Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 213


__ADS_3

MENGUNGKAP RAHASIA DIREKTUR GRUP TIANLIN.


Web berita.


Lin Tian adalah tipe unik di antara tipe direktur yang ada.


Pakaian sangat kuno dan tidak modis tidak mementingkan penampilan


Bahkan sampai tidak memiliki pacar, beliau hanya bergaul dengan karyawan pria.


“Berita apa ini kenapa seperti ini?“ ujar Lin Tian lumayan marah saat membaca web yang bunyinya sedikit mengacaukan hati.


“Mungkin ada beberapa website gosip kecil yang sengaja menulis seperti ini untuk menaikkan jumlah pembaca,“ kata Qian Duomei.


“Ah, aku ingat foto sepeda elektronik ini di ambil kemarin,“ ujar Lin Tian teringat saat banyak paparazzi yang terus saja mengambil gambar dirinya dengan lensa jarak jauh yang sangat membahayakan.

__ADS_1


“Bagus sekali, tunggu aku di sini. Aku kira mereka adalah fans, ternyata mereka ingin menjelekkan aku,“ ujar Lin Tian dengan mangkel nya. Ternyata berita kalau para paparazzi itu tak selamanya baik, hal ini kenyataan, begitu banyak kabar miring tentang dirinya dengan gambar yang mendukung, maka pasti akan membuat banyak orang akan langsung percaya kepadanya.


“Tunggu dulu, berbicara tentang haters, aku baru terpikir kalau berita ini mungkin saja sengaja di buat oleh perusahaan pesaing kita,“ ujar Qian Duo Mei. Maklum orang kaya dan punya perusahaan kenamaan pasti bakalan banyak lawan nya. Bahkan tak menutup kemungkinan kalau ada musuh dalam selimut juga. Mengingat jaman sekarang tak ada kawan yang kekal. Dan itu bisa saja terjadi untuk masa sekarang. Sehingga kawan sendiri bakalan menjelek-jelekkan untuk kepentingan sendiri, serta keuntungan besar yang di dapat bakalan di makan sendiri. Itu kawan, apalagi para pesaing yang tentunya akan selalu mencari titik lemah akan diri musuh nya supaya dapat memenangkan suatu pertandingan tak sehat nya.


“Perusahaan pesaing, maksudmu para kapitalis itu?“ tanya Lin Tian yang langsung sadar bahwa semua bisa saja menjadi pesaing. Sebab hal mengerikan terus saja mengekor kalau kita sedang berada pada puncak karier, dan sedang jaya-jaya nya.


“Bukan, aku rasa karena anime kita sudah akan rilis,“ jelas Qian Duo Mei. Dia yakin, jika hal itu sudah keluar, bakalan ramai. Sebab seperti banyak berita, kalau ada hal demikian, maka akan langsung popular suatu kabar yang tak sedap, sebagai bumbu akan pemasaran yang tengah berlaku. Dan itu tak hanya terjadi sekali, namun beberapa kasus akan berbicara demikian.


“Sebelumnya pernah dikatakan, kalau pemain utama dalam anime itu dibuat sesuai dengan karaktermu. Sehingga perusahaan lain sengaja menjelekkan mu yang sama saja dengan menjelekkan anime kita,“ ujar Qian lagi sembari menunjukkan gambar anime sebagai data dukung akan kata-katanya yang seakan benar saja.


“Seorang direktur sebenarnya,“ sembari menggambarkan dirinya yang tengah berdandan ala-ala direktur dengan pakaian necis yang lengkap. Bahkan menggunakan kacamata keren. Lalu dasi serta tuxedo yang berwarna mantap. Sembari menatap layar komputer maka akan menunjang sekali buat diri sebagai seorang yang penuh kharisma dengan jabatan bos nya itu. “Saat menghadapi wanita cantik yang mengantar dirinya ke dalam pelukan. Dia pasti akan…“


“Lanjutkan kerjamu!“ bentak Bos. Dia tak perduli. Karyawan mesti cekatan. Tidak lamban. Bahkan kalau perlu jangan memperdulikan si bos kalau sekedar mencari perhatian saja. Yang kesemuanya bakalan kacau. Serta tak memenuhi target untuk kinerja nya. Serta akan membuang banyak waktu hanya untuk meladeni karyawan demikian. “Huh dasar wanita hanya bisa mempengaruhi kerjaku saja.“


“Ada juga karyawan wanita yang berlagak lugu, ceroboh dan terus-terusan membuat kesalahan untuk menarik perhatian direktur.“ Bawa minuman tumpah. Jalan langsung jatuh. Apa-apaan, apa tida sarapan. Atau tulangnya terbuat dari cumi-cumi. Ini benar-benar keterlaluan. “Akan langsung dipecat. Kamu pikir mencari keuntungan untuk perusahaan itu mudah, bisa – bisa nya mempekerjakan karyawan bodoh seperti ini?“

__ADS_1


#


“Coba pikir. Dengan menampilkan karakter direktur sebenarnya untuk para penonton, bukankah semua salah paham tentang ku akan hilang.“


“Ini benar juga tapi… Bukankah kita akan merugi? Apa komik yang seperti ini akan diminati pembaca?“ ujar Qian Duo Mei ragu. Belum lagi kalau akan di ambil oleh pihak tertentu dengan keuntungan pada mereka. Dan itu bakalan membahayakan nama baik tentunya. Jika tak laku, pastinya akan memenuhi gudang yang tak berfungsi. Mestinya bakal timbul kerugian hebat. Itulah makanya mesti di pikirkan baik-baik.


Lin Tian hanya tertawa dalam hati, ‘Hahaha, ini adalah yang aku tunggu - tunggu kan?’ Lanjutnya, “Tidak hanya plotnya yang harus kuat, tetapi pelukisnya juga harus kuat. Yang murni dua dimensi terlalu popular kita tidak menginginkan nya. Langsung temukan master lukisan cat minyak untuk menanganinya.“


Dengan demikian akan semakin banyak saja kerugian yang di peroleh dan dana perusahaan bakalan banyak serta nanti akan di kembalikan oleh sistem. Itu tentu bakalan masuk ke uang saku pribadi. Namun jangan sampai ketahuan, nanti sama sistem hanya akan di putar-putar secara tak jelas. Ini gawat. Selain tak keluar uang saku, yang ada hanya rasa capek serta mesti berpikir terus dan terus dengan adanya cara-cara baru yang mesti dilakukan dengan ide gila dari sistem itu.


“Hah menurutku…“ Selagi Qian Duo Mei ragu, si bos sudah langsung saja main hubung. Soalnya hal ini mesti di bicarakan lebih mantap. Agar kerugian tak sampai terjadi. Atau bahkan akan sampai membuat kebangkrutan perusahaan. Ini yang mesti dihindari. Lebih jauh lagi mesti mencari untung bagaimana. Kalau tak ada untung nya, maka bakalan menjadi sebuah hal yang mengecewakan. Bakalan merugikan, serta tak berguna. Ini juga mesti di pikirkan. Tak seperti sekarang yang segalanya sudah langsung di putuskan sendiri.


“Halo kakak, cepat. Hubungi mahasiswa berbakat di jurusan seni kalian, untuk menggambar komik untuk ku,“ ujar Lin Tian cepat tanggap dan langsung menghubungi nomor-nomor penting yang ada hubungan nya dengan kerja yang bakal dia sampaikan guna terselesaikan nya hasil yang maksimal di anime terbaru yang berhubungan dengan dirinya sebagai tokoh utama yang di gambarkan dalam kisah supaya tak kentara kalau itu sebenarnya suatu kisah nyata.


“Hah…“ Qian Duo Mei hanya bisa terbengong menyaksikan aksi bos nya yang sedikit aneh berikut mencengangkan serta bergaya yang tak wajar.

__ADS_1


“Aku sangat menantikan hasilnya,“ ujar Lin Tian penuh harap. Dengan demikian rencana yang akan dia lakukan pasti lancar. Harapan nya…


__ADS_2