
“Ini… Ini adalah tulisan asli dari Master Studi Zhong Yu,“ ujar Host sembari menunjukkan lukisan penuh dengan nuansa abstrak dari arts yang sangat membingungkan. “Terlihat sangat…. Sangat….“
Ujarnya dengan sangat sedih dan bercucuran air mata, “Sangat mahal.“
Dengan demikian, maka tentunya kualitas mengikuti. Sebab harga mengikuti kualitas. Atau sebaliknya apalagi ini buatan seorang master paling tenar.
#
Siaran ulang…
“Akhirnya, kami juga tidak mendapatkan info yang berkaitan dengan pakaian tradisional Han. Aku hanya bisa pulang dengan kekecewaan,“ jelas host atas tragedi yang belum lama terjadi itu.
“Aiya, begini saja. Kaligrafi seperti ini, kalau aku juga ikut berpartisipasi, sehari pasti bisa menulis 10 lembar,“ ujar Lin tian meremehkan. Dia tak tahu jika semua itu mesti ada proses. Sehingga selain mudah diterima di pasaran, juga sangat langka, serta tak akan bisa di tiru. Apalagi di buat oleh sang master yang tentunya sudah memiliki asam garam dalam melukis yang dibuat dengan penuh penjiwaan dan pengalaman hidup yang mewarnai setiap lukisan mural nya.
“Hahaha… Kamu tidak tahu ya, master ini sudah menjadi bahan lelucon masyarakat, tapi masih ada yang lebih luar biasa,“ ujar Zhou Weiwei mentertawakan seorang master. “Sejarah hitam Zhong Yu sudah terbuka.“
“Oh, ada hal seperti itu. Cepat, cepat ceritakan!“ ujar Lin Tian sangat ambis untuk mendengarkan kisah yang begitu menggelitik itu.
#
“Leluhurku adalah tabib kerajaan sejak Dinasti Tang. Sehingga aku memiliki pengetahuan yang mendalam terhadap medis dan farmasi,“ jelas Master Gizi menceritakan asal usul sejarah tentang keluarganya yang berasal dari keluarga terpandang. “Sehingga aku telah membuat sebuah keputusan yang melanggar leluhur ku. Akan menyebarkan ilmu gizi oriental kepada dunia. Sehingga, kalian datang di saat yang tepat.“
Dia lalu meracik obat dalam kecepatan tinggi. Di bukanya empat bagian ramuan, yang kemudian dengan komposisi sangat tepat di campur aduk serta dibentuk semacam racikan khas yang hanya keluarga Dinasti Tang ini saja yang memiliki resepnya.
Dan tak berapa lama kemudian, “10 tonik terbagus…“
Sudah terbentuk tonik yang bulat seperti bola namun berisi campuran berbagai ramuan yang sangat berkhasiat.
“Hanya 2222 yuan per buah,“ ujar master gizi lagi sembari menunjukkan harga special yang tidak terlampau mahal-mahal amat.
__ADS_1
Langsung saja yang melihat siaran itu ganti saluran. Dengan remote yang sangat canggih dan mampu merubah secara cepat chanel yang ada dengan sedikit bintik hitam penuh semut, namun langsung berubah sangat jernih.
“Jadi aku telah membuat sebuah keputusan yang melanggar leluhur,“ ujar master juga melakukan sebuah percobaan dengan hasil sangat memuaskan. “Perpaduan Man dan Han, harganya hanya 600 yuan per kotak.“ Sembari menunjukkan ramuan dalam kotak yang sangat keren.
Saluran pun di ganti.
“Jadi aku telah membuat sebuah keputusan yang melanggar leluhur.“ Di Saluran lain juga tengah terjadi pertarungan antar master yang saling menunjukkan kehebatannya salam berkarya sembari melakukan harga sangat istimewa dengan penawaran terbaik. “Sepatu basket kain, harganya 2333 yuan per biji.“
Ditunjukkan sepatu basket hasil karyanya yang sangat keren. Dengan warna biru dengan kombinasi putih dan tali berwarna biru juga. Tentu sangat ringan, elastis dan mudah menggunakan dalam permainan tersebut. Namun bahan pembentuknya sangat mahal karena terbuat dari thermoplastic polimer yang sangat tepat untuk berolahraga. Beda dengan thermos plastic rubber yang sangat kuat karena terbuat dari karet mentah dengan dipadu dengan plastic sehingga sangat kuat saat jadi sepatu, namun kurang lentur saat digunakan dalam permainan oleh raga bola keranjang tersebut.
“Sebenarnya, ada berapa leluhur orang ini?“ ujar Lin Tian mengeluh. Semuanya mengaku punya leluhur bahkan berasal dari dinasti Tang yang runtuh tahun 929 dengan daerah kekuasaan yang sangat luas dan raja yang juga sangat perkasa di jamannya. Apalagi daerah pengaruh yang juga sangat luas. Makanya hal itu membuat para master berkisah kalau berasal dari dinasti ini.
“Hahaha, selain itu barang apa yang mereka jual. Apa itu perpaduan man dan han? Aku tidak akan berkomentar dengan sepatu basket. Kenapa hanya dijual sebelah saja?“ ujar Zhou terus tertawa sembari memegang perut mendengar berbagai penawaran dalam saluran yang terus menerus melakukan promosi tak bertepi begitu.
“Eh… Mari kita lihat situasi studio Hanfu itu. Apakah mereka terkena dampaknya,“ ujar Lin Tian terus melihat layar HP nya.
Nampak dalam layar sebuah baju lengkap dengan orangnya sembari memegang kipas sakti sebagai pegangan anggunnya.
Komentar populer.
- Wah apa baju ini juga dikeluarkan oleh dia yang melanggar leluhur itu.
- Pantas saja harganya mahal ternyata diakui oleh master Zhong Yu.
- Mahal sekali untuk melanggar leluhur.
Sedang memperbarui…
…………………………………………… Konten ini sudah di hapus.
__ADS_1
Komentar populer.
-Tidak ada-
“Eh, sudah dihapus. Tidak mampu bermain lagi,“ ujar Lin Tian.
Lalu kata Lin Tian setelah berpikir sekian lamanya, “Aku putuskan, aku akan membuat janji untuk berbincang dengan mereka,“ ujarnya. Baginya semacam ‘sabdo pandita ratu’, apa yang diucapkan tidak bisa berubah dan harus di kerjakan. Itu yang selama ini
“Ini sepertinya kurang baik, melempar baru ke dalam sumur.”
Yang artinya melemparkan kesalahan kepada orang lain.
Namun kalau sumurnya penuh air, maka akan terdengar blung, dan artinya menjadi mengecek sesuatu apakah dalam atau dangkal dalam hati seseorang yang Cuma mendengar sesuatu dari suaranya. Dalam jika memang isi dari pikiran seseorang itu penuh dengan ilmu yang keluar, serta dangkal andai apa yang keluar dari suara tersebut hanya suatu ocehan tanpa makna.
“Hehe, aku memiliki rencana sendiri,“ ujar Lin Tian dengan segala rencana yang terselubung dalam kepalanya yang begitu brilian.
#
Restaurant Chinese.
Dalam ruangan dan gedung yang begitu tradisional, antik dan penuh dengan nuansa klasik. Di dalam situ tengah terjadi suatu pertemuan diantara para master yang piawai di bidangnya.
“Langsung ke topik pembicaraan saja. Kamu hanya ingin membuat kami tunduk kan?“
“Toko kami sudah tidak memiliki pelanggan selama beberapa hari. Puas kamu?“ kata Desain tradisional wanita.
“Aku ingin menyarankan pada kalian, untuk berganti bidang,” saran Lin Tian yang memberi kata terbaik demi kebersamaan.
“Kamu keterlaluan!“ desainer lelaki marah. Dia merasa tidak dihargai. Keahliannya yang telah menurun beberapa waktu ini terus saja di lecehkan sama direktur Lin yang mempunyai banyak harta.
__ADS_1
“Berganti bidang, kamu adalah Direktur Lin Tian. Kenapa kamu tidak rela memberi kami makan sesuap saja?“ kata sang wanita yang merasa belum menyuap.
Ujar Lin Tian, “Tenang dulu, aku sudah menemukan bidang yang cocok dengan kalian. Tentu saja masih tetap membuat pakaian tradisional Han. Tapi, ada yang berbeda dengan yang biasanya.“