Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 171


__ADS_3

“Bagus sekali pemahaman kalian cukup tinggi. Teruslah berusaha,“ ujar Direktur Lin.


“Sebenarnya aku sudah menyelesaikan seluruh dekorasi,“ kata karyawan teladan nya.


“Eh secepat ini?“ Lin Tian terkejut.


“Lebih cepat sehari membuat kita bisa lebih awal sehari untuk membuka rumah hantu ini. Saya sudah tidak sabar,“ ujar nya lagi.


‘Aku tidak bisa menunggu sampai perhitungan final minggu ini apa tidak bisa biarkan aku rugi besar sekali saja,’ keluh Lin Tian.


“Terpaksa, cepat bawa aku berkeliling. Setidaknya, aku bisa menghilangkan satu kekurangan dulu,“ ujar Lin Tian.


“Aku mau masuk lagi di ruang rahasia sekolah. Kali ini akan berganti pakaian warna lain,“ ujar Su mulai betah dengan lingkungan ruang rahasia yang hangat.


#


“Eh...“ Lin Tian terpana begitu melihat dalam ruangan yang sunyi dengan meja dan kursi banyak namun kosong. “Tiba-tiba aku mengira diriku sudah kembali ke kantor.“


“Untuk ruang rahasia kantor, di sini saya sepenuhnya mengutip struktur tata letak dan desain dekorasi perusahaan Tianlin. Di reproduksi dengan sempurna menggunakan bahan yang paling mahal,“ jelas si ahli dekorasi. Fang.


‘Aku tidak bias membedakan Fang Zidao ini karyawan yang setia atau pengkhianat. Walaupun dia layak di komplain karena keaktifan nya dalam bekerja, tapi dia juga patut di puji karena menggunakan material yang sangat mahal. Sulit sekali, benar-benar sulit.“


“Kalian berdua! Bukannya bekerja, apa yang kalian obrolkan di sini!“ tiba - tiba ada bentakan suara yang membentak. Membuat Lin tian sangat kaget. Teganya di rumah milik nya ini ada yang membentak dengan begitu keras.

__ADS_1


“KPI bulan ini sudah selesai belum, bagaimana dengan laporan bulan lalu. Apa ini adalah jam istirahat! Aku rasa kalian sudah tidak ingin bekerja, cepat pergi ke bagian HRD. Perusahaan Zhu Bawan ini tidak membutuhkan sampah seperti kalian,“ kata Zhu Bawan dengan geram. Melihat anak buah nya demikian tak rajin dalam menyikapi waktu kerja yang di sia-sia kan. Benar-benar membutuhkan sedikit waktu untuk berpikir mesti bagaimana dengan mereka yang malas-malas itu. Harus ada tindakan.


“Jadi begini kondisi di perusahaan di luaran, menakutkan sekali. Kalau aku di luar sana, aku pasti tidak bisa bertahan, bahkan semingguan,“ ujar Lin Tian yang mulai paham kalau dunia keras itu tak hanya di rimba. Dalam dunia kerja juga bisa demikian. Sekali salah bisa langsung kena peringatan. Dua kali salah tentu peringatan nya lebih. Dan kini dia alami sendiri. Tak bisa merugi sedikitpun untuk melawan orang-orang berdisiplin tinggi begitu.


“Bagus sekali kamu sangat bersemangat,“ ujar Lin tian pada Zhu Bawan yang demikian keras dalam memimpin anggota nya sehingga segala pekerjaan yang dia tangani pasti beres dan sesuai dengan harapan semua orang.


“Zhu bawan ini adalah aktor yang aku bawa dari pasar sayur. Dia memerankan pimpinan iblis,“ jelas Fang Zidao merasa senang dengan ucapan Lin Tian yang menyukai peran Zhu.


“Ini adalah Lin Tian, satu - satunya bos rumah hantu ini. Dia juga adalah satu - satunya pimpinan perusahaan Tianlin,“ ujar Fang pada Zhu seraya menunjuk Lin Tian.


“Ah ini. Kenapa kalian tidak memberitahuku lebih dulu. Halo Direktur Lin. Tadi adalah kesalahanku,“ ujar hu Bawan memperkenalkan diri.


‘Hahaha, ruang rahasia seperti ini hanya orang bodoh yang akan datang berkunjung. Tidak hanya kena marah tapi juga sekali lagi merasakan kekejaman masyarakat siapa yang mau mengeluarkan uang untuk dilecehkan seperti ini.’ Gumam Lin Tian senang. “Tunggu dulu. Ada yang salah di kursi ini.“


“Inilah masalahnya, harganya hanya 2000 yuan. Ganti dengan kursi Miller. Itu disebut ergonomis nyata, semua petinggi silikon valley.“


“Tapi merek kali ini terlalu mahal.“


“Tidak mahal, tidak mahal. uang saja kan.“


“Kalau sampai ada pengunjung yang merusaknya bagaimana?“


“Kalau mereka merusak nya, malah lebih baik beli saja yang baru lagi.“

__ADS_1


Semua terdiam dengan rencana gila itu.


“Bos... bos kecil, sebenarnya berapa harga kursi itu?“ tanya Zhu Bawan membisik. Penasaran sekali dia dengan harga yang Cuma buat alat duduk saja. Pasti kalaupun mahal tak akan sempat membuat yang mendengar jantungan. Sebab kursi yang murah juga banyak. Kalaupun tak ada kursi, bangku lipat di taman juga bisa di tarik ke tempat itu hanya untuk sekedar membuat orang bisa duduk dan kerja yang segar sampai jam kerja usai tanpa harus komplain dengan atasan karena mesti lembur.


“17000 yuan 1 kursi,“ bisik Fang Zihao yang tak enak kalau di dengar bos nya. Apalagi itu sangat besar untuk jumlah nya. Takut dia akan marah jika akan mengeluarkan dana yang pasti menguras uang perusahaan nanti nya.


“Mananya yang Yuan, ini sama saja dengan merampok. pantat siapa yang begitu mahal,“ ujar Zhu Bawan kaget. Benar-benar barang yang sangat mahal. Dan tak layak kalau di buat demikian saja. Tentu barang juga mengikuti harga. Semakin mahal apa yang ditawarkan, pastinya bahan pembuat serta pembentukan nya akan sangat bagus. Tak terkecuali dengan berita mengejutkan satu ini, pasti sangat mewah nanti nya.


“Halo, Herman Miller, aku mau memesan kursi. Sekitar 200 biji. Halo...“ ujar Lin Tian segera bicara dengan jelas di telepon nya. “Hei aneh sekali, kenapa mereka menutup telepon. Dia juga berkata kalau aku adalah penipu yang mempermainkan nya,“ ujar Lin Tian tak terima di bilang demikian. Siapa bilang kalau itu dia. Tentunya bakalan dia buat mereka menyesal tengah mengira hal yang keliru. Dia adalah sangat serius dengan omongan serta rencana nya meskipun demikian terasa mengigau, karena apa yang di butuhkan sangat besar jumlah nya buat barang seperti itu. Dan sangat jarang orang yang membeli berkat harga nya yang demikian mahal itu.


“Huh kalau begitu, aku pergi ke toko mereka saja, untuk membeli kursi, sekarang aku akan pergi,“ kata Lin Tian bergegas menghampiri Herman Miller supaya percaya kalau dia tak main-main dengan perkataan nya yang tengah ada ide untuk bisa merugi sangat banyak sehingga nanti sistem akan dengan cepat mengganti biaya yang sangat besar itu.


“Bagaimana sekarang?“ tanya Zhu setelah kepergian Bos Lin.


“Direktur Lin belum merasakan skenario sebenar nya di dalam ruang rahasia ini. Siapa yang harus mencoba nya?“ Fang kebingungan dengan tingkah Bos nya yang tengah berburu barang mahal demi sempurna nya tempat hiburan menyeramkan itu. Pasti orang bakalan langsung merasa seram demi mendengar harga yang sangat besar tersebut.


Tap..


Ma Keji berlari menuju ke para senior yang tengah memberi pesan singkat nya.


“Para senior. Ada pesan apa?“ tanya Ma Keji sekaligus di harus kan mencoba ruang rahasia untuk yang pertama kali nya.


“Hehehe...“

__ADS_1


__ADS_2