
Salin tatap antar kucing.
“Miao…“
“Hus.“
Mengusap usap.
“Semakin hari aku semakin tenggelam untuk memelihara kucing, sampai tidak ada hasrat untuk merugi lagi,“ ujar nya sembari menatap kucing itu. Benar-benar gemuk dan menggemaskan. Lembut serta ingin selalu membelainya. Binatang yang sama sekali tak nakal. Serta terjamin kesehatannya. Berkat perawatan yang demikian terjamin. Baik dokter yang mahal, makanan yang sehat dan tentu saja menguras dana perusahaan, serta perawatan kuku yang rutin. Sehingga kalaupun ada yang kena cakar tak akan membuat mereka keracunan akibat kuku kotor penuh bakteri. Paling hanya lecet saja. Asal jangan kena mata. Namun sayangnya semua jadi berantakan. Hanya karena dunia hiburan itu demikian menjadi terkenal. Sehingga penonton berjubel. Dan sangat rela mengeluarkan banyak dana hanya demi bisa menikmati fasilitas mewah perawatan kucing. Serta taman hiburan yang demikian aneh serta unik yang taka da duanya di pelosok negeri. Itu yang membuat kekecewaan mendalam.
“Bos Lin. Ada kabar terbaru tentang taman bermain Miaomiao,“ ujar seseorang yang Nampak aneh tengah melapor.
“Siapa kamu,“ tanya Lin Tian keheranan saat menatap seseorang yang seperti nya belum pernah dia lihat. Dalam mimpi rasanya juga belum pernah hadir. Kenapa kini berani-beraninya dia mengganggu usahanya demi mendapat rugi besar jutaan Yuan.
“Ini kita…“ katanya memperkenalkan diri. “Qian Duomei.“
“Qian Duohao,“ ujar kembarannya.
Lin Tian baru sadar. Lalu dia berucap. “Dulu milik kalian tidak sebesar ini.“
__ADS_1
Lalu, “maksudku tidak se dewasa ini.“
“Bukannya kamu yang meminta kita mengenakan pakaian seperti ini,“ ujar si kembar Qian. Dia heran. Kenapa sudah di minta melakukan hal aneh, tapi dia sendiri yang tak mengenalinya. Bahkan melupakan segala sesuatu tentang perintah tersebut.
“Eh memang iya?“
Lalu teringat kala itu…
“Kalian juga, pergilah… Memesan seragam pesan yang paling mahal,“ ujarnya dengan penuh harapan. “Kemeja sutra, stoking sepatu hak tinggi, semuanya masing-masing satu.“
“Kebetulan budget kita lebih. Sehingga aku juga membeli pakaian dalam yang sesuai,“ kata Qian Duomei sembari memamerkan apa yang tak Nampak dari luar namun di rasakan hingga ke dalam. Itu semua sangat nyaman. Dan tentu saja sangat mahal untuk ukuran yang sangat sesuai dengan pemandangan alam yang sangat menarik tersebut.
“Kualitas stoking ini sangat bagus. Tapi masih belum terbiasa.“
“Iya benar. “
“Bagus sekali kecantikan memang dinikmati.“
“Ehem… mari kita bicarakan masalah utamanya dulu,“ katanya lagi setelah ngelantur memahami sampai ke stoking segala. Makanya kembali ke persoalan yang hendak di bicarakan saat mereka hendak menghadap tadi. “Ini adalah penawaran hak penamaan untuk taman bermain Miaomiao dan Tim Tianlin.“
__ADS_1
“Satu nama harganya jutaan, apa mereka gila?“ Tentu tak masuk akal. Tapi namanya sebuah perusahaan. Tentu setelahnya akan memperoleh berbagai fasilitas. Termasuk bila ada yang meniru, baik itu isi, maupun bentuk logo nya, semua bisa mendapat ijin. Kalau tidak bakal kena sanksi. Itulah senangnya yang sudah mempunyai nama. Juga bakalan bisa menaikkan harga sehingga akan beruntung walau untuk satu penjualan saja pada barang dagang. Kalaupun hanya dengan membuat sebuah lokasi hiburan, itu juga akan mudah di kenal. Yang sudah sangat terkenal seperti sekarang ini, pastinya bakalan lebih populer lagi.
“Awalnya lebih dari jumlah itu, tapi kita sudah bernegosiasi dengan mereka, sampai akhirnya mendapatkan jalan keluar.“
“Kali ini, karena kalian mengenakan pakaian yang cantik. Aku lepaskan kalian,“ ujar Lin Tian. ‘Tidak bisa, semua uang ini harus segera dihamburkan.’
Makanya dia mendapat ide yang mendadak tersebut. Serta bakalan mendapat banyak uang setelahnya jika ide terakhir ini akan di lakukan demi bisa memboroskan uang perusahaan. “Aku tahu. Aku juga akan membeli hak penamaan. Membeli hak penamaan memang adalah cara yang paling mudah dalam mendapatkan ketenaran.“
“Mendapatkan ketenaran.“ Setelah tenang. Mudah di kenal publik. Lalu banyak yang memburunya. Sudah itu tentu berakhir dengan hasil yang sangat menguntungkan buat perusahaan dengan nama yang sudah popular itu. Makanya hal demikian mesti di lanjutkan. Walau yang menjadi utama adalah asal banyak pengeluaran perusahaan yang dengan alasan sudah tersedia, pasti sistem akan bisa menerimanya dengan lapang dada. Kalau tak demikian mana mau mereka mengeluarkan dana yang besar demi kerugian yang tak sewajarnya. Kalau dengan membeli sesuatu yang beralasan itu, maka bisa jadi langsung akan mendapat pengembalian.
“Aku akan membeli hak penamaan taman di luar negeri. Tim luar negeri. Semuanya yang di luar negeri. Semuanya yang mahal aku akan membelinya,“ kata Lin Tian sudah jelas-jelas bersiap mau menghamburkan uang. Yang kejadian kemarin biarlah berlalu. Biar saja semua mendapat untung sendiri. Kali ini mesti di mulai dari awal. Tentunya kebangkrutan akan segera dia rasakan. Dan rugi banyak akan segera di pikirkan bagaimana caranya.
“Misalnya liga XOX Korea ganti nama menjadi, Tian O Tian Lin.“
“Dan lagi memperbaiki fisik anggota Tim. Pemeriksaan kesehatan fitness dan makanan semuanya harus diperhatikan perbesar skala mau bertanding apa kalau hanya 16 tim. Beri aku 1024 tim.“ Dengan kesehatan yang memadai tentu akan membuat tim siap selalu dalam bertanding kapan saja dan di mana saja. Tentu dengan alat kesehatan yang super keren. Bisa seharga 3 juta, namun kalau beli sepuluh bisa jadi harganya hanya 2 juta lebih. Lalu alat itu bisa di fungsikan untuk berbagai faktor. Baik itu mengecek suhu, terapi kesehatan yang mantap, serta bisa membuat selebihnya akan merasa nyaman. Termasuk kemunginan kebotakan bisa diterapi sampai tumbuh kembali rambut memutih nya.
“Di sela-sela pertandingan, juga harus diberi acara untuk bernyanyi. Undang bergilir penyanyi yang mahal. Minta mereka menyanyikan lagu masing-masing.“ Dengan adanya penyanyi mahal, tentu segalanya akan terhibur. Sehingga membuat hati senang walaupun tak punya uang. Dan tentu di akhirnya bakalan sangat bersemangat dalam bertanding. Hingga tim yang dia dukung akan kalah. Tanpa pemasukan. Dan paling rugi. Itu tak masalah.
“Aku sangat senang. Aku akan segera terbang di jalur merugi,“ ujar Lin Tian yang terbang sembari dikelilingi uang-uang yang sangat banyak. Inilah harapannya yang sering kali menjadi nyata. Namun begitu ada kalanya tak berhasil. Sehingga bayangan yang penuh dengan uang. Terkadang hanya menghamburkan uang saja tanpa ada pengembalian nya. Kali ini mesti di waspadai. Sehingga apa yang sudah terbayang dalam impiannya itu mesti terjadi sungguhan di kehidupan dia berikut nya.
__ADS_1