
“Kepala keluarga sekarang sedang berada di keluarga Li untuk merencanakan bisnis besok. Dengan memanfaatkan kesempatan ini aku sudah melakukan suatu hal. Memegang silsilah keluarga Qian.“
“Ini…“
Qian Duomei.
Qian Duohao.
“Adik-adik, ini kalian sekarang sudah kembali menjadi keluarga Qian.“
Sambil menunjukkan catatan pada buku. Dengan begitu tuntutan mereka sudah berhasil. Dan itu membuat Qian Duoduo telah kembali pada keluarga besar tersebut.
“Tapi, kalau tidak menggulingkan kepala keluarga, mereka tidak akan aman,“ ujar Lin Tian. Merasa bahwa itu adalah cara satu-satunya demi terhindar dari masalah yang besar. Sebab dengan berkuasanya orang itu, maka masih merupakan ancaman bagi Qian Duoduo.
“Benar, selain itu setelah menggulingkan kepala keluarga, Aku masih ada rencana lebih besar lagi. Menumbangkan keluarga Li…“
Semua terkejut. Rencana gila. Sekaligus mengerikan. Sebab mesti menghadapi kekuatan luar biasa yang kali ini masih bertahan di posisinya. Dan itu tentunya akan sulit di capai. Bisa namun tak mudah. Makanya menganggap hal ini gila. Tidak hanya dirinya saja yang menjadi korban kalau gagal, namun juga nama keluarga besarnya itu.
“Itu adalah keluarga terbesar nomor 3. Mana mungkin kalian mampu untuk menggulingkan keluarga Li.“ Itu berarti sebuah kekuatan yang besar. Satu keluarga saja sudah sulit di taklukkan. Ini sebuah keluarga yang termasuk tiga besar. Tentu mengalahkannya mesti mempunyai berbagai kelebihan. Dan pertarungan itu tak hanya soal kuat atau tidaknya dalam berkelahi. Tapi juga memiliki kemampuan tertentu yang bisa di andalkan sebagai yang paling unggul. Pada sebuah keluarga, tentu punya salah satu jagoan paling kuat yang di andalkan.
“Tidak perlu ragu ragu dalam mengambil keputusan. Lakukan.“ ujar Lin Tian yang Awalnya, bersiap menjadi mata-mata. Kali ini langsung saja membawa pasukan keluarga Qian.
“Kalau begitu sampai jumpa di pertemuan keluarga Qian. Nanti. Detailnya, nanti saja kita bicarakan, aku masih ada masalah yang lebih penting,“ kata Kepala Sekolah Qian yang tentunya masih akan berencana untuk menyusun posisi terkuat demi bisa mengalahkan keluarga Li itu. Keluarga yang kuat, kalau bisa dikalahkan, maka keluarganya akan menjadi semakin kuat serta tingkat popularitasnya juga akan semakin naik saja, untuk menggantikan posisi tiga dalam urutan kekerabatan yang besar. Sebab keluarga pada daerah itu juga menjadi kekuatan yang menentukan. Dengan persaingan antar keluarga demikian, maka akan menjadi saling adu unggul, antara yang satu di atas yang lainnya. Sehingga jika kemenangan teraih, maka hampir segala posisi terutama yang sangat strategis bisa dimiliki oleh keluarga tersebut.
“Benar, sekarang yang paling penting adalah mengambil hadiah dari misi.“
__ADS_1
Misi utama 1. Keberhasilan 85%
Hadiah: bisa mendapatkan atribut pendeteksi (tingkat keberhasilan 50%.
Bisa mendapatkan penyesuaian atribut (tingkat keberhasilan 80%)
Atribut XX (tingkat keberhasilan 95%)
Misi tersembunyi (tingkat keberhasilan 100%)
“Eh ada dua lagi hadiah yang belum diberikan. Asalkan bisa menyelesaikan masalah keluarga Qian perusahaan akan bisa berkembang. Tapi biarlah aku mencoba kemampuan baru dulu.“
Zhubajie coffee. Sebuah restoran ternama.
“Xiaolong atau seharusnya Kakak Long, ada dendam apapun kita akan selesaikan sekaligus,“ kata Lin Tian telah berhadapan dengan Long. Tak ada takut-takut nya dia. Selain karena mengejar target misi, juga suka sekali main game. Game beginian sudah sering di mesin ding dong atau PS terdekat. Dan seringkali menang. Kalaupun kalah itu tak menyakitkan. Hanya sedikit nek serta membuat amarahnya menanjak kuat.
“Lin Tian aku terpaksa bilang, kalau kamu telah membuka mataku. Tapi kamu tidak bisa melawan orang yang baru keluar dari neraka. Kamu sudah melihat teknik bela diri Su Wumei aku juga tidak akan menyembunyikannya lagi. Serang aku… Seni bela diri kuno pukulan keluarga Su.“
Tangan Long menyala api. Sekali sambar, tentu tubuh musuh akan hangus. Tidak sekali dua kali. Kali ini untuk kesekian kali nya dia akan mengandalkan jurus andalan itu demi menunjukkan kemampuan hebat yang ada dalam dirinya. Musuh mesti paham itu. Sehingga berpikir beberapa kali untuk berani-beraninya melawan dirinya yang sangat jagoan dan punya ilmu sulap andalan. Tangan berubah jadi api, dan musuh akan berubah menjadi debu. Sehingga dari debu akan menjadi debu lagi. Itu tujuan tak mengenakkan dari memiliki kemampuan hebat demikian.
“Hei kebetulan sekali.“
Atribut pendeteksi. Mendeteksi bagian tubuh Xiaolong. Apa-apa saja yang paling kuat dan lemah. Sebab pada tubuh manusia terdapat berbagai keunggulan keunggulan yang dimiliki. Diantara keunggulan itu, ada saja kelemahan yang mesti dipergunakan untuk menutupi satu kelebihan tersebut. Dan sistem mampu mendeteksi tersebut. Inilah kelebihan Lin Tian. Jadi mesti mencari titik lemah lawan, supaya bisa melancarkan serangan pada daerah tersebut.
Kecerdasan 4, Kekuatan 3, Penampilan 3, Semangat 5, Keberuntungan 3.
__ADS_1
“Hehe mulai… Pengaturan atribut.“ dengan melihat hal itu, keberuntungan sepertinya yang kurang. Sementara untuk semangat jangan di lawan. Itu terlampau beresiko serta sangat sulit menundukkannya. Maka yang terbaik adalah mengincar bagian terlemah dari atribut tersebut.
Swosh…
Long memukul. Dia hendak mengerahkan segenap kekuatannya. Serta semangat yang sangat besar. Maka untuk beberapa menit ke depan pasti sudah bisa mengalahkan pemuda di hadapannya yang kali ini benar-benar kurang pengetahuan sehingga berani melawan dia yang semangat nya sangat besar ini.
“Ada orang yang mencuri serangan,“ ujarnya kemudian. Ada sesuatu yang mengerikan dating. Itu adalah bentuk lain dari permainan yang tak dia inginkan namun bisa menjadi batu sandungan demi kemenangannya.
Bur.
Plak.
Eh…
“Maaf – maaf… tiba-tiba tanganku licin.“ Ternyata ada yang membawa minuman serta mengenai tubuhnya. Tak sengaja. Pelayan ini demikian khawatir. Kalau-kalau pukulan maut dengan bajra, atau api yang menyelubungi tangan Long ini bakalan beralih kepadanya dari si pendekar Lin Tian itu. Sehingga akan menjadi hal mengerikan kalau hal tersebut terjadi. Langsung saja kemudian dia akan terhenti bekerja di ruang tersebut karena pukulan yang mengenai jidat hingga remuk itu. Kalau tidak akan membuat dagingnya menjadi daging panggang kriuk akibat langsung matang. Makanya sebisa mungkin dia meminta maaf serta berlalu secepatnya. Agar batang hidungnya jangan sampai masih tampak di muka kakak Long.
“Lin Tian, kamu yang cari masalah. Ini…“
Drug…
Benar-benar menjadi masalah. Genangan air dari minuman tumpah itu menjadi penghalang baginya buat ******* tubuh si Lin Tian menjadi abu dengan pukulan yang kesaktiannya setara dengan ajian serat jiwa ini.
“Hahaha… jurus itu benar-benar mengasikkan.“ Lin Tian tertawa terbahak-bahak. Melihat musuhnya jatuh bangun mengejar nya. Kalau tidak ada ke tidak beruntungan yang di derita lawannya itu, barangkali saja akan membawa masalah yang sangat mengerikan bagi nya. Dalam sistem itu terbaca…
Keberuntungan : 0
__ADS_1