan, ia adalah lelaki yang bersedia melakukan apa saja untuk nya padahal tak ada ikatan apapun di antara mereka. Segala bentuk perhatian yang di lakukan Reyhan, membuat Laura menjadi takut kehilangannya.


"Mereka pasti juga suka naik mobil mewah milik Miss Laura." kekeh Reyhan. Laura pun juga ikut terkekeh.


Mereka tak menyadari jika sedari tadi terus di perhatikan oleh kenek bus dan beberapa karyawan yang duduk di sekitarnya.


"Kenapa bengong? Pasti lagi melihat wajah ku yang ganteng ya?" celetuk Reyhan.


Laura pun langsung mengerucutkan bibirnya. Bubar sudah acara romantis di antara keduanya karena ulah Reyhan.


Tak ada lagi pembicaraan di antara mereka. Laura dan Reyhan sedang menikmati pemandangan di luar yang nampak jelas di depannya. Sambil mendengarkan lagu lagu yang tengah di putar oleh sopir. Dan cukup mewakili isi hati masing-masing.


Akhirnya mereka sampai juga di pantai yang kedua. Pantai itu juga sama indahnya dengan pantai yang pertama. Satu persatu mereka segera turun dari bus. Dengan hati-hati Reyhan membantu Laura turun dari bus.


Suara deburan ombak langsung menyapa gendang telinga mereka. Laura membenarkan letak kaca matanya sambil menatap gulungan ombak. Kakinya sedikit berjingkat kala kulit mulusnya menapaki jalan menuju pantai. Sengaja ia melepas flat shoes nya. Reyhan yang melihat Laura seperti itu juga melakukan hal yang sama.


Laura menghirup nafas dalam dalam dan segera berlari kecil menuju pantai yang langsung di susul oleh Reyhan.

__ADS_1


"Benar-benar bos kita kelewatan. Bikin peraturan ngga boleh bawa keluarga, ngga boleh bawa pacar. Taunya, semua keluarga dan pacarnya di ajak. Kita jadi gigit jari ngga bisa adegan romantis bareng ayang." celetuk Aldo sambil geleng-geleng kepala.


"Woi, sadar diri. Di mana mana bos emang berkuasa." Dinda yang masih saudara Reyhan menoyor kepala Aldo. Semua terkekeh melihat hal itu.


"Ayo kita susul bos. Kita kerjain aja mereka biar ngga bisa berduaan." usul salah satu karyawan. Bergegas mereka berlari kecil menuju pantai.


Sementara itu, Bayu dan rombongan juga baru saja sampai. Bergegas mereka turun dari mobil.


"Wah, enak juga ya naik mobil Miss Laura. Ngga berasa jalan, tiba-tiba sudah sampai saja." celetuk Bima ketika keluar dari mobil. Ia meregangkan otot-otot nya karena ketiduran.


Bayu dan ibunya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat Bima berkata seperti itu.


"Mobil orang kaya ya seperti itu Bim." sahut Bayu.


"Kalau sudah besar, aku juga pengen beli mobil seperti itu." kata Bima dengan mantap.


Bu Rohmah hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak anaknya.


"Kemana Reyhan ya Bay? Kok ngga keliatan." bu Rohmah mengedarkan pandangan ke sekitar pantai mencari keberadaan anak sulungnya itu.


"Ah ibu, kayak ngga pernah muda saja. Kak Reyhan kan baru kasmaran, mana ingat kita. Seakan dunia milik berdua. Mending kita jalan sendiri saja. Yuk Bim." Bayu langsung merangkul adiknya berjalan menuju pantai.


'Benar juga apa kata Bayu. Kalau Reyhan baru kasmaran sama non Laura, ngapain juga pakai di ganggu. Ya sudahlah, semoga mereka langsung nikah saja, biar cepet punya cucu.' batin bu Rohmah terkekeh, ia pun segera menyusul Bayu dan Bima yang sudah berjalan sedikit jauh.


Laura sangat antusias ketika di ajak naik kapal yang menjadi satu satunya alat transportasi penghubung antar bibir pantai yang di pisahkan oleh sebuah selat kecil, dan memiliki kandungan air tawar. Dan di tengah nya terdapat lingkaran daratan yang cukup lebar, setelah lingkaran daratan itu akan ada pantai yang aliran airnya satu aliran dari laut kidul dan memiliki kandungan air asin. Mereka sedang berada di Pantai Baron Gunung Kidul.


Lagi-lagi Reyhan memperlakukan Laura bak ratu, ia sangat hati-hati ketika membantu nya menaiki kapal.

__ADS_1


Dan tanpa Reyhan sangka, beberapa karyawan nya juga langsung menerobos masuk kapal bersama nya. Gagal sudah adegan romantis bak di film Titanic itu. Yang ada justru para karyawannya tampak cengengesan melihat Reyhan yang kesal.


"Arghhh......"


Aldo mengerang kesakitan, karena tiba-tiba Reyhan memukul mukanya dengan waist bag.


"Makanya, dikondisikan dong matanya. Jangan jelalatan kemana-mana!" maki Reyhan.


"Siapa yang jelalatan sih bos. Aku lagi menikmati keindahan alam."


"Mau gaji mu aku potong!" bentak Reyhan tak mau kalah.


Laura yang melihat kejadian itu hanya tersenyum.


Reyhan merasa kesal pada Aldo, karena sejak tadi ia terus memperhatikan Laura. Sebenarnya tidak cuma Aldo saja, melainkan seluruh karyawan laki-laki juga melihat Laura tanpa kedip.


Laura terlihat sangat memukau dengan midi dress di atas lutut yang bagian bawahnya terbang tertiup angin, dan belahan dadanya sangat rendah. Rambut sebahunya yang lurus berkibar kibar, mata indahnya tertutup kaca mata hitam. Kulit putih bersih nya tampak berkilau tertimpa cahaya matahari.


Mereka yang melihatnya seakan meneteskan air liur. Untung saja, mereka hanya sebentar menaiki kapal. Sengaja Reyhan menahan tangan Laura yang sudah memegang bagian pinggir kapal hendak turun.


"Biar mereka duluan. Aku ngga mau mata mereka jelalatan melihat miss Laura." bisik Reyhan.


Laura tersenyum manis mendengar penjelasan Reyhan, lalu kembali duduk. Sedangkan karyawannya tampak cengengesan lagi karena mendengar Reyhan yang baru saja berbisik pada Laura.


"Hem, dasar bucin." ledek Aldo sebelum turun kapal.


Hai kak tetap dukung terus mas Reyhan sampai menemukan cinta sejatinya ya dengan tekan like hadiah favorit dan vote 😘😘

__ADS_1


Terimakasih yang sudah hadir semoga diberi kesehatan dan kelancaran rezeki 😘😘


__ADS_2