Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 143


__ADS_3

Pelopor Anti Korea, cahaya bangsa.


Perusahaan Tianlin adalah model dalam industry game.


Di kamar Lin tian terus saja memperhatikan layar HP nya.


“Ada apa lagi ini!“ ujarnya kesal. Matanya sampai merah menyala, dan mulutnya terbuka lebar dengan semburan api yang menyala-nyala. Lalu sembari meraih kaca mata hitam nya dia melangkah. “Aku akan pergi ke kantor melihat kondisi.“


#


“Kondisi tidak baik, semuanya adalah fans,“ ujar Lin Tian yang bersembunyi di balik masker dan kacamata hitam. Kayaknya takut ketularan penyakit dia.


“Akuisisi hak kelola Tim Korea oleh perusahaan Tian Lin sudah dipersiapkan sejak lama, atau hanya iseng saja,“ ujar reporter tengah meliput situasi hiruk pikuk di perusahaan Tianlin karena telah terjadi huru hara para fans. Tukang keker nya terus saja mengintai setiap orang dan mengikuti jejak reporter cantik dalam meliput setiap berita yang aktual itu.


“Waktu itu kita sangat terkejut ketika mendengar kabar kalau bos akan mengakuisisi hak pengelolaan tim Korea,“ ujar pegawai Qian yang sangat keibuan itu.


“Beliau bahkan memberikan banyak benefit pada para anggota tim, waktu itu kami sangat menentangnya.“


“Seperti nya pemikiran direktur Lin Tian benar-benar terlalu dalam. Jauh lebih dalam dari kita,“ terang nya yang sangat mengagumi akan kecerdasan lin Tian sehingga mampu membuat tim luar negeri itu benar-benar takluk kepada mereka. Terbukti kali ini tim mereka berhasil melenggang jauh ke babak terdalam dalam liga tersebut.


“Benar sekali, Direktur Lin sering melakukan hal di luar pemikiran, dalam hal bisnis, namun hasilnya selalu berhasil,“ kata Qian mencoba membanggakan direktur nya. Karena hal itu benar. Khususnya untuk kali ini tak perlu di ragukan lagi akan kepiawaian nya yang berhasil melenggang kan tim.


“Pebisnis jenius muda ini benar benar luar biasa,“ kata para penonton yang begitu kagum akan Lin Tian.


“Aku memutuskan untuk menjadi fans berat Lin Tian,“ ujar yang lain sembari membanggakan orang yang sebenarnya sama seperti yang lain yang sangat bangga pada Tim Korea sehingga mereka diberi apapun yang menjadi kesenangannya. Termasuk makanan sampai gendut.


“Hehe… Benar sekali, benar sekali.“


“Tidak benar, apanya yang tidak benar! Siapa yang ingin berhasil, aku hanya ingin merugi saja!“ ujar Lin Tian berang. Tak menyangka disaat dia ingin merugi, malahan semua orang menginginkan dia laba terus. Benar-benar orang-orang yang tak bisa diarahkan.


“Ini benar-benar nasib buruk, aku pergi saja melihat tim ku,“ ujar Lin Tian sesenggukan sambil berlari dan menangis. Sembari meninggalkan orang banyak yang tengah mendukung Tim Tianlin kebanggaan mereka.

__ADS_1


#


Di bioskop Yida.


Lin Tian jalan santai hendak masuk ke dalam nya.


Petugas menghadang. Tangannya langsung bergerak sebagai tanda kalau jika ingin melewati pintu, mesti melangkahi dulu mayat nya


“Halo, Mohon tunjukkan kartu hitam TTL anda,“ kata petugas bertanya-tanya. Bakalan kena denda nanti jika tak membawa kartu penting tersebut. Atau setidaknya akan diberi sanksi yang lumayan berat. Disaat para penggemar tengah banyak memerlukan tempat guna ingin masuk ke dalam nya juga, tapi tak bisa seenaknya untuk ke dalam tentu nya buat yang tak memiliki. Ini aturan baru.


“Eh masuk juga perlu menunjukkan kartu ya, kenapa aku tidak tahu?“ ujar Lin Tian kelabakan, karena dia juga yang mengusulkan pembuatan kartu penting tersebut. Tapi nyatanya dia sendiri yang kesulitan memilikinya atau jika punya bakalan sudah hilang akibat terlampau banyak dompet kartu tentu nya.


“Hari ini tiba-tiba banyak fans datang, untuk keamanan kita memutuskan untuk membatasinya. Hanya fans kartu hitam TTL yang dapat masuk,“ ujar satpam canggih yang benar-benar mengutamakan keselamatan bersama serta kepuasan anggota nya yang sangat fanatik tersebut. Serta mampu membuat rasa lebih bangga buat perusahaan serta membantu spirit tim agar terus bisa melaju ke ranah selanjut nya yang sudah berhasil dia jangkau sejauh ini. Makanya pegawai juga turut membantu dengan mengutamakan yang benar benar memiliki kartu istimewa tersebut.


“Oh, maksudmu ini tempat training tim TTL, tidak cukup luas ya?“


“Huh bercanda tempat training TTL tidak cukup luas. Apa kamu meremehkan perusahaan Tian Lin atau meremehkan bos kami Lin Tian,“ ujar pegawai yang sangat bangga akan perusahaan sehingga sangat mangkel pada lin Tian yang meremehkan perusahaan Lin Tian.


“Sepertinya kamu tidak tahu apa apa. Pernah memegang komputer tercanggih belum. Pernah melihat game resolusi Imax tidak!“ ujar fans kaos marun.


“Aneh sekali jelas-jelas merekalah sedang menyindir ku kenapa aku malah merasa bangga,“ kata Lin Tian sangat bangga dan untuk sekali ini dia melupakan usaha merugi akibat banyak yang begitu antusias akan perusahaan yang dia miliki sampai-sampai berani menyindir yang punya. Ini sebuah kemajuan yang tak diharapkan sebenarnya, namun sangat membanggakan.


“Tapi walaupun tim TTL memiliki fasilitas yang sangat unggul. Pertandingan selanjutnya sulit mereka hadapi“


“Benar mungkin mereka akan di eliminasi. “ Ujar si pemuda sembari menepuk pundak lin tian.


“Kami sudah berdiskusi. Kalau sampai tim TTL tereliminasi kami akan menyumbangkan uang kami sebagai fans mereka“


“Lagu pula perusahaan Tian Lin sudah mengeluarkan banyak uang untuk tim Korea kita tidak boleh membiarkan Lin tan merugi. “Ujar mereka sangat bersimpati pada lin tian.


“Aku mohon pada kalian biarkan lin tian merugi““Sedikit saja sudah cukup“Ujar Lin Tian

__ADS_1


“Kenapa kamu berpikiran begitu, siapa Lin Tian“


“Dia adalah Pelopor Anti Korea, Cahaya bangsa kita mana mungkin aku membiarkan nya rugi. “


“La,I tidak akan berkomentar kalau TTL menang namun kami akan menyumbangkan uang kami kalau seandainya TTL kalah. “


“Benarkah“


“Kalau mereka menang kalian tidak akan menyumbangkan uang? “


“Sepertinya aku harus mencari cara untuk menjamin kemenangan mereka“


“Halo coba lihat orang ini sepertinya ada sedikit masalah para otak nya“


“Benar sekali, selain itu sepertinya dia terus sengaja melawan Lin Tian dan perusahaan Tian Lin.“


“Aku akan segera melaporkannya pada ketua,“ ujar orang itu yang bakal melaporkan Lin Tian karena tidak cocok dengan perusahaan. Biar akan mendapat hukuman yang setimpal nantinya. Atau paling tidak supaya tak lagi menjelek-jelekkan perusahaan serta Tim yang sudah dengan susah payah membangun nya agar menjadi tim yang terkuat.


“Ada“


“Rencana ini pasti berhasil“


“Haha“


“Tim TTL pasti akan menang“ Ujar direktur Lin tian


Cacha


“orang itu benar-benar orang aneh“


“Eh sosok ini bukannya dia direktur Lin Tian“

__ADS_1


“Apa? “


Mereka terkejut.


__ADS_2