Juragan Muda

Juragan Muda
244. Di tempat Rosyidah


__ADS_3

Di kediaman Rosyidah, acara setahun putri mereka, Aisyah juga di gelar. Suara lagu marawis mengalun merdu. Terlihat satu persatu tamu undangan juga mulai berdatangan.


Keluarga haji Dahlan menyambut tamu mereka dengan senyum sumringah. Baby Aisyah tampak cantik memakai gamis warna pink dan dipadukan dengan kerudung warna senada. Sedangkan keluarga Rosyidah, kompak mengenakan baju berwarna putih.


Hanya dalam sekejap, kursi yang telah disediakan, sudah dipenuhi tamu undangan. Tak lupa mereka juga membawa kado yang beraneka bentuknya.


Sambil menunggu acara di mulai, mereka mencicipi cemilan yang sudah disediakan.


Tak lama kemudian, acara pun di mulai. Suara rebana yang ditabuh oleh para santri menggema di seluruh sudut pondok pesantren. Menambah kesan semarak acara tersebut.


Semua terlihat mengembangkan senyum, menikmati satu persatu acara. Hingga akhirnya, tak terasa sudah di penghujung acara.


Mereka pun berpamitan pulang. Tentunya sambil bersalaman, pihak keluarga menyerahkan paket gift pada tamu undangan. Sebagai ucapan rasa terima kasih, karena sudah mau menghadiri acara tersebut.


_____


"Andaikan aku amoeba, aku akan membelah diri ku menjadi 2 bagian. 1 bagian ke rumah pak Atmaja, dan 1 bagian lagi, ke rumah pak Gofur. Tapi sayangnya, aku hanyalah manusia biasa." batin bu Rohmah dan Bima.


Kini keduanya tengah duduk termenung di ruang tamu. Karena bingung harus menghadiri acara siapa dulu. Padahal 6 kado untuk kedua cucu bagi Bu Rohmah, dan keponakan bagi Bima sudah siap diatas meja.

__ADS_1


Handphone mereka yang tergeletak diatas meja sudah berdering untuk yang kesekian kalinya. Tentunya panggilan dari anak dan menantunya.


Setelah melakukan video call antara bu Rohmah, Bima, Bayu serta Reyhan. Dan kedua kakak Bima telah melakukan suit tangan, dengan nama Reyhan sebagai pemenangnya.


Akhirnya Bu Rohmah menghadiri acara untuk anak Reyhan terlebih dahulu, barulah menghadiri acara untuk anak Bayu. Walaupun datang terlambat tidak masalah, daripada tidak datang sama sekali.


Sedangkan Bima, kebalikannya ibunya. Menghadiri acara di tempat kak Bayu dulu, baru kak Reyhan.


"Ya sudah Bu, sesuai kesepakatan kita pisah ya." ucap Bima, sambil melajukan motornya, yang berlawanan arah dengan ibunya.


Di kediaman Anisa, pesta setahun putra dan putri mereka juga di gelar. Keluarganya tampak kompak mengenakan pakaian berwarna hijau, termasuk kedua bayinya.


Kedua bayi itu diletakkan dalam stroller masing-masing. Dan ikut berjejer di depan, menyambut kehadiran para tamu undangan.


Semua tamu undangan, sangat gemas, melihat 2 bayi itu yang tampak asyik bermain di stroller.


"Yang satu cantik, yang satu lagi tampan. Pas banget. Pinter banget sih yang bikin." celoteh beberapa tamu undangan.


Tentunya hanya teman Bayu, dan ibu-ibu warna sekitar yang berani berkata seperti itu. Berbeda dengan teman-teman Anisa yang justru tampak tersenyum, sembari memuji paras kedua anaknya.

__ADS_1


Dari kejauhan, Bima sudah melihat kemeriahan acara. Setelah merapikan penampilannya yang acak-acakan, karena tertiup angin saat naik motor, ia mendekat ke arah kakaknya yang tampak menyunggingkan senyum pada setiap undangan yang baru datang.


"Assalamu'alaikum." ucap Bima, sambil menyalami keluarga Anisa satu persatu.


"Wa'alaikumussalam." balas mereka kompak.


Meskipun Bima sering bertemu dengan keponakannya, tetap saja ia meras gemas. Sehingga seringkali menjahili mereka. Namun saat kedua orang tuanya tak ada, ia piawai dalam menjaga keponakannya.


"Kamu ikut berdiri disini saja Bim. Ikut menyalami para tamu." ajak pak Gofur.


"Iya pak." balas Bima diiringi senyum.


Setelah puas menjahili kedua ponakannya, Bima pun bangkit berdiri, lalu ikut menyalami para tamu undangan.


Tak lama kemudian, acara pun segera di mulai. Semua tampak antusias mengikutinya. Mereka kompak tertawa, ketika melihat anak-anak memainkan sebuah perlombaan kecil.


Setelah selesai, Bayu dan Anisa membimbing Zakira, untuk membagikan potongan kue yang berbentuk ikan hiu pada anak-anak.


Semua tampak bahagia melewati satu persatu acara. Hingga akhirnya, tibalah di penghujung acara. Sebelum pulang, keluarga Anisa membagikan paket gitf yang sudah disediakan.

__ADS_1


__ADS_2