Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 184


__ADS_3

“Sekarang masyarakat penuh dengan iklan pinjaman yang semuanya adalah organisasi kriminal yang menggunakan lintah darat. Aku mau meminjam dari mereka semua,“ tunjuk Lin Tian pada para lintah darat yang sangat rapi dan menawarkan bunga pinjaman dengan tanpa jaminan dan dana cepat cair. Ini yang bisa membuat perusahan Lin Tian bakalan bergolak kembali.


“Kemudian tidak mengembalikan pinjaman, ke depan nya pasti bayar. Lalu balik laporan untuk menangkap mereka,“ ujar Lin Tian yang sudah penuh dengan rencana yang sangat teliti.


“Walaupun tindakan dan tujuan nya adalah baik, tapi kenapa aku merasa kita masih belum mampu untuk melakukan nya?“ ujar Qian Duomei.


“Tentu saja, uang ini akan tetap diserahkan kembali kepada negara, aku hanya akan mengambil hadiah polisi dari orang-orang ini. Asalkan cukup banyak laporan, maka kita akan bisa mencukupi kekurangan dana untuk pemasaran kita,“ jelas Lin Tian.


“Kenyataan memberitahu kita, kalau jangan coba-coba melawan Direktur Lin, kalau tidak, akibat nya akan men-jera kan,“ kata Qian yang sudah sangat paham akan watak direktur nya itu.


#


Di dalam ruangan milik Perusahaan pinjaman Tiantian. Pada sebuah meja panjang dengan kursi tertata berhadapan. Nampak Lin Tian tengah berbincang dengan bos Tiantian.


“Bukankah itu adalah direktur Lin yang sedang di atas angin. Kenapa bisa sampai mencari pinjaman ke perusahaan kecil seperti kami?“ ujar sang bos rentenir.


“Tidak aku pungkiri, kalau aku benar-benar membutuhkan uang,“ kata Lin Tian.


“Jangan mempermainkan aku, anda adalah seorang bos mana mungkin tidak punya uang. Anda kemari untuk mempermainkan saya ya.“ Dia tak tahu kalau bos ini lagi bosok. Uang perusahaan dan uang pribadi lagi kosong. Makanya serta merta rela mendatangi tuan rentenir tentu saja dengan berbagai rencana mendalam yang bakal di tujukan untuk lintah darat itu.


“Sebenarnya, uangku sudah habis, diperas habis oleh bawahan ku,“ ujar Lin Tian seraya menghela nafas dalam. Lalu dia menunjukkan bukti-bukti yang bisa mendukung ucapan nya. “Lihat para karyawan ku, telah bersekongkol mengkhianati ku. Uang yang ada di tangan ku, semuanya sudah di kuras habis oleh mereka.“

__ADS_1


“Jangan mempermainkan aku lagi, kamu adalah pemegang saham terbesar di sana. Nama perusahaan Tianlin begitu bagus, tidak mungkin bisa jatuh semudah itu,“ ujar si rentenir ber jas pink.


“Tunggu dulu, orang ini adalah….” Nampak dia mengenali si tukang Grogot harta Lin Tian,” Ma Keji. Putra dari Ma Feng.“


Dia lalu berprasangka buruk, “Aku mengerti, ternyata Ma Feng ingin mengendalikan perusahaan Lin Tian melalui Ma Keji, benar-benar ahli dia,“ ujar nya terlampau dalam dalam memikirkan yang begitu detail tentang orang aneh tersebut.


“Jadi, sekarang aku membutuhkan banyak uang untuk mengembalikan kekuasaan ku. Dan aku membutuhkan bantuan mu, lihat aku masih ada beberapa bukti lain nya,“ ujar Lin Tian ingin membuat rasa iba pada diri si rentenir.


“Tidak perlu banyak bicara lagi. Aku akan membantu mu,“ ujar Rentenir yang sangat yakin kalau orang ini dalam kendali ma feng yang anaknya saja sudah tega memeras Lin Tian. Tentu bakalan gawat kalau tidak di kasih pinjam.


‘Eh, rentenir jaman sekarang sebodoh ini? Aku sudah menyiapkan banyak bukti lain untuk menipu nya.’ Gumam Lin Tian keheranan. Dia patut curiga akan keberhasilan yang mudah ini.


“Setelah melihatnya aku mengerti kesulitan mu,“ ujar nya seraya menunjuk si Ma Keji yang menjadi bukti Lin Tian.


“Setelah melihatnya aku mengerti kesulitan mu…“ itu yang teringat. “Kalau begitu, aku perlu kamu menjadikan beberapa cabang usaha mu sebagai jaminan.“


“Tidak masalah, lihatlah aku memiliki banyak cabang usaha di sini. Produk bagus. Mengchuan youpin. Pendidikan usia dini,“ kata Lin Tian menunjukkan banyak perusahaan di bawah kelola nya.


“Mengchuang youpin adalah milik perusahaan kalian? Aku mau,“ kata bos rentenir sembari langsung menunjuk perusahaan itu.


“Bagaimana kalau kamu pilih yang lain nya. Lihat laporan keuangan ini, merek ini sedang merugi,“ jelas Lin Tian menerangkan.

__ADS_1


“Tidak perlu, aku mau ini,“ ujarnya seraya merebut paksa sampai berkas berharga itu menjadi gulungan semacam sampah.


“Eh, ada banyak yang mendapat untung, tapi dia malah memilih yang merugi, orang ini apa otak nya bermasalah?“ ujar Lin Tian terkejut. Dia tak menyangka perusahaan itu benar-benar di minati orang.


‘Hahaha kena kamu. Semua orang mengira kalau merek ini merugi hanya aku yang tahu kalau mereka ini pasti akan mendapat untung. Teman-teman ku di luar negeri baru saja memberi tahu ku bahwa Mingchuang youpin diam - diam membuat persiapan di semua negara tetangga, sekali lihat sudah tahu mereka mau memperluas toko. Berani memperluas usaha seperi itu tapi berkata kalau usaha ini rugi, bercanda,’ gumam nya mencoba merencanakan sesuatu yang sangat menguntungkan buat dirinya serta perusahaan peminjaman yang dikelola kini.


“Di dalam koper ini, ada sebuah USB, di dalamnya ada rekening baru, uang yang kamu mau ada di dalam,“ kata rentenir menyerahkan koper penuh dengan uang.


“Setelah kamu mendapatkan kembali hak pengelolaan perusahaan mu, aku akan bisa mengendalikan mu, hahaha...“ rentenir memang banyak akal. Dengan begitu dia bisa menjebak direktur Lin dalam pusaran tersembunyi yang sangat mengikat, sehingga akan bisa menekan nya untuk selalu menuruti perintah nya yang berhubungan dengan perusahaan yang jadi jaminan untuk pinjaman itu.


“Bos semua cash flow kita sudah dimasukkan ke rekening nya, apa dia bisa dipercaya?“ tanya karyawan belum begitu yakin.


“Xiao Wang ingat ya, kalau tidak tega dengan anak sendiri, kita tidak akan bisa menjebak serigala, Apalagi kita menukar uang kita dengan Mingchuang Youpin, ini sudah laba,“ jelas Bos begitu penuh perhitungan.


#


“Elang, elang, ini Tiantian. Rencana berhasil,“ kata Lin Tian dalam penyamaran yang sangat terselubung. Dia bicara sembari memberi kode. Sehingga hanya mereka yang paham arti kata itu. Sembari menarik sisi luar dari kerah jubah nya, maka mikrofon kecil di situ akan langsung memberi sinyal bagus yang bisa di dengar maupun untuk bicara. Sehingga tak akan tahu kalau mereka tengah saling berkomunikasi.


“Kita bukan nya sedang syuting film kriminal, untuk apa memakai kode seperti itu?“ kata polisi. “Mana barangnya? “


“Disini ada 4 rekening rentenir dan uang mereka,“ ujar Lin Tian seraya memberikan flash disk USB yang penuh dengan data transaksi kejahatan mereka.

__ADS_1


“Dengan melacak lintasan transaksi uang ini, dapat dilihat apakah sumbernya ilegal. Tapi kenapa kamu bisa sangat yakin kalau orang-orang ini adalah orang jahat? Kalau mereka tidak terbukti ilegal, bukankah kamu akan menyia-nyiakan usaha kecilmu?“


“Guru yang baik, semuanya sama dengan ku, berbisnis dengan jujur. Siapa yang akan mencari makan dengan uang bunga?“ ujar spion Lin Tian di balik baju berjubah detektif yang demikian tersamarkan. Sehingga orang akan langsung tahu kalau dia tengah menyelidik. Apalagi dengan kode kode rahasia, maka akan semakin kentara jika sesuatu itu benar-benar berjalan di balik tersembunyi.


__ADS_2