Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 282


__ADS_3

Drone terus terbang, sembari memantau apa yang ada di bawahnya.


“Mari kita lihat lantai 1,“ ujar Lin Tian yang sudah mulai keringatan, makanya dengan seksama dia mengelap muka tersebut dengan sapu tangan wanginya.


“Itu, sepertinya ada masalah dengan proyektor drone,“ ujar Shishi yang melihat sesuatu yang aneh dengan pesawat tanpa awak yang terus memantau mereka. Seperti mantau anak didik yang hendak di didik saja.


Nampak ada tiga drone yang terus terbang dengan sinar bulat menerangi bagian bawahnya sehingga dengan jelas terlihat dalam gambar.


“Tidak ada masalah, gedung kita memang berbentuk bulat,“ ujar Lin Tian sembari memandang pancaran sinar slide yang bulat pada layar dengan gambaran yang sangat jelas, serta bentukan itu demikian sempurna. Sehingga membuat yang belum tahu mengira kalau itu suatu masalah besar. Lin Tian sedikit tersenyum, serta berpikir, ‘bangunan bulat adalah bangunan yang paling menghabiskan material dan paling merugikan uang hahaha…’


“Bukan, maksudku, Proyektor lantai satu ini tidak ada apapun di dalamnya,“ kata Luo Ningning. Semakin keheranan dengan kosong lantai satu tersebut.


“Benar, memang tidak ada apapun. Bukankah sudah seharusnya lobby dibuat luas dan terang,“ ujar Lin Tian.


Keduanya hanya terdiam. Lalu apa maksud kekosongan tersebut. Tak biasanya lobby kosong.


“Selanjutnya lantai 2…“ Lin Tian menjentikkan jari untuk membawa drone memantau lantai dua yang sangat keren.

__ADS_1


Drone kemudian memperlihatkan denah gedung bulat tersebut, dengan lantai-lantai di dalamnya seakan transparan saja. Sehingga apa yang ada langsung Nampak.


“Lagi-lagi tidak ada apapun. Biar aku tebak, Lobby yang luas dan terang jadi pasti sangat tinggi. Sehingga tembus ke lantai dua, tidak ada apapun,“ tebak Shishi. Sembari menatap proyektor dalam lantai tersebut yang kosong melompong namun sangat tinggi.


“Hebat sekali, kamu benar-benar naga andalan Lintian grup,“ puji Lin Tian akan tebakan yang demikian jitu.


“Aku juga mau menebak,“ ujar gadis itu mulai senang dengan tebakan yang tepat. “Lantai ke 3 juga tidak ada apapun.“


“Benar sekali, kalian hebat. Kamu adalah Phoenix kebanggaan grup Lintian,“ kata Lin Tian. Jika naga hijau dan Phoenix merah saling terjang, niscaya tak akan ada kelompok lawan yang bakalan menyerang kekuatan perusahaan baru tersebut.


“Naga dan phoenix bisa menaklukkan dunia, sekarang aku sudah menemukan dua orang itu. Aku Lin Tian juga bisa diandalkan,“ ujar kaisar Lin Tian dengan apitan dua gadis sebagai permaisuri hayalan yang begitu memukau dunia dan sanggup menciptakan sesuatu yang sangat diandalkan.


“Tidak, tidak ada lift. Gedung baru Tianlin hanya memiliki 6 lantai,“ jelas Lin Tian yang membuat gadis-gadis karyawan baru tersebut terkejut. Bagaimana mau melangkah naik jika lantai demikian tinggi mesti di jalani dengan meniti tangga yang tak berjalan. Pasti sudah akan terasa dampaknya pada lutut yang langsung berasa menua saja.


“Menurut buku panduan pembangunan kantor, peraturan nomor 3.1.3: Kantor dengan 6 lantai atau lebih dari 6 lantai, seharusnya dilengkapi lift, kantor yang memiliki lantai lebih dari 75 m sebaiknya memiliki pembagian area atau pembagian lantai,“ isi aturan itu.


“Kalau begitu bukankah akan sangat melelahkan setiap harinya,“ ujar Shishi.

__ADS_1


“Begitu juga saat pulang kerja,“ kata Luo Ningning sembari membayangkan saja sudah letih. Apalagi betulan. Bahkan saat menuruni tangga tenaga yang dibutuhkan terasa sangat besar, juga kaki itu begitu berat menahan beban tubuh beserta tarikan gravitasi yang ditimbulkan. Sehingga bisa saja sampai parkiran, tubuh gemetaran, dengan lutut seakan mau lepas saja.


“Tidak. Nanti akan ada slide khusus yang bisa digunakan untuk turun ke lantai 1 dengan cepat,“ ujar Lin Tian. Jadi semacam alat khusus seperti seluncuran, namun sangat aman dan nyaman kala di gunakan, dimana langsung mengarah ke sisi barat. Ibarat lubang cacing dalam semesta yang begitu canggih, sehingga membuat langsung terarah dari suatu titik lubang hitam dan keluar dari lubang putih sebagai jarak terpendek dari suatu dimensi yang menyingkat ruang dan waktu dengan mengabaikan pintasan jarak. Jadi untuk posisi ini akan lebih cepat dari menggunakan alat bantu, semisal lift atau elevator.


“Total ada 6 lantai dan setengahnya adalah lobby, sangat tidak efisien,“ ujar Luo.


“Pagi harus naik 4 lantai siapapun akan enggan berangkat kerja,“ kata Shishi sudah membayangkan, jika membolos rasanya lebih menarik daripada meniti empat lantai tersebut.


‘Hehe itu yang terbaik,’ gumam Lin Tian.


“Selanjutnya adalah tata letak keseluruhannya hanya lingkaran terluar dari seluruh bangunan adalah kantor. Bagian tengah dari lingkaran itu adalah area kosong bagian area kosong, Semuanya akan di isi dengan pohon, kita akan melakukan penghijauan bukan untuk tujuan lain, tapi untuk mencintai lingkungan,“ jelas Lin Tian akan fungsi dari gedung melingkar yang boros tersebut, dan tak akan di sia-siakan begitu saja, namun akan di isi dengan pepohonan hijau daun yang sangat nyaman di pandangan serta Nampak melihat seperti hutan saja di kala tengah letih dalam bekerja mencari pekerjaan. “Kalian sabar dulu.“


“Ah, sudah jam 11. Aku lupa bilang, kalau tidak ada restoran dan penginapan di gedung kantor. Sehingga setiap siang, kalian harus kembali ke villa untuk makan. Jadi waktu istirahat siang akan di tambah. Kalau begitu, Paling sedikit 4 jam dari jam 11 siang sampai jam 3 sore. Semua listrik akan dimatikan saat istirahat siang. Jangan harap ada yang bisa lembur,“ terang Lin Tian yang tak suka dengan adanya lembur-lemburan sehingga membuat tidak efisien kerja, serta badan yang sangat rapuh itu akan mudah sakit. Makanya lebih baik di pergunakan untuk istirahat saja, supaya tidak kesemutan dan nantinya bisa menjadikannya kekuatan baru yang seperti awal masuk tadi.


“Jam 11 siang istirahat lalu jam berapa kita masuk kerja?“ ujar para karyawan yang sudah mempertanyakan posisi yang sedikit aneh tersebut. Dimana waktu istirahat dirasa sangat banyak. Tentu akan sangat menyita waktu bilamana tengah menjiwai suatu pekerjaan yang sangat di senanginya, tetapi mesti menghentikannya dan melupakan segala kesenangan tersebut. Jadi ini sangat membosankan. Juga mengurangi semua rasa suka yang lagi di rasakan itu.


“Jam 10,“ ujar temannya dengan memahami peraturan yang nampaknya sedikit rumit dan lain dari yang lain.

__ADS_1


“Adalah tugas saya untuk membalikkan etos modal 9961,“ ujar Lin Tian.


__ADS_2