
J2 vs TTL 0:1
J2 vs TTL 0: 2
Pergerakannya sangat cepat. Semua terus melaju dalam kemenangan tim Lin Tian yang sukses dengan strategi rumput hijau nya itu.
J2 vs TTL 0:3
Lin Tian mulai tertawa-tawa. Dia berhasil. Rencana sembarangan nya benar-benar mampu mengecoh musuh yang sangat piawai dalam game sesungguh nya. Namun kali ini penuh kekecewaan karena yang di hantam pakai pedang paling tajam di dunia mesti mengenai tempat kosong karena para pemain yang demikian itu sudah siap menelusup di balik semak-semak permainan yang terus meninggi.
“Tidak diragukan lagi tim TTL bagaikan kuda hitam mengalahkan J2. Dan lolos ke babak berikutnya,“ ujar MC dengan nada seakan menangis menjelaskan perihal kehebatan tim yang seperti tak di perhitungkan mesti lolos ke babak yang nantinya akan babak belur di buat oleh musuh yang demikian pengalaman di dunia game. Tentunya bakalan sudah mempersiapkan pertarungan yang lebih mencekam di banding game melawan tim kalah tadi itu.
“Tapi yang harus nya kita khawatirkan adalah lawan mereka di pertandingan berikutnya, pasti telah melakukan pelatihan yang lebih baik dari J2. Mereka tidak akan menyepelekan perubahan kecil pada peta dalam game,“ ujar MC cantic yang temannya MC baju putih itu terus memberi semangat dan komentar yang sedikit merekomendasikan lawan untuk tak begitu saja gentar dengan akal bulus dari lawan mereka yang punya kejeniusan luar biasa demi mengalahkan lawan dengan strategi bermain menghindar itu.
“Lin Tian, meskipun berat hati, tapi aku harus mengakui kalau kamu adalah pebisnis jenius. Untung kita adalah teman, bukan lawan,“ ujar Su Xiaoqing yang sangat senang dengan berbagai kemenangan yang di alami oleh teman dan bukan lawan ini.
“Semua yang menghalangi ku menghamburkan uang dan merugi adalah musuhku,“ kata Lin Tian bersemangat. Termasuk J2 kelihatannya. Makanya dia bakalan membasmi musuh di semi final itu.
“Jangan omong kosong pertandingan akan segera berakhir. Ayo kita pergi mengurus masalah utama,“ ujar Su Xiaoqing menyeret Lin Tian menuju ke lokasi yang sunyi sepi.
“Eh apa maksudmu?“ tanya Lin Tian. “Sekarang melakukannya, bukannya kurang pantas,“ ujar Lin Tian lagi yang langsung terbayang kalau cewek cakep itu hanya memakai penutup kepala saja dan dalam suasana yang sangat meng-gairah kan.
“Aku Lin Tian bukan orang seperti itu,“ kata Lin Tian terus berusaha mengelak. Terbayang dalam pelupuk matanya gadis-gadis lain yang cantic-cantik. Mereka pasti bakalan berang kalau melihat dia berbuat tak senonoh pada gadis cantik yang kali ini tengah main seret dengan cakaran-cakaran kuat nya yang tentu saja bisa melukai kulit kalau dia melakukan perlawanan yang hebat. Bayangkan dengan Cao Biluo dan Polisi cantik dalam balutan seragam menyeramkan tersebut yang sangat suka kekerasan. Kalau melihat hal ini pasti dia bakalan di cakar-cakar sampai membekas di muka nya.
__ADS_1
“Jelas jelas kamu yang berinvestasi dalam animasi ini. Tapi kenapa kamu sama sekali tidak serius?“ ujar Su Xiaoqing sembari menunjukan naskah yang bertuliskan mulai hari ini menjadi konglomerat.
“Eh ternyata ini,“ kata Lin Tian mulai paham. “Aku sudah mempersiapkannya sejak awal. Ayo kita segera memulai nya. Langkah pertama menentukan anggota.“
Sembari memandang grafik yang naik, turun dan njuleg.
#
Pada lokasi dimana sudah terpampang logo perusahaan animasi,
“Pertama-tama sutradara. Aku rasa orang ini cukup bagus. Dia mendapatkan beberapa penghargaan besar dalam dunia animasi lokal maupun luar negeri,“ ujar Su Xiaoqing sembari menunjukkan gambar wajah orang hebat sebagai sutradara yang namanya bisa di sejajarkan dengan Awe, Garing, maupun Ce Nur, yang sutradara hebat di film. Walau kali ini animasi. Tapi sama saja lah yang karyanya benar-benar laris manis.
“Tidak bisa, tidak bisa. Ini tidak bisa. Biar aku berikan rekomendasi ku,“ ujar Lin Tian menolak tawaran menggiurkan tentang sutradara kenamaan yang di sodorkan demi kemenangan itu. Ini tak akan menarik dan bakalan tidak rugi kalau nanti nya menang. Lebih baik dia sesuaikan dengan pilihan nya yang nanti bakalan bisa dia setir untuk menyedot uang perusahaan itu.
“Dia saja.“
“Siapa dia?“ tanya Su yang keheranan memandang wajah yang sama sekali tak pernah dia lihat. Bagaimana hebat kalau di dunia yang dia geluti sama sekali tak mengenal tokoh se familiar dirinya. Bahkan di Depok saja namanya kalah sama babi ngepet.
“Teman sebangku ku di SMP, dia dijuluki orang aneh.” Untung tak terlalu jamet. Jadi masih dianggap aman. “Aku pernah melihat karya animasi nya,“ katanya lagi terkenang saat mengintip gambar orang terbalik yang tengah melakukan aktifitas. Itu saja hanya garis-garis yang seperti kerangka bertulang. Tulang belulang yang bukan tulang-tulang amat.
“Walaupun masih SMP, tapi dia sudah menyelesaikan banyak animasi, di sudut buku pelajaran Bahasa, Matematika, Bahasa Inggris, Sosiologi, Budaya, Pengetahuan umum dan buku pelajaran lain nya.“ Yang jelas setiap buku dia coret-coret.
“Kamu serius?“ tanya Su.
__ADS_1
“Aku tambah uang investasi ku.“
“Bilang dari awal dong. Sekarang kita beranjak ke desainer tokoh ini.“
“Aku merekomendasikan nya. Dia pernah bergabung dalam Bollywood,“ ujar Su Xiaoqing menunjukkan curriculum fitae dari seseorang dengan foto yang aneh.
“Tidak perlu panjang lebar lagi. Aku merekomendasikan teman bangku belakang ku sewaktu SMP, julukan nya kakak kecil. Dia adalah pelukis unggulan se-dunia. Tokoh yang sudah dia ciptakan tidak ada dua nya. Walaupun masih SMP dia sudah menciptakan berbagai macam tokoh. Di sudut buku pelajaran Bahasa, Matematika, Bahasa Inggris, Sosiologi, budaya, Pengetahuan umum dan buku pelajaran lain nya.“
“Aturan lama, tambah uang.“
“Kalau begitu, aku juga akan merekomendasikan penulis scenario, Duduk di bangku depan masa SMP ku, Zhao Tianbai,“ jelas Lin Tian merekomendasikan temuan nya.
“Setiap hari dia terlambat, tidak menyerahkan PR. Semua alasan yang dia buat bisa menggetarkan hati sejuta umat.“
“Lapor saya terlambat karena di culik alien,“ ujar Zhao Tianbai mencari sebab serta mencari alasan supaya di ijinkan mengikuti pembelajaran SMP selanjutnya. Untung Cuma alasan demikian, sebab banyak penampakan Ufo di seluruh dunia dan itu bisa di katakan sudah umum. Mungkin beda jika dia beralasan jika dalam tidurnya dia masuk dunia issekai yang lebih membingungkan serta sama sekali di luar perhitungan otak manusia.
Hoshi…
Sambal ngos-ngosan. Dia berusaha menata nafas, dan agar dikira tengah berlari-lari mengejar ketertinggalan nya itu.
“Walaupun guru tidak percaya, tapi karena alasan yang dia karang sangat menarik, semua teman menyukai nya dan sangat menarik hati semuanya,“ kata Lin Tian sangat kasihan dengan teman yang sedikit kacau balau itu.
“Aku rasa perusahaan ku sudah akan hancur,“ ujar Su sangat prihatin demi mendengar kata-kata yang di rekomendasikan Lin Tian supaya perusahaan merugi dan uang saku nya segera bisa cair.
__ADS_1
“Sudahlah, kamu yang berinvestasi, rekomendasi mu yang akan diperhitungkan. Anggap saja animasi ini adalah percobaan.“
“Membaik… Aku rasa semua akan membaik,“ kata Lin Tian yang sangat senang, rencana kali ini dalam merugi pasti bakalan kesampaian. Siapa yang akan sukses jika orang yang dia tawarkan benar-benar begitu memprihatinkan. Tapi sudahlah, yang penting pada tak tahu, dan sistem menyetujui kerugian nya niscaya sebentar lagi dia bakalan bisa membeli gunung lagi dan danau yang lebih sepi dari sebelumnya, supaya bisa menenangkan diri dan jauh dari keramaian.