
“Aku pernah melihat barang ini dalam jurnal sains,“ kata Su Xiaoqing.
“Jurnal sains?“
“Teknologi Nano-lipat dari proses karbon. Juga memiliki fungsi tembus pandang optic. Asalkan bukan barang yang sangat tajam, semuanya bisa dimasukkan ke dalam gudang emas. Selain itu, dia akan menyembunyikan barang tersebut dengan sempurna,“ jelas Su Xiaoqing.
“Bisa dibilang ini adalah kualitas rendahnya gudang emas ku,“ ujar Lin Tian. Kualitas rendah, berarti ada yang lebih tinggi. Dan itu dimiliki oleh gudang uangnya yang memang sangat canggih itu.
“Siapa yang melihat duluan itulah pemiliknya, aku menginginkan barang ini,“ kata Su Xiaoqing. “Pokok nya. Aku ada kamu tidak ada. Begitu saja.“
“Yang lebih membuatku penasaran siapa yang membuat barang ini? Jangan - jangan semua barang yang ada dalam sistem ku, adalah sains gelap yang diteliti seorang,“ ujar Lin Tian menduga-dua. Terbayang segala Gudang emas portable. Modifikasi perlengkapan. Ilmu bela diri kuno. Dan semua alat canggihnya yang sekarang begitu ia curigai sebagai sepak terjang dari seseorang yang lebih dulu memulai sebuah perkara mengerikan.
Tiga pesawat terbang. Secara aneh melintas di atas mereka. Pada suatu wilayah di daerah pulau misterius itu. Padahal pulau ini tertutup. Karena tak banyak yang tahu. Akibat kalau sampai ketahuan orang dan mereka dating ke sana, maka hukum yang tak berlaku akan membuat mereka hanya berada dalam suatu keadaan yang berbahaya. Dan bisa saja yang banyak itu kemudian hanya akan menjadi korban sia-sia bersama dengan rasa penasaran mereka.
“Aneh…“ kata Su. “Kenapa kali ini banyak sekali pesawat? “
“Walaupun ini pertama kalinya aku datang, tapi aku juga merasakan firasat buruk. Misalnya….“
__ADS_1
Trrrrtttt…
Menginjak sesuatu.
“Lingkaran racun menyusut lagi,“ teriak Lin Tian panik. Dia sampai berlari-lari cemas. Sangat cemas. Bagaimana tidak kalau di kejar racun. Jika cuma cewek yang mengejar mungkin tak panik itu. Tapi ini racun. Ganas. Bisa membunuh. Bayangkan, terhirup saja akan bisa lemas, letih, lesu. Apalagi sampai masuk ke dalam jantung. Maka akan bisa langsung terhenti seketika detak nya. Benar-benar racun yang sangat ganas. Apalagi ini telah tercampur dengan udara, yang suatu saat bisa saja terhirup. Itu malapetaka besar. Jika dalam secawan saja masih bisa di hindari dengan tak menyentuhnya. Namun kalau sudah terpapar dalam suatu lingkaran udara, mau tidak mau maka akan membutuhkan untuk di hisap karena manusia membutuhkan nafas, dan nafas itu memerlukan media udara. Disinilah bahayanya, yang suatu saat akan terhirup. Sehingga menjadi polusi mengerikan akan pencemaran udara tersebut.
“Apa permainan bertahan hidup ini begitu ekstrim? Terus mengecilkan lingkaran tanpa henti…“ kata Lin Tian. Semakin cepat dia melarikan diri. Kalau tidak, maka lingkaran tersebut bakalan terus memburu.
“Dulu tidak seperti ini,“ ujar Su membandingkan antara yang dulu dan kini. Dulu-dulu sekarang sekarang, itulah permainan. Sehingga suatu ketika barang yang sudah lama sudah dianggap tak berlaku lagi.
“Kamu… apa yang kamu lakukan? “ ujar Su Xiaoqing kaget melihat Lin Tian merangkul nya. Sudah berulangkali anak ini berbuat kacau. Ini untuk yang banyak itu. Tapi bagaimana lagi kalau dia butuh juga pertolongan. Agar tidak terkena racun yang memabukkan. Dan supaya geraknya lebih cepat dengan terbang memakai sistem. Jadi kalau dengan lari saja sudah sangat cepat, apalagi ini terbang, maka akan semakin berlipat ganda kecepatan itu. Setidaknya supaya bisa menjauhkan diri dulu dari racun yang sangat berbahaya itu.
“Aku akan membawamu menambah kecepatan. Membawamu terbang.“ Lin Tian terbang sembari menatang Su. Dia tak ingin racun ganas itu terus membakar pakaian si cantik. Bisa bertambah tak nyaman nanti kalau melihat hal demikian. Melawan racun saja sudah sangat kebingungan, apalagi dengan ditambah pikiran pusing tak karuan, maka daya racun tu tentunya akan semakin tak tertahankan lagi. Ibarat racun ditangan kanan, madu di tangan kiri. Benar-benar bikin pusing.
“Bagaimana ilmu bela diri kuno berguna juga kan?“ kata Lin Tian yang terus mengerahkan segenap kekuatannya supaya bisa semakin cepat menghindari kejaran racun itu.
“Kamu lihat saja sendiri,“ ujar Su. Dia sangat cemas. Selain pakaian yang dia kenakan bakalan semakin robek-robek, keganasan racun itu sudah dia pahami sebelum dia sampai di pulau karena telah berpengalaman akan hal itu. Makanya kecemasan semakin menjadi-jadi begitu tahu jika racun tersebut sudah sangat dekat pusarannya. Lingkaran yang seperti lesus saja, namun kali ini sangat berbahaya karena isinya racun. Selain bisa membuat terlempar, juga mesti menahan diri agar tidak menghirupnya. Dan itu serta merta bakalan membuat lemas, atau langsung binasa. Dan tak bisa mengikuti permainan berikutnya.
__ADS_1
Mereka menoleh. Dilihatnya hal yang mencengangkan. Mereka sudah sangat cepat, namun lingkaran itu seakan masih ada di belakang mereka. Dan kekuatan itu seakan taka da sama sekali.
“Tidak masuk akal, lingkaran racun menambah kecepatan juga mengikuti kita,” Lin Tian panik. Semakin mereka mempercepat, maka lingkaran racun juga cepat. Dan saat diperlambat, maka dia seakan meledek. Namun bukannya melambat, tapi akan ikut terus memburu. “Ini benar benar…“
Lin Tian mengerem langkahnya. Sangat makan. Membuat Su terlempar.
“Benar-benar seperti ada orang yang sengaja mempermainkan kita,“ kata Lin Tian. Yang keheranan pada segala sepak terjang mereka seakan sudah diketahui saja. Jadi serba salah. Mau bertindak begini sudah dipahami orang, mau diam saja, maka akan didahului musuh. Itu yang membuat dia berkesimpulan kalau memang ada satu oknum yang secara tega berlaku tak benar begitu.
Prok prok…
Ada yang tepuk tangan, lalu membuka mata. Sesuatu yang tersembunyi. Memperhatikan semua yang ada di pulau kekuasaannya. Dan ini berarti menambah tokoh yang patut di curigai, sebagai ahli sistem yang membuat mereka bertambah kacau dalam mempergunakannya. Bagaimana bisa hilang secepat itu, atau dating dalam keadaan yang menentukan. Selama ini Lin Tian tak paham akan semua hal mengerikan ini. Dan kini, dengan adanya orang ini, mungkin rahasia akan sedikit terkuak. Itu berarti juga bisa mengetahui kalau sistem ini hanya buatan yang suatu ketika akan bisa dihilangkan saat semua sudah tak diperlukan.
“Hebat hebat… Lin Tian memang hebat. Kamu sudah sadar secepat ini,“ kata orang tersebut yang mengakui ketangguhan Lin Tian dalam memahami apa yang sudah dia perbuat selama ini. Orang lain, belum tentu bisa berlaku demikian. Mereka tahu-tahu sudah mencapai ajal. Tapi pemuda ini sudah tahu. Benar-benar tangguh.
“Kamu…“
Mereka terkejut.
__ADS_1