Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 231


__ADS_3

Hush…


Hush…


Nampak Lin Tian sangat kelelahan akibat berlari sekuat tenaga tadi. Dia sampai memegang lutut begitu. Untung dia masih sangat muda, jadi kegiatan demikian saja sudah bisa dianggap sebagi olah raga kecil yang suatu waktu bisa melanjutkan ke hal yang lebih hebat dalam berlari yang tak seperti orang ketakutan begitu.


Bahkan dua rekannya sampai terduduk dalam menata nafas.


“Mahal sekali ya,“ ujar Ma Feng.


“Ah…“ Lin Tian hanya terperangah.


“Aku heran, kenapa kamu memilih hotel yang sangat pinggiran ini, ternyata kamu ingin menarik kami kemari. Kamu pasti mengeluarkan biaya besar hanya untuk jalanan dan toko- toko ini kan?“ ujar Ma Feng menebak.


“Tidak juga, tempat ini awalnya memang mau di-ambrukkan untuk membangun taman oleh pemerintah. Aku langsung menggunakan proyek taman bermain untuk melanjutkan mereka,“ jelas Lin Tian.


Berikutnya Nampak empat orang F4 yang tengah mendekati Lin Tian.


Hoa…

__ADS_1


Setelah dekat mereka menunjukkan muka seramnya itu. Tentu saja semua orang yang melihat bakalan ketakutan dengan wajah seperti itu dan dibuat oleh orang-orang dengan potensi tinggi. Mana mengubahnya sangat menyeramkan sekali. Ada luka di pipi, mulut menganga pucat, serta mata yang bersinar keputihan. Tentu lebih mirip hantu gentayangan dibandingkan sebagai seorang yang sangat tinggi nilai potensinya.


“Arg..“ Lin Tian menjerit ngeri.


Keempat manusia mengerikan itu langsung bersimpuh di kaki Lin Tian.


“Direktur Lin terima kasih,“ ucap mereka.


Kata yang lainnya, “Direktur Lin.“


“Kalian adalah F4 tinggal kelas,“ tebak Lin Tian.


“Benar sekali,“ ujar F4 sangat senang, rupanya di kenali, seburuk apapun mereka, tetap di kenali oleh direktur yang membanggakan itu.


“Kami sudah memutuskan, target kami ke depannya adalah menjadi rakyat biasa. Kami tidak akan hidup berlebihan lagi, tapi juga tidak akan bermalas-malasan, kami ingin hidup menjadi pemeran pendukung,“ ujarnya lagi, penuh dengan rencana.


“Cita-cita kalian ini sedikit aneh,“ kata Lin Tian heran. “Eh ini adalah… sistem potensi sudah bereaksi.“


“Muncul nilai potensi, bahkan semuanya adalah ahli. Ya Tuhan apa yang terjadi?“ ujar Lin Tian semakin bingung. Tak disangka ternyata anak-anak yang suka tinggal kelas begitu dalam nilai potensi justru sangat tinggi poin nya serta menunjukkan jika semuanya adalah ahli.

__ADS_1


“Dua orang ini normal,“ saat melihat dua ayah anak Ma. Sepertinya kebalikannya. Sebab sudah terbukti jika ayah ma adalah seorang direktur yang sudah piawai dalam mendapatkan uang dengan menjadi pemimpin perusahaan yang besar serta hanya sedikit takut pada permainan zombie saja.


“Ma Feng membuka platform situs belanja komersial, juga dapat dianggap sebagai perusahaan charter elektronik. Keahliannya dalam menyewakan sangat ekstrim.“


“Bisa dibilang F4 tinggal kelas, awalnya tidak memiliki tujuan hidup, sehingga tidak memiliki potensi. Sebelum ruang rahasia ini muncul, tidak ada pekerjaan seperti itu sama sekali,“ ujar Lin Tian mulai paham mengapa justru anak-anak tinggal kelas tersebut yang punya nilai bagus akibat adanya kegiatan ruang rahasia yang menjadikan mereka sebagai anak-anak dengan pekerjaan yang lumayan menggiurkan itu.


“Robot zombie terakhir itu, bagaimana caramu melakukannya?“ tanya Ma Feng. Dia ingin tahu akan benda menyeramkan yang sanggup membuat semua orang ketakutan sampai hampir pingsan di buatnya. Makanya membuat dia sangat penasaran, sungguh mati.


“Ini semua terinspirasi dari film wayang robot. Pelat baja kosong dan proyeksi AR membuat bentuk zombie bertekstur,“ jelas Lin Tian. Di jelaskan secara detail bagaimana proses terbentuknya monster yang sangat lembut tersebut. Yang memang berawal dari wayang yang sangat menonjolkan nilai tradisi, sehingga menginspirasi bagaimana bentuk bayangan bisa menjadi sebuah kekuatan yang besar jika di lakukan secara sungguh-sungguh dan mengesan begitu. Dan akhirnya terbentuklah sebuah boneka robot yang sangat besar namun cara menggerakkannya hanya oleh seorang dalang saja di balik layar.


“Film wayang, kamu juga ingin melakukan peremajaan untuk proyek lansia. Sama dengan arah strategi ku selanjutnya,“ ujar Ma Feng. Semakin sadar kini jika anak-anak muda sekarang begitu kreatif sehingga nilai potensi yang di miliki juga sangat tinggi, beda dengannya walaupun kaya dan sangat piawai dalam mengelola perusahaan, namun seakan berhenti saja di suatu titik tanpa ada pergerakan inovasi dalam mengelola usaha tersebut.


“Eh, bahkan Ma Feng sudah berkata seperti itu, kalau begitu proyek wayang ini akan viral,“ tebak Lin Tian. Mulai khawatir dia, kalau-kalau taka da untung. Mesti ada perubahan rencana jika menginginkan terjadinya sebuah pendapatan yang besar buatnya seorang. ‘Tidak masalah sekarang, masih dalam tahap persiapan, jika ada yang viral lemparkan saja ke bagian penghasil laba. Kemudian menurut pengalaman masa lalu, produksi juga bisa populer yaitu peremajaan proyek lansia. Aku sudah memutuskan.’


BERAPI-API RAJA LANSIA.


“Pemuda bermain yoyo, jadi orang tua harus bermain dia bolo.“ Nampaknya asik memang. Dengan cara canggih pemuda terus saja mengayun-ayunkan yoyo, sehingga bisa berputar terus dalam diamnya, atau naik turun sembari kembali ke jemari tangan lagi, juga bisa di lempar keras, tapi tetap berputar. Inilah asiknya permainan tersebut yang jelas menunjukkan kelincahan dalam melakukannya.


“Diabolo sendiri memiliki keunggulan bentuk dan bisa melakukan apa saja di udara.” Seperti seekor naga hijau yang mempunyai kekuatan perkasa. Serta belitan juga cambukan ekor yang mematikan. Diabolo demikian sungguh sangat liar dan penuh kharisma.

__ADS_1


“Selain itu, kita bisa meniru battle top untuk membuat pertandingan diabolo,” ujarnya seraya membayangkan suatu pertarungan yang sangat heroic antara diabolo terbang, si garuda merah melawan diabolo bercakar seram yang sangat kuat namun dingin dan beku, si harimau loreng Siberia yang sangat menakutkan. Dengan demikian suatu pertarungan yang sangat seru dengan menampilkan keperkasaan yang sesungguhnya layaknya berada di rimba liar yang sangat menegangkan, dimana siapapun yang menang, akan menjadi penguasanya. Demikian juga dalam permainan ini, tentu akan jadi raja permainan tersebut.


“Tak disangka, ada hari dimana aku bisa berusaha untuk tidak merugi dan bersungguh-sungguh merencanakan sesuatu,“ ujar Lin Tian merasa puas akan kerja yang sesungguhnya begitu.


__ADS_2