Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 126


__ADS_3

Satu bulan sebelumnya. Dua orang saling diam. Nampak ada masalah. Memang ada. Dan itu berkaitan dengan dana sistem yang bisa jadi tak akan cair.


“Kamu ingin mencari Xiaoli itu adalah urusan pribadi mu, tidak menggunakan uang perusahaan!“ Bentak Xiao Qian. Enak saja main pakai uang yang bukan hak nya. Nanti kalau perusahaan kena devisit bagaimana. Itu yang tengah di pikirkan gadis itu supaya tak berkelanjutan. Sehingga yang lain-lain nya tak ikut-ikutan main uang yang masih berada dalam kas perusahaan itu. Jadi pengeluaran tak terlampau membengkak.


“Sekarang Xiaoli adalah asisten ku. Hilangnya dia harus ditanggung perusahaan,“ jelas Lin Tian yang tentu saja masih berusaha membicarakan apa yang jadi kebutuhan itu demi kembali nya dia dan terbayang kala dahulu saat masih saling bantu membantu adalah suatu team yang begitu solid. Sehingga siapa pun tak ada yang berani meremehkan dia.


“Aih, ya sudah. Tapi ini tidak dalam rasio laba - rugi ya,“ ujar Xiao Qian akhirnya. Bagaimanapun demi kenyamanan si Lin Tian juga makanya dia menyerahkan apa yang mesti jadi tuntutan nya itu.


“Baiklah aku mau 100 juta,“ kata Lin Tian senang.


“100 juta untuk mencari satu orang? Aku lihat kamu mau menciptakan orang itu ya?“ ujar Xiaoqian geram. Terlampau banyak kelihatannya. Masa tinggal tetangga di tanya, atau main telepon kan bisa nggak harus mengeluarkan biaya banyak. Kelihatannya ada yang aneh dengan permintaan saudara Lin Tian ini. Bisa jadi sisanya bakalan dia tilep nanti.


Berikutnya sudah terjadi keributan.


Saat semua yang diinginkan sudah bisa dia pergunakan.


“Semua paparazi di masing-masing daerah, dengarkan. Sekarang resmi didirikan aliansi Paparazi Lin Tian. Semua upah dan insentif akan diberikan dengan sesuai,“ ujar Lin Tian langsung menggunakan uang itu demi sebisa mungkin mendapat apa yang diinginkan itu. Dan langsung membentuk paparazi yang jago menyelidiki semua titik. Mestinya itu hanyalah tukang kamera. Namun karena terbukti mereka ini orangnya handal, terutama kala menginginkan satu objek yang jadi sasaran bidik, dan sejauh itu berjalan dengan lancar, maka demi keberhasilan itu taka da salahnya mempergunakan tenaga orang-orang tukang intai itu untuk bisa bergerak semaksimal mungkin.


TARGET : MENCARI XIAOLI.

__ADS_1


#


2 munggu sebelumnya,


“Lapor Bos, Saya menemukan keberadaan Xiaoli,“ ujar si pelapor yang tengah melaporkan laporan nya atas usaha mendapatkan apa yang di cari itu. Sejauh ini main intai, main tanya sana tanya sini, interogasi para preman juga berbagai tumbuhan yang terlibat dalam pemahaman akan perempuan itu di tanya-tanya. Kalau saja ada yang sempat tahu, atau setidaknya meninggalkan jejaknya di fisik benda tadi. Maka tentunya akan sangat mudah menelusurinya untuk kemudian di ketahui keberadaan nya.


“Katakan!“ tanya Lin Tian yang sudah tak sabar pada anak buah nya yang demikian piawai di bidang tersebut untuk mencari-cari siapa yang tengah di cari sehingga nanti nya uang yang seratus juta itu tak sia-sia dia minta ke sistem demi mendapat apa yang diinginkan serta berikutnya membawa keberuntungan besar yang terlebih lagi bisa memakmurkan perusahaan yang dia pimpin itu.


“Waktu itu ada orang yang melakukan jual beli gudang gen. Xiao Li dan 2 orang kakak adalah bayi tabung kembar percobaan,“ jelas orang itu tentang asal-usul Xiaoli yang misterius tersebut. “Mereka sejak kecil sudah menjalani pelatihan untuk menjadi pembunuh. Mereka kaya akan ilmu pengetahuan dan keahlian. Mereka nyaris adalah satu-satunya pembunuh unggul yang layak dipilih. Tapi mereka gagal dalam satu misi. Mereka tidak tega membunuh target dalam misi tersebut. Mereka juga tahu kebenaran identitas mereka. Siapa akhirnya melawan majikan mereka? Setelah menyembunyikan diri, demi melawan terorisme mereka bahkan menjadi ratu tentara. Dalam sebuah misi melawan terorisme kakak pertama berkorban.“


“Tahan. Tiga tahun jangan bertarung.“


“Aku beritahu kamu, kamu tidak mendengarkan ku. Disini tidak ada tempat untukmu lagi!“ kata si Bos mangkel.


Plak!


Kena tampar.


“Aku… Juga tidak sudi berada disini lagi,“ ujar para gadis tabung yang sungkan bergabung lagi, karena sudah tahu kebengisan kakak-kakak itu yang suka main tangan dan main tempeleng saja terutama pada gadis yang mestinya di manja dan di sayang-sayang. Sayang kali ini enggak.

__ADS_1


“Cepat! Tangkap dia!“ ujar Bos si pemilik, yang suka membuat bayi tabung itu mesti menangkap lagi. Kalau perlu di masukkan lagi ke tabung, biar kembali semula. Sehingga tak perlu menjadi pembangkang seperti saat ini yang hanya mesti di tampar saja mulutnya.


Batas waktu tiga tahun sudah sampai. Melebihi target. Dan itu masa dimana mesti bisa bebas, untuk bergerak serta menentukan nasib diri sendiri. Tidak tergantung orang serta tak perlu tunduk pada si pembuat janji itu.


“Mohon Kakak Li kembali ke posisi,“ ujar anak buah bos yang sudah paham betul akan kehebatan Xiaoli. Jangan sampai mereka akan kembali berbuat ulah untuk tak mau tunduk serta sangat merepotkan.


“Kakak Li ratu tentara. Kakak Li dalam legenda itu?“ tanya yang lain nya yang juga sudah demikian paham akan sepak terjang serta kehebatan bayi tabung yang kini sudah memiliki kepandaian sempurna. Karena kalau bayi buatan itu di buat dari benih yang sangat sempurna agar bisa menjadi manusia hebat di bidang nya tersebut.


“Kenapa kisahnya sama seperti God of War?“ tanya Lin Tian keheranan. Sepertinya dia paham akan kisah itu yang salin berkaitan. Tokohnya sama-sama sebagai orang yang begitu super di bidang nya.


“Novel?“


“Bukan, komik pun tidak ada yang berani menulis seperti ini.“


“Kalau benar ada komik yang menggunakan kisah ini, itu pasti karya agung,“ jelasnya. Merupakan sebuah karya yang sangat bagus. Serta begitu apik dengan isi yang sangat berbobot, sehingga bukan hanya kalangan milenial yang suka, namun dari alpa hingga beta dan zeta semua bakalan menyukainya. Sebab demikianlah, karya legenda tersebut akan sangat bisa diterima di semua kalangan karena isinya yang begitu berarti serta bisa menginspirasi karya lain supaya bisa berkembang menjadi banyak hasil yang semakin mempopulerkan karya awal itu.


“Pergilah, periksa baik-baik. Segera melapor padaku begitu ada kabar. Sekarang!“ kata Lin Tian memerintah dengan hati yang berbunga-bunga. Dia sangat senang. Sebentar agi berhasil mendapatkan seorang yang begitu berarti. Bahkan kalai ini dengan tambahan pengetahuan akan asal-usul si Xiaoli itu. Makanya dia tak segan-segan pula untuk mengerahkan semua nya untuk menjemput dia kembali dalam team.


Kendaraan Day ice, bus kebanggaan itu terus bergerak, menuju sasaran.

__ADS_1


“Xiaoli… Aku akan menjemput pulang.“


__ADS_2