Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 62


__ADS_3

“Ternyata benar kecerdasan adalah kunci dalam berkelahi. Energi di sekujur tubuh Xiaolong terlihat jelas di dapat dari lingkungan di sekitarnya pasti energi dari luar. Peralatan gudang emas portable. Dan selagi energi itu berasal dari luar aku bisa menyimpannya di dalam gudang emasku. Sepertinya aku harus lebih banyak menyimpan energi untuk ke depannya...“ Lin Tian terus berusaha memahami apa yang ada di depannya kini. Tentang ilmu musuhnya itu serta bagaimana cara menaklukkannya. Dia mesti mengamati secara sungguh-sungguh.


“Barang keren ini aku mau harus memilikinya.“


“Kerahkan semua jurusmu, tapi bagaimana pun juga aku tetap akan lebih kuat darimu“ ujar Lin Tian dengan nada meremehkan. Karena memang benar, semakin si lawan marah maka energi kuat sekalipun menjadi tak terkendali, dan dia berhasil mendapatkan sebuah kelemahan itu untuk bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.


“Tidak, pasti kamu berbuat licik untuk membuatku berhalusinasi,“ ujar Xiaolong yang masih tak mengakui keunggulan Lin Tian. Karena juga tak yakin mengapa anak muda begitu sudah berhasil mengalahkannya yang ilmunya demikian tinggi. Kalau bukan akal-akalan maka hal itu tak mungkin terjadi. Makanya dia masih beranggapan kalau lin tian membuatnya berhalusinasi yang menjadi tak bisa mengontrol segenap energi dahsyat dalam dirinya yang hanya semacam mainan saja.


Lin Tian terdiam.


“Hari ini aku harus mengalahkan mu walau aku harus menguras seluruh darah dan tenagaku,“ ujar Xiaolong. Berniat sekali untuk segera bisa menundukkan anak muda yang selama ini sangat sulit untuk bisa ditaklukkan.


SUPER SAIYA.


NAGA DUNIA.


MODE TERKUAT.


Sat….


Seraya mengangkat dua tangan.


“Semua orang yang berhutang budi padaku. Serahkan semua energi kalian padaku…“ ujar Xiaolong yang berusaha mengumpulkan energi sangat kuat dalam dirinya dengan meminta bantuan pada mereka-mereka yang sudah berhutang budi padanya. Ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat tentunya. Karena banyak orang dengan energi yang juga tak main-main. Kalau satu orang saja sudah sangat dahsyat, apalagi dia berhasil mengumpulkan puluhan orang, maka tentunya akan berpuluh-puluh kali lipat energi yang berhasil dia kumpulkan. Dan hasilnya bakalan mengerikan buat lawan nya.


Energi meluncur ke satu titik, Xiaolong. Sehingga tubuhnya sampai bersinar, berkobar-kobar dan penuh energi yang terus dia tampung.

__ADS_1


“Oh, hebat sekali... cepat serang aku,“ kata Lin Tian sudah tidak sabar dengan keadaan ini. Dia ingin segera merasakan kehebatan ilmu yang dimiliki lawannya yang sudah berkali-kali dia kalahkan. Dan kali ini untuk kesekian kalinya dia ingin mengalahkan lagi.


“Permintaan sebodoh ini baru pertama kali aku dengar. Terimalah serangan dari keluarga Long.“


“Aku tidak percaya kamu bisa bertahan dari jurus Li.“ Long sangat yakin akan kemampuannya. Sekian lama dia mengandalkan jurus maut itu. Hanya dipergunakan jika menghadapi lawan yang sangat tangguh. Dan sejauh itu tak ada yang berhasil mengunggulinya. Tak terkecuali pemuda yang masih kuat itu. Dia pasti dengan segera akan menjadi kacau untuk kemudian takluk dengan jurus andalan keluarga Li ini.


Tak…


Lin Tian lalu menjentikkan jari. Dan benar, dia kemudian menghilang. Hal ini membuat lawannya terkejut.


“Gudang emas menerima satu buah peluru kepopuleran. Kalah dan menang sudah jelas nanti kalau kamu sudah mengumpulkan peluru kepopuleran lagi. Datang carilah aku.“


#


Starbacks…


“Eh misi baru. Membuka misteri master Qigong,“ Lin Tian membuka HP dan langsung ada tugas misi yang mesti dikerjakan jika menginginkan hadiah yang lumayan besar demi kelangsungan tugas-tugas berikutnya. Dan misi kali ini tentu saja bukan hal yang mudah seperti sebelumnya yang selalu berganti dengan tingkat kesulitan yang semakin sulit saja.


Syarat : mendapatkan energi asli.


Hadiah misi kecil....


Menerima iya / tidak. Itu saja.


“Ada misi, harus dikerjakan. Tidak perduli misi apa itu...“ ujar Lin Tian memantapkan diri. Sebab seperti biasanya satu misi yang sulit ini merupakan langkah menuju ke misi berikutnya yang tentu tantangannya akan lebih berbobot.

__ADS_1


Kerjakan misi kecil : master seni bela diri tahap pertama membuat jurus andalan dalam 3 hari


Hukuman kegagalan : meridian kacau menjadi kesetanan tidak terkendali jurus andalan.


“Kemana aku harus berlatih?“ sedikit bingung juga. Tanpa persiapan, serta kurangnya pemahaman akan ilmu seperti itu. Namun dia mesti mencari agar bisa mengatasi misi sulit tersebut.


Trrr trrr trrr…


HP getar. Ada orang yang menghubungi. Segera dia mengangkatnya. Barangkali memang penting. Atau setidaknya bisa menunjukkan tempat berlatih agar dia bisa dengan mudah mengatasi misi yang baru saja akan dia lalui itu.


“Halo.“


“Direktur Lin gawat. Keluarga Qian sudah mengetahui gerakan kak Pinru. Mereka sudah menangkapnya,“ kata Qian Duoduo melapor. Pinru yang sudah membantu mereka dan kini tengah berteman dengan Lin Tian rupanya tak banyak saling kenal dan waktu luang bersama mereka. Dalam tempo yang tak lama langsung saja sudah kena oleh kelompok keluarga yang tengah meraka incar itu.


“Tenang dulu, apa kalian terluka?“ tanya Direktur Lin Tian terhadap karyawannya yang sudah berhasil di kalahkan musuh itu. Jangan-jangan dia sampai menderita, atau mengalami luka yang cukup serius.


“Kami tidak apa –apa,“ jawab Qian. “Tapi karena kami dia mengembalikan buku keluarga Qian secara sembunyi-sembunyi. Saat pulang ke rumah tanpa sengaja dia menyentuh jebakan dan tertangkap.“


“Kalian sembunyi dulu saja. Aku akan segera membereskan mereka.” Ujar Lin Tian yang lega, namun dia mesti segera bertindak. “Pertama-tama mencari jejak keluarga Pinru. Kali ini tidak ada bantuan lagi, aku terpaksa menggunakan kartu emasku. Bergeraklah semua mataku yang tersebar di seluruh kota.“


Sambal memegang uang. Lewat itu dia bisa membuka jalur dan apa yang tertutup dengan sedikit mudah. Dengan menyebar dan menyuruh orang, bisa saja. Atau hanya dengan menyentuh, karena ilmunya sakti maka dia bisa mendeteksi kemana jalur uang itu sebelumnya.


“Baik.“


Pengemis membuang sesuatu. Tak guna.

__ADS_1


“Geng gelandangan bergerak. Ayo kita bantu adik Lin.“ Mungkin orang-orang ini demikian remeh. Namun demikian banyak jumlahnya menjadi sebuah mata-mata yang paling tak kentara. Sehingga tak jarang orang-orang hebat yang menjadi mata-mata salah satu dengan menjadi orang beginian. Karena mereka suit dikenali, serta tak mudah bergaul dengan orang. Jadi tak menutup kemungkinan kalau berikutnya bakalan berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Yaitu informasi berharga tentang siapa dan apa yang diinginkan itu. Memang mengherankan. Keberadaan para gelandangan itu silih berganti, dan seakan tak banyak dikenali sebagai orang-orang yang bebas keluar masuk daerah tertentu tanpa dicurigai. Mereka sebagai orang yang bebas dengan langit sebagai atap rumahnya dan bumi menjadi alas kaki. Sedemikian bebasnya. Karena banyak orang-orang yang beranggapan mereka memang miskin, tak punya tempat tinggal serta biaya untuk mengadakan hal yang demikian itu.


__ADS_2