Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 142


__ADS_3

Seminggu setelahnya, pertandingan dunia 2020.


Ramai sekali penonton. Mereka memadati sekeliling panggung yang bakal menjadi arena pertandingan kelas dunia yang demikian di nanti-nanti.


“Selanjutnya kita sambut tim dari Korea... Tim GGR.“


“Mereka memiliki anggota yang disebut-sebut sebagai pendatang baru terkuat, Li Haojian“


“Li Haojian kamu tampan sekali!“


“Li Haojian, semangat pemuda berbakat Li Haojian...“ ujar para fans yang selalu merindukan kehadiran pemuda tampan dengan wajah imut itu.


“Terima kasih semuanya,“ ujar Li Haojian yang gendut dan penuh dengan para fans itu. Layaknya bala pasukan yang demikian mengaguminya yang tak hanya di negeri sendiri, namun juga di luar negara nya sehingga membentuk komunitas yang demikian fanatik. Itu juga yang membuat dimana-mana dia digandrungi serta akan selalu meriah kala kehadirannya di tiap panggung yang memanggil dirinya. Untuk itu sudah tak pelak lagi keberuntungan pasti bakalan terjadi kalau dia hadir. Apalagi orang-orang negeri itu benar-benar telah populer di seantero jagat.


Fans pada bengong.


“Siapa kamu?“ ujar fans GGR sedikit marah melihat yang datang. Mereka tak menyangka dengan keadaan ini. Sangat berbeda dengan photo profil yang terlihat. Pada kenyataannya justru perut buncit dan agak lain dari biasanya yang berbadan sixpack dan sangat ideal itu. Menyaksikan hal ini tentu saja pada mulai mundur perlahan. Tak disangka demikian. Memang waktu terkadang sanggup merubah seseorang. Baik fisik maupun mentalnya. Fisik yang semakin lama semakin keropos akan membentuk seseorang menjadi tak menentu. Bukan hanya pada manusia. Pada bintang di galaksi juga demikian. Waktu yang terus berjalan akan membuat satu bintang cemerlang lambat laun akan kehabisan energi, kemudian membengkak, semakin besar menjadi raksasa merah, yang akhirnya meledak saat tak kuasa menahan laju bobot nya. Sehingga menyeret segala bintang di sampingnya dalam posisi yang tak stabil. Demikian juga manusia, akan semakin rentan pada suatu ledakan. Hingga akhirnya sirna seiring waktu yang berjalan. Hanya usaha keras yang sanggup mempertahankan kondisinya sedikit lebih panjang, walau akhirnya sama saja menjangkau keabadian. Tapi usaha akan berbanding lurus dengan hasil.


“Entah bagaimana kemampuan Li Haojian, apa bertambah... sama seperti berat badannya?“


“Kita segera mulai pertandingan.“


“Penampilan mereka sudah rusak berarti keahlian mereka meningkat, pasti ada hasilnya dalam 20 menit.“ ujar para komentator yang mulai menyangsikan hasil yang bakal di raih. Dengan kondisi yang sedikit berbeda dengan biasanya yang bisa saja membuat mereka tak nyaman dalam bertanding.


Pertandingan dimulai.


Main mouse. Meletakkan kursor yang tepat. Dan menyeret nya ke suatu posisi yang paling manis.


Tak tak.


Terus main keyboard. Memperhatikan apa yang mesti di perbuat dengan huruf-huruf yang ada di komputer tersebut serta taktik apa yang mesti dilakukan guna memperoleh hasil maksimal dalam permainan nya.

__ADS_1


20 menit kemudian


Hasilnya tim GGR melawan LJR 0:1


Banyak penonton gelisah. Menyaksikan hasil yang sudah dapat di tebak sangat mengecewakan itu. Tapi mau bagaimana lagi. Ini sebuah pertandingan. Bukan suatu akhir dari segalanya. Masih ada periode lain waktu. Mungkin lain kali tak perlu makan makanan enak, atau cukup dengan tofu dan tempe kriuk itu sudah cukup, daripada makan dari ransum yang dikirim dan sangat leat tadi ternyata benar-benar menjerumuskan. Ada makanan enak, tapi bukan suatu hal yang memberi semangat bertanding.


“Tidak bias, aku tidak bisa bermain dengan maksimal, aku ingin makan. Mana pelayan, aku mau pijit. Cepat panggil mereka,“ ujar Ji Haojian kemrungsung. Rupanya dia sangat menderita. Terutama pada perutnya yang berangsur menjadi subur. Dan pada seleranya yang kali ini benar-benar dimanjakan oleh perusahaan yang sepertinya rugi juga tak mengapa. Agar semuanya senang. Walau kalah tapi tetap senang. Dan pulang ke negeri nya juga dengan semangat senang nya.


“Li Haojian bertahan dulu 20 menit, setelah ini kita bisa istirahat,“ ujar tim lain nya. Yang merasa kalau jagoan mereka kali ini tengah dalam masalah besar. Tidak bisa tidak untuk menjaga kestabilannya, suatu hal yang sangat sulit di kala seperti ini. Dan itu berdampak buruk pada hasilnya.


Pertandingan dilanjutkan.


Tak.


Menekan tuts keyboard.


GGR... Keringatan.


#


Pertandingan dunia 2020.


GGR x LRJ (tim pejalan kaki) skor 0:2


Tim GGR kalah.


#


Beberapa jam kemudian


“Pertandingan hari ini berakhir. Di babak pertama pertandingan dunia ini tak disangka muncul insiden seperti ini“

__ADS_1


Tim Korea XOX semuanya tereliminasi.


“Selain itu mereka ribut mencari makanan, saat meninggalkan lokasi, juga mencari pelayan mereka. “


“Ini membuatku teringat dengan perang kebiasaan makan yang terjadi di internet lalu. Sepertinya mereka telah terpengaruh oleh perusahaan operasional mereka.“


“Aku rasa ini mungkin saja bukan sebuah kebetulan. Ini semua berkat…“ Sambil menunjukkan kartu TTL.


“Menurut penelitian ku, tim TTL dan perusahaan operasional Tian Lin memiliki bos yang sama.“


“Bisa di bilang, Bos ini sangat menakutkan.“


“Jangan-jangan, mensponsori tim Korea dengan benefit sebanyak itu, sebenarnya adalah strategi Meriam berlapis gula,“ ujar mereka menduga-duga. Terlampau banyak keanehan atas tim kuat negara luar itu yang justru terkalahkan oleh perkara yang tak demikian rumit.


“Seh... begitu ya, dia melakukannya demi mengalahkan tim Korea.“


“Perusahaan Tian Lin, cahaya bagi rakyat. “


“Perusahaan Tian Lin, Pelopor anti Korea.“


“Mungkin situasi selanjutnya, tidak jauh dari perkiraan kita. Ada pebisnis yang mencintai negara seperti ini adalah keberuntungan bagi kita.“


“Beli produk - produk keluaran perusahaan Tian Lin. Kita tidak boleh menyia-nyiakan uang yang di keluar kan saudara seperjuangan kita. Kita tidak boleh membiarkan orang baik merugi. Mari kita membeli produk buatan mereka.“ Baik para karyawan, maupun orang-orang di luaran itu yang merasa terbantu dengan keberadaan perusahaan Tianlin, juga mereka yang mencintai produk buatan sendiri berusaha keras menciptakan kemakmuran bagi semua, dengan mempopulerkan perusahaan serta buatan nya itu.


#


Lin Tian masih tertidur pulas.


“Eh, ada apa? Tiba-tiba aku terbangun. Tidak bisa cepat tidur lagi. Tadi aku masih merugi dalam mimpiku,“ ujar Lin Tian yang sulit sekali tidur. Barangkali memang tengah banyak pikiran. Karena hal demikian bisa saja terjadi. Atau bisa juga mengidap suatu penyakit. Yang mengerikan. Sehingga akan sulit tidur. Karena penyakit di organ dalam itu benar-benar mengganggu. Menimbulkan rasa sakit dari dalam. Sehingga membawa pengaruh buruk dalam mimpinya itu. Namun kelihatannya Lin Tian akibat banyak pikiran tentang situasi perusahaan yang tengah dia geluti supaya tak rugi-rugi amat. Walau yang lainnya demikian kerja keras justru demi keuntungan perusahaan sesuai dengan saat mereka mulai kerja kontrak agar bisa semaksimal mungkin menguntungkan perusahaan sehingga membuat seluruh isi perusahaan senang, bos tertinggi juga senang.


Pada pukul 07:10, Berita buruk datang. Dari HP.

__ADS_1


__ADS_2