
Di Korea.
“Opa, lain kali dukung kami juga ya,” ujar wanita cantik-cantik yang tengah memohon dukungan. Ada yang rambutnya merah. Ada yang di ikat dua di kepala nya. Juga pakaiannya macam-macam, walau tak terlalu seronok. Kalem saja semacam putih dan kuning gading begitu. Itu sudah cukup membuat kecantikannya tak luntur.
“Bawa mereka bertiga kemari,“ ujar Park dari atas balkon kantornya. Dari kejauhan ketiga gadis itu sungguh luar biasa. Apalagi kalau sudah ada di hadapannya. Maklum orang kaya. Uang itu tak ada arti jika dibandingkan dengan tiga wanita oke di bawah sana yang mau bergabung dengan dirinya. Tentu bakalan membuat dia senang. Sebanyak dia mengeluarkan uang yang tak seberapa dari kantong tebalnya itu.
“Duduk di sini, bergerak sendiri,“ ujar CEO Park seraya menunjuk lutut pangkuannya. Sedikit rayuan gombal.
“Kata-kata macan, serigala,“ ujar si cewek berambut merah. Sedikit muak dia. Apalagi paha cuma dia. Dimana lagi duduk. Hal itu membuatnya sedikit ngeri. Serigala saja sudah merupakan kata buruk. Ketambahan macan, tentu suatu yang sangat menyeramkan. Dimana bakalan membuat si orang itu layak untuk di singkirkan. Belum lagi kalau serigala berbulu domba. Ih...
“Kenapa malu tidak ingin mencari uang lagi?“ ujar Park pada cewek yang malu-malu. “Di Korea. Aku Park Duantiao adalah dewa. Kamu tahu tidak, berapa uang yang aku miliki?“ kata Park lagi yang sangat suka dengan negeri nya. Dimana nanti kalau tak demikian bakalan di serang sama penggemar nya. Yang ada di mana-mana. Tak hanya di negeri itu saja, tapi juga di luar negeri.
“Aku bukan orang seperti mereka jadi, harus tambah uang,“ kata cewek rambut merah itu dengan gaya yang sedikit berbeda dari kedua rekan nya yang sudah dengan mudah masuk dalam rayuan gombal ceo tampan itu. Dia rupanya membutuhkan dana yang ebi besar yang mesti keluar dari kantong bos kaya tadi. Sehingga sedikit trik guna mendapatkannya. Dan itu tentu tak mudah karena tak segampang itu merayu bos kaya dalam mengeluarkannya jika apa yang nampak di depan mata juga bukan orang yang tak menarik.
“Haha... kamu benar-benar memiliki kepribadian wanita yang menarik,“ ujarnya sembari menarik si kepribadian itu. “Sini, biarkan aku mencintai kalian baik-baik.“
__ADS_1
#
“Sayang aku datang,“ kata Park hendak menemui ketiga cantik dalam ruangan khusus itu.
Namun tiba-tiba...
“Gawat.“
Brak!
Pintu terkuak dengan paksa. Ada yang lebih membutuhkan dibanding tiga orang menarik itu. Makanya dengan keberanian yang di paksakan dia terpaksa berbuat demikian. Walau banyak resiko mesti di tanggung. Bisa saja sang bos marah, karena kesenangannya terganggu. Dan itu jelas sudah biasa. Dalam situasi yang rumit begitu. Namun kalau hal yang lebih penting ini tak segera di sampaikan, nanti akan bertambah parah. Serta kemudian akan menjadi hal terburuk yang nantinya bakalan bisa membuat kekacauan lebih parah di liga yang tengah mereka pegang. Karena ada musuh yang sudah mengincar keuntungan dari liga yang tengah berjalan dan sangat di minati oleh banyak kalangan tersebut.
“CEO Park, ada pengiklan besar yang ingin menggantikan liga XOX kita,“ ternyata itu anak buah kepercayaannya yang hendak melaporkan kejadian terbaru yang barangkali akan bisa di selesaikan kalau dia melapor pada atasan. Dan atasan itu dia. Yang punya pengaruh besar akan keputusan yang terjadi di situ.
“Jangan menggangguku hanya karena masalah kecil seperti ini. Beritahu ke perusahaan operasi liga XOX, kita lanjutkan kerja sama saja,“ ujar Park yang enggan jika mesti berurusan dengan persoalan sepele begitu. Masa masalah demikian saja mesti melibatkan bos besar. Rasanya tak masuk akal kalau tak bisa mengatasi hal demikian saja.
__ADS_1
“Masalahnya adalah XOX perusahaan operasi, liga XOX, juga sudah diganti,“ jelas sang karyawan yang memberitahu keadaan perusahaan yang kali ini sedikit meresahkan itu. Dia sendiri tak kuasa menyelesaikan perkara sulit itu. Makanya lebih baik membicarakan dengan sang manajer yang sangat paham akan kondisi demikian karena pengelolaan segala urusan yang rumit termasuk kepemilikan keuangan juga dia yang handle. Jadi sudah tentu akan bisa terselesaikan dengan mudah kalau langsung di tangani pihak yang paling berkuasa disini.
“Apa katamu? Aku memiliki saham di perusahaan itu? Kenapa tiba-tiba diganti perusahaan lain nya?“ ujarnya lagi dengan sangat keheranan. Demikian mudah perubahan itu terjadi, sementara kayaknya dia belum melakukan tindakan apapun. Sudah ada yang berani berbuat demikian. Ini seakan melangkah mendahului dia yang notabene adalah pemegang keuangan yang besar serta penguasa di situ.
“Siapa yang memiliki nyali besar untuk menyerang ku?“ Lihat poto Lin Tian. Nampaknya memang tak terlampau mengerikan terutama jika di bandingkan dengan Dinosaurus atau Yeti yang tinggi besar itu. Dia masih bisa di tangani kelihatannya. Jadi tak perlu takut. “Cari informasi tentang perusahaan nya untuk ku.“
“Dia sudah ada di bawah,“ ujar anak buahnya menunjukkan bahwa yang dia tanyakan ternyata sudah ada di kantor nya yang sangat megah itu. Bahkan telah menunggu dengan tak ada takut-takut nya. Yang berarti juga sudah paham akan resiko yang mesti di tanggung kalau berhadapan dengan orang kaya itu.
#
Xiaoli minum anggur merah yang memabukkan diri.
“Halo. Apa kamu adalah perwakilan dari perusahaan Tianlin?” tanya Ceo Park pada Xiaoli yang sangat cantik. “Aku tidak akan beromong kosong lagi. Jadilah wanitaku. “
“Jangan bermimpi,“ ujar Xiaoli yang sangat anggun, dengan gaun merah muda dan rambut terurai indah, siapa yang tak terpikat oleh kepribadiannya yang sangat pribadi itu. Namun rupanya dia sedikit jual mahal, supaya si Park itu lebih tergoda untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan rupanya si Xiaoli ini sangat paham akan watak bos kaya namun sangat menyukai kepribadian itu.
__ADS_1
“Aku mengerti. Aku juga akan memberi mu uang ekstra,“ kata Park yang sudah sangat ingin dengan wanita tersebut. Xiaoli hanya mengedip. Dia sudah tahu kalau lawan masuk dalam perangkap diri nya. Sehingga untuk berikutnya terserah anda. Dan itu akan menjadi sebuah senjata yang sanggup menguras isi kantong lawan yang tak tahan akan godaan tersebut.
“CEO sok vs prajurit wanita sombong. Aku akan memanggil orang dalam,“ kata Lin Tian terus menatap laptop nya. Rupanya ada CCTV yang sengaja memperlihatkan suasana dalam ruangan tersebut. Yang jelas membuatnya sangat marah. Masa jauh-jauh ingin menemui dia ternyata dalam ruangan itu malahan sudah di goda oleh penggoda kaya raya benar-benar menyebalkan.