
Bus dengan cepat melaju. Menyalip apa yang sudah di depan. Sehingga pembalap saling tabrak.
“Kenapa? Seharusnya aku sudah menang kali ini? Kenapa bisa tiba tiba turun salju? “ Jiang Hao sedih. Hampir menangis, namun hanya meneteskan air mata yang deras.
Pesawat terus saja membuang salju. Seakan tengah menyiram kebakaran hutan yang hebat. Namun kali ini justru menumpuk salju secara sembarangan di jalanan. Mestinya salju akan disingkirkan dengan kendaraan berat pendorong salju yang menyibakkan nya di kanan kiri jalan supaya mudah dilewati. Ini sebaliknya salju dengan deras di lempar ke tengah jalanan. Sehingga kendaraan sulit melakukan perjalanan nya.
“Apa semua ini…“ Hao melihat ke sana kemari ke atas… “Salju buatan manusia.“
“Ini adalah trik rahasiaku untuk menambah kecepatan secara terang-terangan,“ ujar Lin Tian yang menyuruh menebarkan banyak salju tersebut.
“Berputar ke selatan hanya demi pergi biru meteorologi dan pengecoran, kenapa dia bisa memikirkan ide ini? “ ujar Kakak Long yang kagum pada pemikiran anak itu dan tak terdeteksi oleh lawan-lawannya.
Ini terjadi sebelumnya, “Buatkan aku hujan salju entah dengan pesawat atau roket terserah! Uang bukan masalah. Beri aku kendaraan itu sebentar lagi akan turun salju.“
“Kenapa tidak percaya, tidak mau jua, aku tambah uang.“
“Lin Tian punya uang juga jangan dipakai seperti ini apa perusahaanmu harganya sangat tinggi? “
Bus terus melaju. Sopir Long kecewa
“Bos hujan salju ini sudah mau habis. Selanjutnya tidak akana da salju lagi,“ujar Long. “Bagaimana kalau kita pergi ke pusat kota dan menyuap wasit?“
__ADS_1
‘Lalu orangku akan menangkapnya dan akhirnya dia akan kehilangan nama baik dan hartanya,’ gumamnya. Dia sudah merencanakan itu dengan matang. Orang-orangnya sudah dipilih untuk menjaga, lalu menguntit dia, dan melakukan penyergapan saat semua kejadian.
“Ajakan tidak benar jangan macam-macam!“ ujar Lin Tian marah. Seakan tahu saja kalau mau dijebak. Dan memang itu sebuah hal yang kurang baik. Bisa melanggar hukum yang tak bisa terbantu lagi. Itu emang semua orang tahu. Tapi kebanyakan juga melanggar semua itu. Hanya agar bisa mendapat kemenangan dengan cara apapun. Termasuk penyuapan seperti anak kecil. Ini yang menjadi pantangan. Dan lin Tian menganggap itu sebagai sesuatu yang tak benar.
“Dengarkan aku ke utara.“
“Apa… apa, bukankah lebih baik kalau kita langsung ke pusat kota?“ Kakak Long terkejut. Rencananya kandas lagi.
“Tenang saja kita akan menang,“ ujar Lin Tian dengan tenang nya. Tak perduli dengan keraguan sopir nya ini. Asalkan selalu mengikuti kata-katanya, niscaya kemenangan bakalan teraih, walau Nampak sedikit membingungkan, tapi itulah rencana. Rencana akan berhasil jika sesuai dengan targetnya. Serta bisa kacau kalau tak dijalankan.
Long bingung dengan rencana aneh yang tak bisa dia deteksi sebelumnya itu.
Bus menuju utara. Menuruti rencana Lin Tian. Dan bergegas menuju jalur tersebut untuk bisa memperoleh kemenangan.
Pertandingan piala Shenhao. Sebuah pertandingan besar. Pertandingan balap dimana hadiahnya demikian besar. Sehingga pesertanya banyak. Dan mesti mengikutinya demi reputasi serta hadiah yang juga bisa diandalkan itu.
“Disini adalah beberapa km sebelum garis finis. Sebentar lagi kita akan mengetahui hasil pertandingan.”
Terus suara terdengar.
“Eh kenapa tidak kelihatan bayangan Yexue. Apa yang terjadi padanya yang terus memimpin di pertandingan?“ begitulah para penggemar yang mulai sedikit kecewa dengan tak adanya jagoan yang sudah sangat dibanggakan serta akan menjadi kenyataan kalau besok atau pertandingan yang akan dating dia mesti ikut.
__ADS_1
“Lin Tian berpartisipasi dalam pertandingan ini, tidak mungkin dia bermain bersih. Tapi aku sengaja membiarkan mobil dibelakang jalan duluan. Mereka tidak terkena jebakan apapun,“ Yexue berstrategi. Ternyata aman-aman saja si Jiang Hao mencapai check poin. Berarti memang tak main jebakan. Dan itu bisa dilakukan untuk langkah berikutnya dimana dia bisa main dengan kecepatan turbo, yang menggunakan gas nitrogen dengan mengeluarkannya mudah saja, hanya sekali tekan pada tombol merah, maka akan melaju sangat kencang mobil super ini.
“Sudahlah tambah kecepatan.“
Ditekan tombol penambah kecepatan. Dia sudah tak main-main. Akan mencapai finis secepatnya. Dan merebut piala itu tanpa menghendaki yang lain bisa merampas dari tangan juara bertahan ini. Dan dengan kecepatan yang hebat serta penambahan nitrogen yang sangat diandalkan oleh para pembalap, maka dengan pasti akan bisa melajukan mobil itu cepat-cepat tanpa perlu meninggalkan resiko kebakaran, sebab gas itu sangat mudah terbakar, tapi sangat cepat menambah laju pembakaran pada mesin itu.
“Itu adalah Vexue ternyata dia terus menyimpan kekuatan sebenarnya. Juara dia pasti akan merebutnya,“ ujar komentator yang terus mengikuti acara live dengan naik kendaraan cepat. Serta tak ingin terlewat pada informasi dari sang pujaan itu. Makanya mereka selalu berusaha melakukan pengambilan gambar secara detail.
“Ternyata memang ada jebakan,“ ujar pemimpin balapan itu dengan menyadari kalau ada yang salah dengan jalan yang hendak dia tempuh itu. “Gawat!“
Duar… duar….
Di jalur kereta. Ini kereta cepat. Laju banter kereta Shinkansen yang tak bisa di hentikan. Atau kalau mencoba menerobos, maka bisa saja bakalan celaka. Dengan benturan keras, lalu mobil terlempar beberapa meter, dan kepala si tertabrak bakalan hancur kepalanya. Makanya lebih baik berdiam diri, menunggu lewat, lalu palang di buka, maka akan aman saja.
“Kenapa bisa muncul disaat seperti ini. Semua ini adalah rencanamu Lin Tian. Tapi setelah mobil ini ke sana aku tetap akan memimpin,“ ujar dia mencoba melaju lagi setelah kereta lewat.
“Eh bukankah ini adalah Susu?“ ujar Lin Tian kembali menggunakan akal diantara okol yang sedikit itu. Dia berharap apa yang dia sebut tadi langsung paham dan merasa tercapai, jadi bakalan berpikir dua kali untuk mencoba menang namun akan di permalukan di tempat yang tak menghendaki kegemarannya ini, atau tetap ingin naik podium dengan tak perduli akan nasib buruknya itu.
Pengemudi terkejut. Dia mengerem mendadak. Kendaraan saling berebut. Ada yang berbenturan, ada yang tak bisa dihentikan. Semua menjadi kacau. Dan yang namanya disebut urung tak melanjutkan lajunya. Percuma. Dia akan membocorkan rahasia besar itu nanti pastinya. Terutama di tempat-tempat penting dimana dia membutuhkan untuk terus melanjutkan kariernya, tapi dia juga tak ingi kehilangan kesukaannya pada dunia balap yang sudah membawanya berulang kali menjadi juara.
“Pepatah kuno di balik setiap pria sukses selalu ada wanita yang diam-diam mendukungnya Sepertinya wanita ini adalah kamu Susu,“ ujar Lin Tian.
__ADS_1