Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 296


__ADS_3

Senin.


Dua karyawan sudah siap melakukan tugas hariannya setelah kemarin dengan suka hati melakukan lembur yang melelahkan dan bahagia.


“Hari ini, kita buktikan kegaiban ini.“ Keduanya sepakat sudah dalam melancarkan rencana yang sudah berhasil di temukan kemarin itu kala melakukan lembur sampai melelahkan dengan senang hati.


“Selama pagi pak manajer, selamat pagi ketua.“ Para karyawan dating dengan senang hati. Mengalami hari yang buruk itu dengan hati riang. Maklum sebelumnya sudah mendapat istirahat yang cukup di hari libur yang tanpa ada lembur sama sekali.


“Hmm…“


Keduanya mendengus kesal dengan harapan yang sedikit mengecewakan. Mereka semestinya akan langsung tahu kinerja orang-orang ini yang menjadi temuan kesalahan, akan tetapi mengapa di waktu kerja begitu justru merasa senang.


“Miao..“ Karyawan itu malahan berpakaian aneh dengan kostum yang menyerupai miao.


“Pelayan berpakaian kucing?“ Dengan terbelalak Xiaowu menyaksikan itu. Dia tak menyangka dalam suatu bidang kerja ada yang demikian.


“Penampilan fantasi apa ini?“ ujar temannya yang tak kalah herannya.


“Semua ini maksud Direktur Lin. Dia menyuruhku untuk memberi perhatian kepada kalian. Jadi, Aku melakukan riset melalui email minggu lalu,” Bai Xiaojie menunjukkan hasil kerjanya tersebut dengan membuat semacam diagram yang menunjukkan berbagai persentase dalam satu bulatan lingkaran penuh dengan berbagai bagian yang mewakili apa yang menjadi posisinya. Disitu Nampak bagian biru yang paling besar dan menjadi perhatian kalau hal itu adalah satu hal yang juga paling banyak menentukan hasil untuk apa yang harus di lakukan setelah diadakannya riset tersebut.


“Ada 80% programmer kita, rata-rata suka dengan pelayan wanita kafe. Jadi aku pun menyamar menjadi pelayan,“ ujar Bai Xiaojie sembari memperlihatkan suatu diagram pie yang menampilkan bidang warna terbanyak untuk dilakukan semacam tindak lanjutan guna kebaikan riset yang ditemukan tersebut. Dan putusannya adalah pada suka pelayan, sehingga dengan penuh perhatian akan dilakuan layanan maksimal dengan pakaian yang pantas pakai tersebut sebagai bentuk usaha dalam mewujudkan karya nyata akan riset yang pernah di lakukan tadi.

__ADS_1


“Direktur Lin adalah pimpinan yang baik,“ ujar kedua karyawan itu yang mulai paham akan hasil riset aneh yang sudah benar-benar nyata di berikan oleh mereka dalam mendalami penelitian tersebut. Sehingga tindak lanjutnya akan lebih mudah walau sedikit berbeda dengan hasil yang di dapat waktu lembur diam-diam kemarin itu.


“Aku akan mengambil minuman untuk kalian semua,“ ujar pelayan kucing Bai Xiaojie yang sudah mulai melaksanakan risetnya sebagai seorang yang penuh perhatian kepada mereka semua supaya hasilnya nampak baik dan indah pada waktunya.


Tak lama kemudian apa yang di ucapkan kemudian di wujudkan.


“Silahkan,“ ujar pelayan kucing Bai dengan sopan seraya menyuguhkan minuman penuh selera itu.


“Terima kasih,“ ujar yang di beri. “Aku merasa bahagia, bisa bekerja di perusahaan Lin Tian, semangat kerja pun menggebu - gebu.“


“Lanjut kerja, eits…“ ujar karyawan yang terus memeriksa layar monitor dengan program DOS yang sangat kuno itu.


“Apa, aku menemukan kesalahan. Cepat sekali hari ini,“ ujar Xiaowu dengan senangnya. Setelah dia membuka layar monitor di PC tersebut, maka langsung mengetahui ada gejala kesalahan yang tengah di cari-cari oleh nya sebagai salah seorang dari tim penguji yang lagi mencari kesalahan tersebut. “Pasti pelayan berpakaian kucing yang memberiku tenaga ini.“


#


Berikutnya dalam suatu rapat yang menegangkan.


“Apakah kalian ada menyadari?“ ujar karyawan berkaos putih sembari menatap meja penuh makanan yang sangat lezat.


“Iya, aku juga merasa sedikit aneh,“ kata yang lain setelah menemukan banyak sekali kesalahan yang di temukan setelah mendapat layanan yang menarik dari pelayan kucing itu.

__ADS_1


“Kegaiban dalam mencari kesalahan, kami sudah mengerti sekarang,“ ujar kaos putih dengan semangat sembari menggebrak meja dan memahami akan banyak hal tentang berbagai temuan kesalahan itu.


“Jadi kalian semua sudah menemukan kesalahan pagi ini,“ ujar si biru.


“Lalu, semua kesalahan ini adalah kesalahan yang kecil dan tidak mungkin bisa ditemukan dengan mudah,“ jelas kaos putih dengan bangga berhasil menemukan berbagai kesalahan yang sangat tersembunyi dan begitu rumit untuk di temukan. Ini jelas suatu prestasi yang sangat membanggakan.


“Coba katakana, apa yang memengaruhi semua ini?“ tanya rekannya.


“Semua ini terjadi, setelah Bai Xiaojie datang ke sini. Jawabannya hanya ada satu.“ ujarnya sembari mengingat si Bai Xiaojie yang berpakaian kucing tersebut.


#


“Bahkan kamera CCTV sampai rusak. Sepertinya hawa kesialan Bai Xiaojie sangat kuat,“ ujar Lin Tian terus saja memantau keadaan kantor dan kinerja para pegawainya termasuk sisi-sisi yang misterius dari seseorang yang mempunyai pengalaman dalam membuat kesialan itu. “Apa yang aku lihat?“


“Hah kenapa seperti ini?“ Lin Tian terbelalak setelah melihat pakaian pelayan ternyata memang kucing betulan yang punya kumis. Dia menatap sampai tercengang begitu. Matanya melotot tak berkedip, hingga tetesan peluh membanjiri wajahnya. Akibat rasa ketidak percayaan pada apa yang tengah dia lihat itu. Semuanya memang sedikit berbeda dengan yang dia harapkan walau mungkin ada hubungannya memang dengan kesialan yang sudah di pancarkan oleh si Bai itu dengan kinerjanya.


“Kegaiban ini adalah baju pelayan wanita kucing bisa membantu kita menemukan kesalahan lebih cepat,“ ujar para pegawai semakin semangat karena telah usai dalam menemukan berbagai kesalahan dengan bantuan pakaian kucing yang misterius di pakai oleh pelayan sehingga membantu mereka dalam menemukan berbagai kesalahan sehingga game itu nanti bisa mereka revisi dengan cepat dan mendapat hasil yang sangat maksimal nantinya.


“Hawa kesialan yang aku ekspektasi lagi.“


“Tapi realitanya….“ para pelayan langsung pada menyukai pakaian kucing. Termasuk mereka-mereka yang bertubuh kekar dan berotot gempal. Sehingga pemandangan kucing ada di mana-mana namun hasilnya banyak temuan kesalahan yang mampu di peroleh oleh para programmer game itu untuk merevisi bagian yang berhubungan dengan hal tersebut.

__ADS_1


“Ibu… Aku tidak mengerti dengan dunia ini lagi,“ ujal Lin Tian seraya berlalu sembari menutup mukanya.


#


__ADS_2