
“Wah. Bukankah itu Nai Fei dia juga ikut kontes aneh,“
“Aku punya kumpulan foto lengkapnya di komputer. Ini pertama kalinya aku bertemu orang aslinya. “
Langsung matanya penuh dengan warna merah hati. Maklum begitu mengidola sama sang idola. Sehingga asal bisa melihat saja sudah langsung berbinar-binar.
“Aku mau pergi meminta tanda tangan dan foto bersama,“ kata baju putih sembari berlari.
“Aku juga mau menjadi peserta. Mungkin saja dia jatuh cinta padaku,“ ujar kaos kuning sangat antusias. Kapan lagi kalau bukan hari ini. Sebab lain waktu belum tentu ada kesempatan mengambil gambar bersama para model. Apalagi ini Cuma membayar segitu, bisa diatur. Nanti momen bersama itu akan dimanfaat kan sebaik-baiknya demi mendongkrak popularitas di sekolah atau pada kawan-kawannya. Serta pada sosmed nanti bakalan di tambahin dengan kata-kata bagus agar semakin menambah hal positif yang masuk dan membuat semakin besar rasa percaya diri. Model siapa yang nggak ingin.
“Kontes perusahaan Tian Lin begitu banyak diikuti gadis cantik grup sahabat Su Xueqing juga ikut.“
“Ayo ke sana.“
“Mohon pelihara aku.“
“Pelihara aku. “
Semaki banyak yang antusias dan segala usaha di coba. Semua tertarik untuk mengikuti acara itu.
Syu….
Angin bertiup.
Menerbangkan dedaunan.
“Gawat, begitu banyak peserta pasti ada sponsor kemari. Teman-teman hadiah kontes keanehan ini terlalu sedikit. Tetap ikuti kontes bakat saja,“ kata panitia kontes bakat.
“Benar benar benar. Cepat mendaftar ke kontes bakat saja,“ kata Lin Tian yang takut kalau ajang miliknya banyak peminat. Nanti uang dari sistem tak akan cair.
__ADS_1
Pada heran.
Panitia sana juga.
“Kamu. Beraninya kamu menyindirku,“ ujar kontes bakat merasa tersindir. Maklum pada memilih ajang lawan, tetapi malah menyuruh ke situ, bukankah itu sebuah penghinaan.
“Semua peserta kontes bakat akan mendapatkan hadiah 50 Yuan,“ ujar panitia kontes bakat mencoba memberi daya tarik agar kontes mereka laku.
“Serius? Baik ayo kita peras dia,“ kata para peserta yang bimbang. Berikutnya mereka ingin mengeruk harta tersebut hanya dengan mendaftar saja. Mumpung masih ada kesempatan. Nanti kalau tua sedikit, atau sudah tak tampan lagi, bukankah tak akan ada kesempatan untuk memilih.
“Benar juga, tak disangka ada cara ini juga,“ kata Lin Tian dapat ide, biar tidak dikira menyinggung perasaan lawan.
“Perhatian - perhatian… Semua peserta kontes teraneh setiap orangnya harus membayar biaya pendaftaran sebesar 100 yuan,“ kata Lin Tian biar para pendaftar kabur. Dan dia tak dikira menyindir kontes bakat.
“Hei bukankah ini namanya penipuan?“ ujar peserta yang tak ingin kehilangan uang segitu besarnya.
“Yang tidak mau, pergi saja ke kontes seberang,“ ujar Lin Tian mengarahkan.
“Aku mau mendaftar!“ kata peserta langsung.
“Jangan menyela antrian, aku datang duluan,“ kata yang lain merasa di serobot tempatnya.
Kerek.....
Pada selfi. Dengan senang. Mulai mendekati model dan diambil gambar.
“Lin Tian, walaupun ini tidak cukup untuk membalas budi mu. Tapi asalkan aku bisa membantumu aku pasti akan membantu,“ ujar Su Xueqing.
Dia membawa poster dengan tulisan aneh yang bunyinya, ‘AYO DAFTAR KONTES TERANEH. AKAN MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK BERFOTO BERSAMA MODEL TERKENAL.’
__ADS_1
Suram.
Si Lin Tian. Usahanya tak berhasil. Yang mendaftar malah semakin banyak saja.
“Kamu ini memanfaatkan mereka. Apa kamu pernah bertanya, bersediakah para model tersebut.“
“Adik Lin Tian tentu saja kami bersedia.“
“Benar – benar,“ ujar para model yang dengan senang hati membantu. “Mendukung anak konglomerat yang di gaet nona Su Xueqing mana mungkin kita tidak mau.“
“Jangan bicara lagi, daging empuk yang datang ke ujung bibirku ini adalah milikku jangan merebutnya dariku.“
“Aku mau mendaftar,“ ujar pendaftar sembari membawa dua lembar uang. Dia sangat bersemangat sekali. Antusias. Demi bisa mengambil gambar bersama dengan model-model cantik dan popular itu. Apalagi momen demikian lumayan langka. Bayangkan jika tidak demikian, meskipun hanya mengambil gambar saja, maka mesti membayar yang lumayan mahal. Paling-paling nanti di kasih Cuma sekali jepretan saja. Tentu tak bisa mencari gambar mana yang paling menarik dan akan dia jadikan PP atau di pasang bingkai agar menjadi sebuah kenangan yang terindah.
“Tapi harga satu lembar foto bersama 100 yuan mahal sekali,“ ujar peserta paling aneh dan kuyu, ditambah lagi dengan membayar biaya yang sangat besar, menambah tampangnya semakin aneh saja.
“Kamu bodoh ya, pergi dulu ke kontes bakat untuk mendapatkan 50 yuan. Selain itu kamu hanya mengeluarkan 50 yuan untuk mendapatkan foto bersama dengan sederet model. Jadinya untung kan?“ kata peserta lain memberi saran yang lumayan bisa diterima akal. Namun menjadi aneh ketika setiap kontes mengeruk uang dari para pendaftar, tapi kali ini justru membagikan uang hanya demi mendapatkan banyak kontestan yang nantinya akan bisa di adu dengan peserta lainnya.
“Tunggu, aku ke sana dulu mengambil uang pendaftaran, nanti kita mendaftar bersama.“ Kan semakin aneh saja usaha para pencari untung itu. Sehingga mereka tak mengeluarkan uang pendaftaran, tapi malah mendapat uang. Untung panitia nya kaya, sehingga tak masalah jika hanya mengeluarkan uang segitu saja.
“Kalian… Kalian menindas ku,“ ujar kontes bersama menangis. Selain kehilangan uang, para peserta akhirnya juga mengikuti kontes aneh, serta uang mereka akan dikumpulkan oleh kontes aneh.
Lin Tian sendiri bingung. Usahanya justru digagalkan oleh rekan sendiri yang berniat membantunya karena dia terlampau baik sebelum ini dan merasa berhutang budi kepadanya, namun malah membuat tak bisa dipahami sistem sehingga hadiah tak bisa di ambil kalau tak sesuai ketentuan yang disepakati.
“Bos hari pertama sudah ada 2000 pendaftar setiap orangnya 100 sudah ada 200 ribu yuan masuk kantong,“ lapor Qian sangat senang. Uang segitu bagaimana mendapat lagi jika bukan acara aneh yang justru tak dikehendaki oleh penyelenggaranya. “Kalau begini terus tiga hari bisa mendapat untung 600 ribu yuan.“
“Kontes belum mulai sudah mendapatkan untung (600-500\=100 ribu yuan) kalau dihitung menggunakan nilai tukar laba rugi aku hanya mendapat untung 1000 yuan. Tidak bisa aku harus mencari cara. Aku harus terus mengeluarkan uang untuk merugi,“ kata Lin Tian.“Qian Duoduo, lain kali jangan berikan laba itu padaku. Segera habiskan uang ini. Uang yang kamu gunakan sendiri.“
“Tapi jika di jumlah uang ini mencapai 1 juta yuan uang sebanyak ini,“ ujar qian yang merasa sangat saying kalau uang sebanyak itu tak dimanfaatkan secara maksimal.
__ADS_1
“Berikan sepasang sepatu basket Mike untuk setiap peserta. Beri mereka bekal gratis. Pokoknya habiskan uang tersebut,“ ujar Lin Tian. Dengan demikian masih ada harapan untuk mendapatkan uang dari misi.