Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 172


__ADS_3

“Ini adalah konfigurasi standar ruang rahasia yang digunakan untuk mendeteksi detak jantung,“ ujar Zhao yang langsung memakaikan alat berbentuk jam tangan dengan angka-angka digital yang memang bisa di baca kala alat tersebut berfungsi secara otomatis. Memang sekarang jam digital demikian banyak sekali jenis dan variasi nya. Yang mutahir dengan harga mahal terkadang berbagai keperluan sudah bisa di kenakan hanya dengan satu alat saja. Namun yang jam tangan murah juga sudah sangat banyak walau itu Cuma KW serta isinya sama sekali tak ada. Cuma waktu penunjuk jam saja. Sedangkan yang dibutuhkan serta berada dalam satu alat, selain pendeteksi detak jantung, terkadang masa untuk berolah raga, berenang yang tak mati walau basah, penunjuk cuaca serta berbagai keperluan yang berkenaan dengan aktivitas sehari-hari. Serba praktis. Hanya dengan satu alat sudah bisa mendeteksi apa yang di butuhkan kala itu. “Alat deteksi detak jantung yang dibuat sebagai jam tangan.“


“Sepertinya ruang rahasia kantor ini sangat menyeramkan, sampai harus menggunakan alat deteksi detak jantung.“ Memang data tentang keseraman ada hubungan nya dengan alat vital tersebut. Yang mana jika ketakutan terlampau hebat, maka detak nya juga tidak stabil. Walau tak harus terlampau tinggi, namun ke tidak sinkron nan dengan kala normal menjadi gejala penunjuk kalau hati tengah resah.


“Lihat kamu. Apa yang sudah kamu lakukan. Pergi ke bagian HRD sana!“ ujar Zhao Bawan yang membentak agar alat itu langsung bekerja dengan cepat.


#


Membuat Ma Keji langsung mengarah ke ruang yang menakutkan itu.


Tak berapa lama sudah sampai di Kantor HRD.


Tok!


Dengan pelan di ketuk nya pintu tersebut.


“Ruang rahasia ini terlalu mirip dengan kenyataan. Aku melihat pamanku, bibiku dan saudara lain nya. Sepertinya juga, seperti ini ketika memberi pelajaran pada orang lain,“ gumam Ma Kenji yang langsung teringat hal-hal yang mendebarkan.


“Masuklah, pintu tidak dikunci.“ Terdengar suara sangat menyeramkan dari arah dalam. Ini tentu saja semakin membuat detak jantung tambah tak beraturan. Alat itu tent uterus bekerja, mengukur denyut nadi di pergelangan tangan sebagai penunjuk kalau alat utama dalam dada itu telah bereaksi dengan ketakutan nya. Rumah hantu benar-benar mengerikan.


Pintu terkuak, di dorong sedikit. Menimbulkan suara berderit yang semakin mendirikan bulu roma.


“Ini, ada apa ini?“ Ma Keji terperangah.

__ADS_1


Show…


Dipandangnya bagian dalam ruang mengerikan itu. Nampak sebuah sepatu yang aneh. Merah dan Nampak seperti warna darah.


“Masuklah, Direktur Zhu lagi-lagi memberimu pelajaran ya,“ ujar cewek cakep yang berdandan sebagai wanita kantoran yang sangat seksi. Dia berucap seraya mengurai rambut pirang nya yang panjang. “Sudah kubilang berapa kali, bekerja lah dengan diam. Walaupun aku adalah senior mu, tapi aku juga tidak bisa melindungi mu selama nya kan?“ jelas nya lagi sembari mewanti-wanti.


#


Ma Keji hanya diam. Menahan supaya alat itu tak banyak bekerja. Sehingga bakalan ketahuan bagaimana suasana hati nya.


“Peraturan lama, aku akan memijit mu, agar kamu santai sedikit. Nanti kalau Direktur Zhu sudah reda amarah nya, aku akan membantumu bicara,“ ujar kakak senior sembari memijit agar kepala Ma Keji relaks, dan relaksasi ini benar-benar membantu pemulihan detak dada dan jantung berdebar nya supaya sedikit stabil. “Masih tidak berterima kasih pada kakak?“


Ma Keji hanya diam. Memang sangat sulit mengucap kata itu, kalau jantung belum tertata dengan benar. “Itu aku, Ini aku…“


“Sudah waktunya istirahat, aku pergi minum air dingin dulu, biar tenang,“ Ma Keji lari cepat-cepat. Mengambil minum dalam dot khusus nya. Lalu memandang alat pendeteksi detak jantung. Terlihat angka 98. Nampak tak terlampau mengkhawatirkan. Walau sedikit tinggi. “Ah, jadi begini cara kerja pendeteksi detak jantung. Debaran jantung, bukannya tingkat ketakutan. Rencana Direktur Lin ini sangat canggih.“ Ma Keji semakin paham.


“Kak senior,“ ujar gadis junior mungil yang penuh dengan bunga-bunga wangi. “Bisa bantu aku sebentar.“


“Walaupun kemarin kakak sudah memberiku pelajaran tambahan. Tapi aku masih tidak mengerti. Aku benar-benar bodoh sekali. Aku sama sekali tidak berhak untuk masuk ke perusahaan ini, huhu…“ rengek adik junior sembari terisak-isak.


Ma Keji langsung kepikiran, ‘Tidak boleh goyah. Aku harus memikirkan apa yang akan dilakukan Direktur Lin, kalau menemui masalah seperti ini.’


“Takut apa, aku Lin… aku Ma Keji, memang mencari karyawan seperti mu yang tidak bisa apa-apa. Kalau tidak merugi mana bisa dapat untung,“ ujar Ma Keji dengan bijaksana.

__ADS_1


“Ben… benarkah?“


“Tentu saja, aku Lin … Ma Keji, aku yang paling perhatian dengan bawahan,“ ujar Ma Keji meyakinkan.


“Senior benar-benar baik sekali,“ ujar yunior yang langsung main peluk.


Tentu saja membuat alat pendeteksi semakin tidak karuan. Lihat saja angka langsung menunjuk 95.


#


“Ruang rahasia ini berhasil sekali,“ ujar petugas di balik operator pemantau sembari memperhatikan layar monitor bagaimana kelakuan anak yang suka berdebar itu dengan banyak kendala berdebar itu.


“Benar, walaupun skenario ruang rahasia ini terlihat membosankan, seperti kehidupan biasa, tapi memiliki perubahan seperti game percintaan gali,“ kata teman operator lain nya. “Pengunjung bisa merasakan berbagai macam perasaan, mengenang kembali masa-masa manis.“


“Direktur Lin hebat sekali, dengan satu kata saja, dia berhasil mencapai pencapaian seperti ini. Pertama-tama dia menghilangkan pilihan menyeramkan, kemudian dia menolak adanya hantu dan kesan horor, tapi malah membawa pengalaman baru dalam ruang rahasia ini. Ini benar-benar adalah terobosan baru dari permainan ruang rahasia, ini juga adalah kabar baik bagi para lajang di luar sana,“ kata Zhao Bawan.


“Sebenarnya, dia sudah memikirkan semua ini sejak awal. Tapi malah sengaja memberikan berbagai macam batasan untuk membimbing kita memikirkan hasil yang seperti ini. Dari pada memberi ikan pada orang lain, lebih baik mengajarkan cara memancing pada orang tersebut. Lin Tian luar biasa,“ ujar Bos Kecil Zhu Zihao.


Benar memancing memang sangat membutuhkan ketelatenan. Lebih baik memberi kail daripada memberi ikan. Karena akan bisa sebagai usaha untuk mencari ikan. Kecuali kalau tengah lapar., maka ikan itu akan di makan dulu. Baru mencari kail untuk mendapat ikan yang lain. Sebab ikan-ikan demikian sangat penting. Guna keberlangsungan hidupnya. Selebihnya untuk sarana mencari rejeki yang banyak serta bisa dipakai dalam hidup selanjutnya.


Berikutnya angka langsung tak stabil, 96, 92, Cinta 94. Aneh memang.


#

__ADS_1


“Huh, 2 jam berlalu begitu saja, aku dulu tidak pernah merasakan perasaan seperti ini. Sejak kecil, semuanya hanya mengincar uangku. Aku bahkan tidak tahu siapa sebenarnya yang tulus menyukai aku, hari ini akhirnya aku bisa merasakannya,“ kata Ma Keji dengan puas. Dia lalu menghubungi keluarga tercinta nya. “Halo ayah, aku ingin melakukan investasi besar.“


Lalu, “Benar, aku ingin berinvestasi pada sebuah proyek rumah hantu Tianlin, pasti akan viral. Dan juga, Aku sudah memiliki orang yang aku sukai.“ Jelasnya semakin berbunga-bunga.


__ADS_2