
Wus...
Kendaraan terus melaju. Hingga mencapai garis finis yang asli.
Motor juga mencapai garis akhir itu. Yang sebenarnya. Dan tak perduli dengan yang tadi. Karena merasa ada yang keliru dengan tingkah laku sang Lin Tian itu.
“Bos Lin yang paling hebat!“ ujar para penonton bayaran itu sembari bersorak-sorai agar dapat uang serta mendapatkan nasi bungkus paha ayam yang demikian enak. Serta bangga bisa mengantar orang tersebut juara.
Kesal.
“Aku sangat penasaran bagaimana kamu? Cao biluo dan jiang hao bisa membuat marah Lin Tian.“
“Tidak ada hubungannya denganmu. Sebaiknya kamu bisa melihat bagaimana dunia ini secara keseluruhan.“
“Kenapa kamu tidak bisa mengalahkan Lin Tian?“
“Lin Tian, aku tidak bisa menebaknya bahkan aku mengaguminya. Dan yang lebih aneh lagi sebenarnya angka apa yang ada di tubuhnya.“
37.263%
__ADS_1
“Xialong kamu juga hebat. Nasi kotak hari ini ada bonus paha ayam“ ujar Lin Tian mengajak sopir nya itu juga untuk merayakan keberhasilannya dan makan nasi nikmat yang sudah dia pesan dari restoran ternama. Paha ayam.
“Jadi para penonton ini adalah panggilan?” Semua orang ini, sekarang adalah pekerja luar perusahaan Tiantian Lin. Memang aneh. Biasanya para penonton yang membayar. Tapi kali ini dibayar. Sebab menonton sudah menjadi kesenangan tersendiri. Sehingga tak akan melewatkan sekalipun pada acara yang mesti berjalan dari tiap sesinya. Sehingga akan kecewa kalau satu babak saja terlewatkan. Untuk ini mereka bersedia membayar mahal. Namun karena mengingat kondisi keuangan para penonton, terkadang mereka membuat berbagai tarif harga agar semua bisa melihat dengan kondisi keuangan yang ada. Tak jarang untuk melihat demikian akan mengeluarkan uang jutaan. Demi mendapat engle yang bagus serta maksimal kala menyaksikan itu. Dan posisi ini yang paling mahal. Agar panitia juga mendapat keuntungan disampingnya dari dana pendaftaran para peserta sendiri. Serta dari sponsor tentunya. Sementara berbeda dengan apa yang dikerjakan Lin Tian, dia justru membayar orang-orang itu untuk keberhasilannya mendapatkan gelar juara tahun ini. Yang berarti uang-uang itu habis dibagi buat mereka.
Misi utama 1 : semua permulaan akan susah.
Persentase keberhasilan…
“Mempekerjakan begini banyak orang akhirnya angka presentasi itu naik.“ itulah keuntungan lainnya. Sehingga sistem kembali percaya pada Lin Tian serta memberikan tantangan lain yang lebih berat, namun nilai keberhasilannya juga semakin tinggi.
“Xialong aku pergi. Ayo kita memanggil kembali karyawan yang sudah mengundurkan diri,“ ajak Lin Tian untuk semua pegawai cantik yang mesti balik kerja, agar bisa memenuhi target yang diinginkan sistem.
“Memanggil kembali bukannya mereka berkata...“ Kakak Long terdiam. Dia seakan sadar pada apa yang baru saja dia ungkapkan. Ada yang keliru dengan yang sedikit itu.
“Tapi bukannya mereka bilang mau merayakan kemenangan bos Lin,“ ujar
Xiaolung yang langsung berubah pikir. Agar tak dicurigai, serta masih bisa menjalankan rencana lain berdasarkan otak canggihnya itu untuk tetap menghadapi si canggih Lin Tian ini secara sembunyi-sembunyi. Bukankah musuh dalam selimut akan lebih kena, serta dampaknya lebih besar, dan inilah saatnya.
“Merayakan apanya? Bagi-bagi uang saja mereka sudah senang,“ kata Lin Tian seakan tak perduli uang nya yang banyak itu. “Ayo naik kita berangkat!“
__ADS_1
‘Ada yang tidak beres dengan Xialong.’ Dalam hati Lin Tian sudah merasa keganjilan dengan sikap dan tingkah laku pegawai barunya itu. Seakan tak biasa, serta terlampau jauh mengetahui masalah yang hendak dia lakukan. Juga beberapa kali hendak menjerumuskan dia dalam satu kesulitan.
“Lin Tian ini tidak biasa,“ ujar Xiaolong yang kesulitan untuk mengalahkan orang licin bagai belut ini. Mungkin cara lain yang lebih canggih akan dapat menjinakkannya, atau memang dia tak terkalahkan, hanya waktu yang nanti akan bicara. Yang jelas dia sudah punya rencana. Serta rencana itu mesti dijalankan walau banyak tantangannya juga. Dan harapannya Lin Tian ini akan bisa dikalahkan untuk kemudian terbelenggu, sehingga orang-orangnya berhutang budi padanya, lalu menyerahkan segenap kemampuan untuk keuntungan diri nya nanti.
Brum!
Bus berangkat. Meninggalkan satu keberhasilan. Untuk menuju petualangan baru bersama si canggih Lin Tian dengan berbagai kisah yang tak biasanya.
“Menyebalkan! Long dia juga sudah gagal. Sudah saatnya memberi Lin Tian pelajaran.“
Bus berhenti di depan rumah Cao. Lin Tian berjalan masuk. Dia mesti menarik kembali artis yang sudah menjadi idola orang-orang serta para pengguna internet itu. Tentu harapannya bisa menjalin kerjasama yang lebih bagus lagi. Namun dia terkejut.
“Aku sudah bilang kalau aku sudah tidak bergabung dalam mafia lagi!“ ujar Cao Biluo pada polisi yang mendatanginya. Dia nampak bersitegang dengan tamu nya itu. Nampak tak menyenangkan wajahnya. Dan ada rasa muak yang tengah dia sandang.
“Tapi bukti selalu mengarah padamu! Kamu tidak bisa lari...“ tuduh petugas Zhou yang yakin kalau bekas mafia perempuan itu masih ada hubungan dengan komplotannya yang biasanya tak mudah untuk menjauh dari orang-orang bermasalah itu. Dan kali ini kenyataan, polisi dihebohkan dengan kasus tentang keberadaan orang-orang tak bertanggung jawab akan sebuah masalah di suatu perusahaan online. Dan anehnya semua mengarah pada Cao sehingga dengan memperhatikan latar belakang gadis yang kacau ini, maka langsung saja pihak terkait mendatanginya.
“Xiaozhou Biluo, apa yang terjadi?“ tanya Lin Tian. Baru datang sudah mendapatkan permasalahan mengerikan. Dari orang-orang yang dia kenal ini.
“Lin Tian kamu juga ada hubungannya dengan Cao Biluo dalam mafia?“ tuduh polisi itu pada Lin Tian yang masih kebingungan karena baru datang. Malah langsung mendapat tuduhan tak mengenakkan. Ini akan membahayakan kariernya, reputasi sebagai orang cakep, juga bisa menyeret dia ke ruang tak nyaman itu.
__ADS_1
“Lin Tian... Kamu yang mencelakai ku ya?“ bahkan cao malah menuduhnya akibat dia mengira dia yang menyeret polisi itu untuk datang. Sebab hanya dia yang merasa dirugikan dengan pengunduran diri nya itu. Maka tidak heran jika tuduhan langsung mengarah padanya. Rasanya itu tak berlebihan. Siapa lagi yang nanti akan diuntungkan kalau bukan dia jika dia kemudian minta tolong agar lepas dari tuduhan, lalu meminta Lin Tian yang menjamin,, bukankah dia nanti akan kembali ke perusahaan kacau itu?
“Ini... Pertandingan Syura dalam legenda itu?“