
“Ternyata ini barulah sistem sesungguhnya,“ kata Lin Tian.
“Benar, yang sekarang kamu lihat adalah misi pengembangan bisnismu tiga bulan ke depan. Yaitu misi utama kedua,“ ujar sistem cantik. Dia menjelaskan segala sesuatu yang hubungannya sama
Perhitungan nilai tukar laba/rugi kuartal pertama untung 100:1 rugi 1:100
Misi utama kedua meningkatkan fondasi menambah pengetahuan meningkatkan fondasi adalah langkah pertama bisnis pilih satu bidang untuk mengembangkan bisnis.
Dana sistem 500.000. Aset pemilik : 0.
“Aku tidak mengerti apa semua ini,“ ujar Lin Tian bingung. Begini nih kalau sekolah Cuma sampai pagar depan dan tak pernah makan genteng sekolah, apa-apa serba bingung. Diterangkan juga percuma nggak jelas-jelas. Mesti pelan-pelan. Jadi akan paham pada waktunya. Serta bisa mencerna apa yang baru saja di jelaskan itu.
“Sederhananya memilih satu bidang untuk menjadi batu pijakan bisnismu,“ kata perempuan itu sembari menerangkan bagian-bagian yang ada. Hiburan, makanan, pendidikan, olahraga, dan teknologi. Banyak pilihan, yang menjanjikan. Namun mesti saksama agar tepat dalam suatu bagian pilihan tersebut. Sehingga keuntungan bisa diraih. Kalaupun rugi, tidak terlampau besar. Inilah kecerdikan memilih agar tepat hasilnya.
“Kemudian dana awal 500 ribu mulai sekarang sampai bulan ketiga baru dibuat perhitungan total. Laba bisa ditukar dengan asset dengan pertukaran 100:1. Kalau rugi gunakan nilai pertukaran 1:10.“
“Eh, laba 100 yuan aku akan mendapat 1 yuan. Rugi 100 yuan aku akan mendapat 1000 yuan. Bukankah ini artinya menyuruhku merugikan?“ kata Lin Tian yang tahu hitung-hitungan. Dengan demikian akan sia-sia jika dipergunakan, dan bakalan rugi terus sampai nanti perusahaan yang besar dan tengah berkembang-kembangnya yang dia miliki akan ikut tersita habis. Ini bukanlah sebuah yang indah, namun suatu yang demikian tak baik untuk terus dilakukan. Tapi bagaimana lagi. Aturan bisnis nya sudah demikian. Maklum mendapatnya mudah, maka perginya juga tak lama. Itu bukan suatu aturan, tapi seringkali terjadi,.. dimana orang yang tiba-tiba kaya, berikutnya akan menderita, karena banyak hal. Antara lain karena kacaunya pengelolaan, tak bagusnya manajemen, serta banyak kebutuhan yang mesti dia keluarkan. Sehingga menjadi devisit anggaran yang di miliki. Dan ini jadi sebuah perihal buruk juga mana ada sebuah pemikiran yang kurang sedap guna menghamburkan uang tersebut. Jadi begitulah, yang asalnya memang miskin kembali miskin. Namun begitu hal yang menyedihkan ini tak sampai membuat terlampau merana, karena apa yang sebelumnya tak dimiliki kembali diambil, itu sudah pernah mengalaminya. Beda jika yang awalnya kaya, dan tak memiliki akan langsung terpikirkan serta menjadi beban berat untuk kemudian tak kuat ditanggung lagi. Dan selebihnya hanya berobat dan berobat. Demi memulihkan suatu yang kurang sehat itu.
“Benar sekali.“
“Kalau begitu semuanya berikan pada ayah ibuku,“ ujar Lin Tian memastikan. Dengan masih kerabat, bukankah akan sama-sama jatuhnya pada lingkup keluarga juga. Makanya dia memilih secara acak.
“Dasar lugu, lihat di belakangmu,“ tunjuk wanita itu. Nampak banyak tumpukan berkas. Tentunya ini berisi persetujuan kontrak sebelumnya serta banyaknya aset yang dimiliki dalam sistem tersebut.
__ADS_1
“Ini…“
Peraturan bisnis.
“Di dalam sini menjelaskan larangan-larangan dalam sistem. Semua dana dalam sistem hanya bisa dialokasikan untuk kegiatan bisnis yang normal.“
“Dana sistem hanya ada 500 ribu. Kemana uang yang sebelumnya aku miliki?“ ujar Lin Tian.
“Agar mencegah orang lain mengetahui semuanya sudah di kunci. Setelah dihitung baru bisa dibagikan.“
“Tapi, apa tidak ada uang jajan tersisa untuk ku sama sekali?“ ujar Lin tian sedih, sangat sedih, dan teramat sedih. Bagaimana dia mau membeli makanan semisal cilok atau pisang goreng coklat. Jika semua uang jajan di tahan. Benar-benar kesulitan kini. Mesti pantang dan puasa lagi, sama seperti awal sebelum menjadi kaya kala itu. Harus kerja serabutan lagi diantara kesibukan kuliah dan mengulangi dari nol lagi. Dimana mesti bawa kresek dan sandal jepit lagi. Sungguh sebuah hal yang sangat tak menyenangkan. Serta mesti menabung dulu kalau ingin barang ber merek, serta hutang dahulu secara online dengan resiko seluruh kerabat dan tetangga satu kampung akan di telepon semua.
“Ini adalah dana yang waktu itu kamu dapatkan saat mendapatkan sistem ini. 200 yuan untuk mu. Baru selesai pembaruan aku belum istirahat ngantuk sekali. Sampai jumpa. Namaku Xiaoqian.“
“Tidak ada. Semuanya sudah lenyap. Lebih baik aku tadi tidak memperbaharui sistem. Apa bisa mengembalikannya seperti sebelumnya?“ kata Lin Tian menyesal. “Tidak! Aku masih punya perusahaan. Sekembalinya nanti, aku akan segera mengambil beberapa puluh ribu untukku sendiri,“ kata Lin Tian.
Argh…
Lin Tian berteriak.
“Mana perusahaan ku?“
Perusahaan Lin Tian lenyap. Bayangkan perusahaan begitu bisa lenyap. Ini pertanda buruk dia akan kehilangan usaha sebagai mata pencaharian nya. Mesti mulai dari awal. Ini sungguh sangat menyebalkan. Sebab sangat sulit. Karena harus bertaruh lagi, dan mengembangkan modal lagi. Dari apa yang sudah susah payah dibangun. Walau memang hidup butuh banyak perjuangan, namun jika perjuangannya hanya mengulang saja, bukankah suatu yang membosankan. Itu juga pertanda kalau sebuah yang tak menarik.
__ADS_1
“Bos kemarin perusahaan sudah di akuisisi paksa. Dengar-dengar namanya adalah perusahaan Bosi,“ kata si kembar Duoduo. Dia melapor.
“Perusahaan ku….“
“Jangan halangi aku! Aku mau mencari Zhao si sialan itu! Dia telah melaporkan kita semua,“ ujar Cao Biluo marah-marah. Untung ditahan sama rekannya. Biar tidak semakin kacau sehingga bakal mengacak-acak semuanya. Termasuk muka Zhao.
“Eh… Untuk apa aku marah. Aku bisa menggunakan dana sistem untuk membangun perusahaan baru lagi. Kemudian… Kemudian membuat Bosi mengalahkan ku. Sampai rugi 500 ribu. Setelah dihitung aku akan mendapat 5 juta yuan.“
“Zhao Si ini adalah bintang keberuntunganku. Sebelumnya walaupun aku memiliki perusahaan, tapi aku tidak memiliki banyak asset pribadi.“
Lanjutnya, “Eh… perhatian semuanya. Perusahaan Tian Tianlin kita Salah. Perusahaan baru Tian Lin kita akan merubah bidang. Walaupun sudah tidak ada perusahaan, tapi aku bisa menggunakan sumber daya Qian Pinru sebelumnya.“
Terlihat banyak pilihan dalam sistem tersebut. Ada hiburan, makanan, olahraga, teknologi. Yang mesti di tekan salah satunya.
“Merugi, dengan mengandalkan artis memasarkan, lebih rugi lagi. Aku akan memilihmu… Hiburan.“
Ditekannya kode tombol hiburan. Memang secara pertaruhan. Namun itu mungkin akan sedikit menghibur.
“Ide pertama mengadakan, pertandingan adu percaya diri universitas.“
“Pertandingan adu percaya diri universitas?“
Semua tercengang. Ada yang aneh. Pertandingan macam apa itu si Lin Tian ini ada-ada saja dalam menamai pertandingannya. Yang umum kan macam bulutangkis, sepak bola itu baru pertandingan. Ini demikian. Tentu mengandalkan kreativitas dan pengetahuan dalam memenangkannya.
__ADS_1
“Nama lainnya, Kontes Keanehan Universitas,“ kata Lin Tan menjelaskan.