
Kegiatan yang sama, yakni pada hari Sabtu pagi, setelah tenda tarub di pasang, Andre mulai menyalurkan bakat terpendam nya. Dibantu dengan beberapa santri yang menyiapkan segala barang yang dibutuhkannya.
Saat sore tiba, akhirnya pekerjaan itu selesai. Semua takjub dengan buah karyanya. Banyak bunga dan balon yang mendominasi setiap sudut tempat. Yang sangat cocok dengan jenis kelamin anaknya, yakni perempuan.
"Maa syaa Allah, ternyata kamu pintar sekali mendesign mas." puji Rosyidah dengan wajah yang berbinar.
"Iya, abi seakan tak percaya, jika itu yang mendesign kamu sendiri. Kalau begitu, setiap kali kita ada acara, tidak perlu lah mengundang tukang design. Ternyata mantu ku sendiri saja bisa." kekeh haji Dahlan.
Paket gitf yang terdiri dari Al-Qur'an dan tasbih juga baru saja selesai, saat sore tiba. Dan, malamnya, mereka masih harus meracik bumbu serta bahan yang akan di masak saat dini hari tiba.
Kesibukan mereka sangat luar biasa. Namun, mereka tetap semangat melakukan hal itu.
_____
Di kediaman Adam, rumahnya kini juga tengah di hias, oleh seorang designer. Bahkan Adam harus bolos kerja, demi memastikan dekorasinya sesuai dengan keinginannya. Sedangkan Tiwi, hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah absturd suaminya, yang selalu mengarahkan designer tersebut.
"Mas, sudah, designer nya pasti juga tahu sendiri. Tidak perlu kamu atur seperti itu terus." cicit Tiwi.
"Iya-iya, aku kan cuma memastikan saja sayang." Adam pun tak mau kalah.
__ADS_1
Dan, saat sore tiba, urusan design ruangan itu akhirnya selesai. Adam sangat puas dengan kinerja designer tersebut.
Urusan gift yang terdiri dari boneka dokter dan di bungkus tas yang bergambar baby Fatim juga sudah diantar. Adam juga telah menghubungi pihak catering, untuk memastikan mereka sudah menyiapkan pesanannya.
Dan, setelah selesai, ia bisa tidur dengan tenang. Tinggal menunggu besok siang saja untuk merayakan acara itu.
______
Tentu saja, persiapan yang sama, juga tengah dilakukan di kediaman pak Gofur. Rumah minimalis nya, di design seelegan mungkin. Tentu saja hal itu dilakukan oleh seorang designer.
Baby Zakira, terlihat senang melihat rumahnya penuh dengan orang yang tengah lalu lalang untuk menghias rumah. Ia pun tampak duduk anteng.
Bayi kecil itu hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. Sedangkan baby Fatih yang tengah di pangkuan Bayu, juga tampak memperhatikan lalu lalang, dengan seksama.
Bayu terlihat menyayangi keduanya. Hidupnya terasa komplit, karena sudah memiliki sepasang anak perempuan dan laki-laki.
Di dalam rumah, beberapa tetangga sekitar juga tengah membantu membungkus paket gift, yang terdiri dari bantal yang bergambar baby Zakira dan Fatih.
"Lucu sekali gift-nya. Pasti banyak yang suka." celetuk salah satu tetangga, yang diiyakan oleh yang lain.
__ADS_1
Tanpa terasa, waktu kian beranjak sore. Yang bersamaan dengan selesainya proses persiapan itu.
Malam itu, semua merasa capek yang luar biasa, karena ikut membantu persiapan. Sehingga setelah sholat Isya', mereka tertidur pulas.
Waktu begitu cepat bergulir. Biasanya samar-samar mereka mendengar suara adzan subuh. Tapi kali ini mereka begitu terlena, sehingga subuh mereka sedikit terlambat. Mungkin karena rasa capek yang mendera, karena mempersiapkan acara.
Tepat di jam yang sudah ditentukan, satu persatu tamu undangan mulai berdatangan, memenuhi kediaman Adam. Mulai dari tetangga, rekan dokter, dan keluarga. Sambil membawa kado untuk baby Fatim.
Pasangan Adam dan Tiwi menyambut tamu mereka dengan senyum sumringah. Pasangan itu kompak mengenakan pakaian berwarna serba merah. Bahkan baby Fatim pun juga mengenakan baju dan jilbab warna senada.
"Cantik sekali baby Fatim." celoteh para tamu undangan, sambil menowel pipi bayi itu dengan gemas.
Setelahnya, mereka pun mulai mencicipi hidangan yang sudah disediakan. Aneka cemilan telah tersusun rapi di meja prasmanan.
Tak lama kemudian, acara pun segera dimulai. Tentunya sesuai dengan rencana yang sudah mereka bahas kemarin.
Di mulai dari pembukaan, menyanyi bersama, potong kue, acara lain-lain hingga akhirnya di penghujung acara. Mereka pun berpamitan pulang. Tak lupa pihak keluarga memberikan paket gift sebagai kenang-kenangan.
Keluarga Adam, sangat bersyukur bisa menyelenggarakan acara cucu pertama mereka dengan meriah.
__ADS_1