Juragan Muda

Juragan Muda
7. Jatuh sakit


__ADS_3

Reyhan termasuk orang yang jarang sakit karena dia rutin olahraga. Tapi beberapa hari ini wajah nya pucat badannya terlihat lemas, ibunya yang melihat merasa iba hingga menyuruhnya untuk ijin tidak masuk kerja.


Tapi Reyhan nekad masuk kerja, karena merasa kesepian berada dirumah sendiri.


Baru kerja 2 jam wajah Reyhan semakin terlihat pucat, keringat dingin bercucuran. Doni yang melihat itu segera menyuruhnya untuk duduk dulu. Sedangkan Rudi mencari pengawas untuk memintakan ijin pulang.


Akhirnya pengawas nya memutuskan untuk memberi ijin pulang, dengan diantar oleh 2 temannya.


Setelah sampai rumah, dia segera dipapah kedua temannya memasuki kamar, lalu merebahkan diatas kasur.


Dan Rudi berlalu ke dapur untuk membuatkannya segelas teh hangat. Sedangkan Doni memijat pelan tangan Reyhan.


"Makanya cepet nikah dong Rey, jadi ada yang merawat kalo pas lagi sakit gini. " kata Rudi sambil menyodorkan teh hangat.


"Ho oh tuh cocok sependapat aku. Cuma kamu aja mechanic yang belum nikah." timpal Doni.


"Mau cari istri apa mau cari dokter sih mas."


"Ya dua duanya." balas Doni dan Rudi kompak.


"Udah udah, aku ngga papa, cuma capek aja mungkin. Buruan balik sana, kasian tuh mesinnya udah melambai lambai minta kamu elus elus." Reyhan mengusir teman teman nya sambil menimpukkan bantal.


"Beneran nih, ngga perlu kita temenin." kata Doni setengah khawatir melihat Reyhan sendirian dirumah dengan badan yang tergolek lemas.


"Ngga usah, aku ngga papa, paling cuma kecapekan, aku mau tidur aja."


"Ya udah kita pamit dulu ya, cepet sembuh." pamit kedua teman Reyhan.


"He em."


"Hey mas." kata Reyhan menahan temannya.


"Iya apa lagi?" tanya Doni.


"Tuh ambilin bantalku, sama jangan lupa tutup pintu kamar ku dan pintu ruang tamu ya." pinta Reyhan sambil menunjuk bantal yang jatuh.


"Sialan aku kira apa." jawab Doni kesal.

__ADS_1


Sepulang sekolah Bima kaget karena pintu ruang tamunya tidak terkunci, lalu dia masuk mengendap endap takut nya ada maling. Dia membuka pelan pelan setiap pintu kamar, mengeceknya satu persatu dan kembali menutupnya pelan pelan.


Sekarang tiba giliran kamar Reyhan, Bima pun segera melakukan hal yang sama, berjalan mengendap-endap dan membuka pintu pelan pelan.


Tapi alangkah terkejutnya dia karena yang di dapatkan nya bukan maling seperti dalam film film melainkan kakak nya yang sedang tergolek lemas.


"Kak, kakak sakit?" tanya Bima penasaran lalu mengecek dahi Reyhan yang panas.


"Emm... iya Bim, bisa minta tolong beliin obat ngga di warung sebelah?"


"Boleh kak. Mana uangnya "


"Tuh ambil aja uang di dompet." Reyhan menunjuk tas kerjanya yang tadi ditaruh Doni di atas meja dekat tempat tidurnya.


Setelah meminum obat, Reyhan kembali tidur sampai sore. Bima yang melihat ibunya berjalan pulang segera bergegas menghampiri ibunya dan mengadukan perihal kakak sulungnya.


"Bu, kak Reyhan sakit tadi udah aku beliin obat diwarung sebelah."


"Oh ya, sakit apa." Tanya ibunya sambil berjalan menuju kamar Reyhan.


Tangan ibunya meraba kening Reyhan yang panas. Wajahnya masih pucat dari beberapa hari ini, akhirnya memutuskan untuk membawa ke UGD dengan bantuan tetangga dekatnya yang memiliki mobil.


Sebenarnya Reyhan ngga mau dibawa kerumah sakit karena takut dengan jarum suntik tapi dirinya tak bisa melawan dengan kondisi badan yang lemah.


Setelah sampai, Reyhan segera diperiksa. Setelah beberapa jam menunggu akhirnya hasil tes nya keluar. Ternyata Reyhan menderita asam lambung. Akhirnya dengan terpaksa Reyhan harus di opname.


Reyhan tak tega melihat ibunya yang baru pulang kerja menunggui nya seorang diri dirumah sakit. Bahkan wajah ibunya juga terlihat sangat lelah.


Sedangkan Bayu harus dirumah menemani Bima, karena rumah sakit memilik peraturan yang melarang anak kecil untuk berkunjung.


_____


Teman teman nya kaget karena hari esoknya Reyhan tidak berangkat kerja. Ketika jam istirahat tiba Doni segera mengirimi pesan ke Reyhan tapi tetap tak ada balasan. Akhirnya Doni mencoba menelepon Reyhan. Panggilan itu pun di jawab oleh ibunya Reyhan, dan memberi tahu kalo Reyhan sedang sakit tapi lupa kalo belum mengirim ijin ke pabrik.


Setelah Bayu pulang sekolah, dia segera kerumah sakit untuk mengambil ijin kakaknya dan mengantarkan ke pabrik. Tak lupa membawakan baju ganti untuk Reyhan dan ibunya serta makanan yang sudah susah payah dia buat saat pulang sekolah tadi.


_____

__ADS_1


Pukul setengah 5 sore teman teman Reyhan menjenguk Reyhan di UGD.


"Permisi bu." kata pengawas Reyhan.


"Oh iya pak, silahkan masuk." kata ibu mempersilahkan masuk teman teman Reyhan.


"Jagoan bisa sakit." celetuk Doni yang membuat seisi ruang tertawa.


Mereka pun akhirnya saling bercerita. Tak lupa mereka menceritakan Evi dan suaminya yang sedang banyak dibicarakan oleh warga PT Indotex bagian spinning karena dianggap tak sepadan.


Mereka pun kompak tertawa. Reyhan yang mendengar cerita teman temannya hanya ikut tersenyum menanggapi.


Dalam hatinya semoga rahasia mencintai Evi tetap terjaga.


Setelah hampir 30 menit bercerita, diwakili oleh pengawas, teman teman Reyhan segera pamit pulang dan tentunya mendoakan Reyhan cepat sembuh dan memberikan sedikit dana untuk membeli obat.


Reyhan awalnya menolak karena biaya rumah sakit sudah di tanggung BPJS ibunya, tapi karena teman-temannya memaksa akhirnya Reyhan menerima juga.


3 hari sudah Reyhan dirawat di UGD, keadaan sudah mulai membaik. Akhirnya oleh dokter diijinkan pulang sore itu juga dengan menyewa mobil yang senantiasa berada diluar rumah sakit.


Dan, keesokan harinya Reyhan masih istirahat dirumah demi bisa memulihkan tenaganya untuk berperang esok hari. Karena bertepatan dengan hari minggu, jadi Reyhan sedikit terhibur dengan berkumpulnya anggota keluarganya. sehingga menambah semangatnya untuk segera sembuh.


_____


"Dah sembuh Rey." tanya Doni ketika berpapasan diruang absen.


"Udah dong mas. Btw, makasih ya kemarin." kata Reyhan sambil menaikkan satu alisnya.


"Heem." lalu keduanya masuk ruang kerja beriringan sambil bercerita.


Selama beberapa hari Reyhan ngga masuk kerja ternyata sudah ada beberapa karyawan baru lagi yang sedang mengikuti masa training.


Dan semuanya wanita-wanita yang terlihat cantik dengan dandanan yang bisa dibilang sedikit menor. Biasanya mereka akan mengikuti program perbaikan mesin juga. Mengikuti langkah team mechanic dengan tetap diawasi oleh trainer.


Disaat bekerja dengan lawan jenis dengan jarak yang cukup dekat tak di pungkiri biasanya mereka akan saling melirik, timbul rasa suka sehingga banyak karyawan pabrik yang terlibat cinlok. Bahkan ada beberapa yang sampai terlibat kasus perselingkuhan.


Seperti halnya yang pernah di alami oleh kedua orang tua Reyhan dulu ketika masih muda. Dan, sekarang Reyhan pun mengalami nya juga.

__ADS_1


__ADS_2