Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 175


__ADS_3

“Direktur Lin, bagaimana dengan tugas selanjutnya? Walaupun sekarang departemen kita masih dalam kondisi merugi, tapi aku sudah menyiapkan strategi untuk merubah departemen kebutuhan sehari-hari kita, dari rugi menjadi untung,“ ujar Guang Touqiang.


“Aku rasa departemen kalian adalah yang paling unggul. Sehingga…“


“Naik gaji. Atau mengembangkan departemen?“


“Silahkan mengundurkan diri dari departemen kebutuhan sehari-hari,“ ujar Lin Tian tak disangka-sangka.


“Baiklah, tapi mana enak hati kalau begitu. Saya hanya melakukan pekerjaan kecil saja. Eh ah apa?“


“Ini adalah pembatalan kontrak, terimalah,“ ujar Direktur Lin sembari menyerahkan surat kontrak.


“Kesalahan apa yang telah saya perbuat? Hanya merugi di toko kebutuhan sehari-hari kelas bawah sampai harus memecat saya,“ ujar Guang Touqiang sampai menangis meraung-raung. Tak menyangka demikian kejam nya kehidupan ini. Sehingga untuk satu kesalahan kecil sampai harus kena pecat sedemikian rupa sehingga kali ini dia mesti kehilangan pekerjaan yang sangat menentukan buat kelangsungan hidup rumah tangga nya. Ini benar-benar tidak adil. Dimana banyak orang yang masih santai saja untuk beberapa kasus yang bahkan lebih berat, tapi kali ini dia mesti menanggung sesuatu yang demikian mengecewakan.


“Lin Tian, tidak baik seperti ini, lagi pula Guang Touqiang sudah berkorban banyak demi perusahaan,“ bisik Sekretaris Qian Duo duo yang merasa iba dengan nasib rekan senasib sepenanggungan yang kali ini tengah di dera ujian demikian berat. Barangkali masih ada kebijakan dari si tangan besi Lin tian agar bisa merubah keputusan nya jangan sampai mengecewakan orang tua dan sangat pengalaman di bidang nya itu.


“Apa yang kalian takutkan, ini adalah kontrak baru mu, terimalah,“ ujar Lin Tian. “Mulai hari ini, Guang Touqiang adalah bos di departemen baru kita. Departemen ini akan menjadi proyek penting perusahaan kita dalam 3 tahun ke depan. Proyek ini akan masuk ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Kelak semuanya akan berterima kasih pada mu.“


“Ternyata… ternyata begitu. Tak disangka, Aku memiliki kehormatan ini, entah departemen apa itu,“ ujar Guang Touqiang sangat senang.


“Peternakan babi Tianlin.“

__ADS_1


Semuanya kaget.


“Benar - benar sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.“ Guang Touqiang sedikit mengeluh.


“Hahaha, ini adalah penghapusan pertama hari ini.“ Lin Tian terkekeh.


Lalu katanya, “Departemen berikut nya, silahkan melapor.“


“Kak Tian giliran ku,“ ada yang mengajukan diri.


“Kak Tian aku mewakili departemen hiburan ku melapor,“ Jiang Hao ternyata. Dengan penuh keberanian dia bakalan memberi ulasan tentang apa dan bagaimana dengan departemen yang tengah dia pimpin.


“Aku tahu, kamu popular, jadi aku menaruh harapan tinggi padamu. Jangan meraup untung terlalu banyak tapi.“


“Eh, Apa katamu, rugi? Haha… Benar - benar merugi… Cepat ceritakan padaku,“ kata Lin Tian sangat bersemangat. Tak menyangka rejeki dia justru dating dari orang yang selama ini bikin kecewa. Dan ternyata itulah indahnya persahabatan. Ada kalanya orang yang tak dianggap demikian membuat untung. Namun orang yang dekat seringkali justru membuat kecewa dan hanya mengejar kesalahan orang lain tanpa menghiraukan diri sendiri. Itulah sebuah kebalikan. Dan kali ini harapan terbesar ada pada Jiang Hao si ahli membuat onar namun demikian bersemangat kala ada kegiatan yang terasa menguntungkan. Dan jika itu merugi harapan Lin Tian tentu sangat bergantung pada nya. Satu kesempatan yang sangat sulit di dapat walau telah berusaha mencari sosok mengerikan itu, nyatanya seringkali kacau. Justru sangat membantu si orang kekurangan menjadi sebuah jembatan terbaik yang akhirnya bisa mengamalkan apa yang dipunyai.


“Saat itu, aku membaca sebuah scenario film bagus dan pergi mencobanya, lalu aku terpilih. Tak disangka, sebelum mulai syuting, tiba-tiba kru menghubungiku untuk membatalkan,“ jelas Jiang Hao.


“Hahaha, Jiang Hao ternyata memang benar-benar tidak berguna, sampai di tolak oleh orang.“


“Entah apa yang terjadi, aku pergi ke lokasi syuting. Ternyata, tidak ada orang yang berinvestasi pada film ini, kemudian kru membubarkan diri karena kekurangan dana,“ jelas Jiang Hao. Kekurangan dana sih biasa, kalau membuat film yang mungkin belum bisa di terima oleh produser. Tapi dana besar yang terkadang menjangkau milyaran itu yang bikin pusing. Apalagi yang tak berpengalaman. Terkadang membuat film perlengkapan nya harus lengkap dan sesuai dengan keadaan, itu tentu saja membuat membengkak dana yang dikeluarkan. Belum lagi kalau di pasaran tak laku, maka dana yang keluar terkadang tak kembali seluruhnya, paling sepertiga atau bahkan kurang. Itu membuat sebagian pembuat film kapok. Namun bagi yang tak jera, barangkali untuk selanjutnya bakalan menjadi meledak dan nomor satu. Dengan demikian pengalaman terkadang benar-benar menjadi guru terbaik dalam mengatasi masalah sehingga hasil berikut nya jadi sebuah produk yang sangat di sukai masyarakat.

__ADS_1


“Waktu itu aku pergi menemui mu di kantor, aku ingin meminta dana untuk berinvestasi dalam film ini, aku yakin ini adalah skenario yang sangat bagus,“ lanjut Jiang Hao.


“Oh, aku ingat hari itu, kamu mencari ku untuk meminta dana dan aku langsung memberikan dana, aku bahkan tidak menanyakan untuk apa. Aku kira, kamu ingin membalas budi untuk fans mu. Merugi tidak apa, kamu harus mengejar mimpi mu dengan berani,“ kata Lin Tian. ‘Naskah yang menarik hati Jiang Hao, pasti sangat jelek hahaha…’


“Sebenarnya, aku masih menyembunyikan satu proyek lagi, aku juga telah berinvestasi pada pengisi suara film animasi,“ kata Jiang Hao.


“Eh, Jiang Hao sejak kapan begitu aktif?“ Lin Tian keheranan. Sejak awal perjumpaan mereka memang tak pernah melihat ada kelebihan dari anak itu. Yang ada hanya kekecewaan dan kekacauan yang di dapat.


“Jangan malu-malu hanya investasi kan berinvestasi dengan tenang.“


“Ada proyek apa lagi yang ingin kamu lakukan minta saja dana nya padaku. “


“Kak Tian, kamu adalah penolong dalam hidup ku.“ Jiang Hao sangat senang. Dikala segala kekurangan nya masih ada yang bersedia menanggung serta memberi semangat untuk tetap melanjutkan walau rugi besar. Kali ini perusahaan akan siap sedia memberi apa keperluan yang dibutuhkan demi film kacau yang pasti merugi nanti nya.


“Adik Hao, kamu juga adalah bintang keberuntungan ku.“


Berpelukan…


Saling menangis.


“Halo 2 proyek mana itu? Aku akan menyiapkan semuanya dan membantumu melacak nya,“ kata petugas dengan ramah mendeteksi proyek-proyek yang tengah di buat Jiang Hao. Nanti kalau perlu akan di bantu sampai hasil maksimal yang terbaik. Baik itu cover atau isi yang akan di edit serta di sesuaikan dengan tata aturan yang berlaku.

__ADS_1


“Bulan Berkelana dan Bayi Iblis Nazca datang ke dunia,“ ujar Jiang Hao menyebut film animasi yang sangat baik dan demikian menyentuh.


__ADS_2