
“Bisa membuat disenangi semua orang hanya dengan mengenakan rambut palsu? Kamu sedang menipu siapa?“ tanya Jiang Hao yang merasa sudah demikian pintar. Sehingga kata-kata Lin Tian tak akan membuatnya hanyut sehingga mudah saja nanti tertipu. Sudah tak bisa.
“Coba pikir baik-baik, dulu apa Xiaoli berkepribadian seperti ini?“ ujar Lin Tian.
Xiaoli bingung.
“Sepertinya Jiang Hao juga dulu lebih lembut? “
“Lebih cantik? Lebih …“
“Membuat orang menyukainya.“
“Benar sekali. Aku beritahu sekali lagi rahasia mengapa guru su wumei begitu disukai banyak orang,“ kata Lin Tian.
“Oh bukan karena dia berbakat dan tampan ya?“ tanya Jiang Hao.
“Ini adalah yang aku temukan ketika mengikuti guru Su Wumei.“
“Saat muda guru Su Wumei sudah botak. Tidak ada orang yang menyukainya. Kemudian guru Su Wumei membeli rambut palsu dariku. Dan semua orang menyukainya. Hari ini aku mengambil kembali rambut palsunya. Lagi-lagi tidak ada orang yang menyukainya.“
“Apa ini benar guru Su Wumei? “
“Benar kan tanpa rambut palsuku kalian juga tidak mengenali guru Su Wumei kan? “
“Apa orang orang tidak menyukaiku juga karena botak ku ini?“ Saling bertanya. Botak itu indah. Kala ada orang yang kagum. Tak selamanya botak mengerikan. Sebab banyak orang yang justru botak tapi kepandaian nya diatas rata-rata. Dan itu membuat dia cemerlang di bidangnya. Ketika orang padai banyak yang botak, maka akan dikatakan kalau orang botak itu padai. Namun tidak demikian, banyak orang botak yang tak bisa apa-apa. Juga saat botak tiba-tiba membuat orang akan pangling. Terutama saat dibuang secara paksa, itu yang membuat dia jadi tak percaya diri. Sebab rambut adalah mahkota. Dan rambut itu mampu menutup sedikit kekurangan pada kepala. Serta bisa mempercantik tubuh. Itulah makanya rambut dibuat sedemikian rupa agar Nampak menarik.
“Coba bayangkan guru Su Wumei tidak memiliki rambut, tidak ada orang yang menyukainya. Setelah ada rambut orang-orang menyukainya,” jelas Lin Tian supaya semakin percaya orang-orang dengan wig itu jadi dengan segera bisa lekas membeli darinya. Dan memberi keuntungan.
“Tidak benar… tidak benar… Belum tentu rambut palsu Su Wumei dibeli darimu,“ Jiang hao menggelengkan kepala. Sebab sekarang banyak yang memproduksi rambut palsu. Tidak hanya di kota, di desa-desa juga banyak. Karena sudah menjadi kebutuhan. Dimana ada penampilan menarik, maka pendukungnya juga akan segera dibuat. Itu termasuk rambut palsu. Yang jelas-jelas bisa merubah penampilan.
“Aku ada buktinya,” ujar Lin Tian saat menyadari bahwa orang ini sudah percaya kalau guru Su Wumei mengenakan rambut palsu. “Lihatlah, hari ini saat aku mengambil uang rambut palsu, Guru Su Wumei bahkan menyuruhku menulis surat hutang untuk mencatat hutang.“
“Lin Tian rambutku!“
__ADS_1
Mengingat kembali saat dulu.
“Dia mau mencatat hutang mana mungkin.“
“Barang sebagus ini tentu lebih baik berbagi dengan orang lain.“
“Kenapa aku merasa ada yang tidak beres,“ ujar Jiang Hao.
“Apa lagi yang masih kamu ragukan? “
“Coba raba rambut ini rasakan sentuhannya dan cium aromanya."
Hao mencium.
“Harum sekali," ujar Jiang Hao.
“Kalau begitu berapa harga rambut ini? “ tanya Hao.
“Mana mungkin aku menerima uangmu. Kamu adalah pelajar. Mana mungkin punya begitu banyak uang.“
Dilempar dompet dan kartu. Demi rambut palsu yang demikian berharga dan sangat mahal itu. Makanya dia rela semua dompet di kasihkan. Bahkan kartu yang berisi banyak yuan yuan itu turut diberikan sebagai tanda jadi akan wig yang sangat bagus dan lembut itu.
“Lin Tian lihat kondisinya apa dia tidak terlalu bersemangat,” bisik Xiaoli.
‘Rambut palsu yang tadi dia hirup ada obat yang dulu diberikan Cao padaku. Aku hanya memakainya sedikit.’ bisik Lin Tian pada Xiaoli.
“Kita sudah menipu banyak uang ayo pergi,“ ujar Xiaoli yang merasa kalau uang Jiang Hao demikian banyak yang dikasih pada Lin Tian demi rambut demikian saja.
“Pergi? mobil? Mobil apa? mobil sport apa?“ tanya Lin Tian dengan suara keras.
Semua yang ada di situ terkejut. Dan Mobil Jiang Hao dilihatnya, “Kak Lin aku mohon terimalah.“
Lin Tian senang. Ada mobil. Semua itu diberikan padanya dari Jiang Hao yang demikian menginginkan rambut hebat tadi. Sehingga kini, selain kehilangan rambut palsu tadi, lin tian sudah mendapat mobil mewah dengan bonus uang dalam tabungan Jiang Hao dan dompet penuh berisi Yuan. Nampak nya itu sudah lebih dari cukup untuk hari ini dengan kehilangan sedikit rambut palsu saja.
__ADS_1
“Kak Lin terima kasih.“
Mereka senang botak botak tapi berambut. Sehingga penampilannya berubah. Dengan rambut palsu yang mahal seharga mobil sport itu tentu banyak orang yang nanti bakalan melirik mereka, memuja jadi idola seperti guru Su yang demikian di puja-puja itu.
“Penjualan pertama berhasil. Kantor berhasil mengumpulkan pegawai. Bersiap menerima hadiah dari misi pertama.“ Semua pendapatan itu diberikan ke perusahaan sehingga semakin maju saja usaha baru yang dikelola bos muda Lin Tian ini.
Misi utama setiap permulaan pasti sulit.
Presentase keberhasilan: 85%
Target tercapai.
Hadiah. Kesalahan yang belum diketahui ada identitas karyawan yang tidak sesuai dengan aslinya.
#
6 bulan kemudian.
“Sistem memberiku keuntungan seperti ini…“ Lin Tian senang. Benar-benar mendapat kemudahan dari sistem yang sudah dia ambil. Dan itu bisa dinikmati sekarang. Walau saat menjalani misi juga tak segampang itu. Mesti banyak perjuangan serta pengorbanan apa yang di punya.
Kring… Kring.
Berbunyi alarm jam. Tanda memulai hari. Dimana mesti beraktifitas. Tak boleh malas-malasan. Dan karena takut kesiangan, maka mesti menyetel jam weker tersebut sesuai keinginan hendak bangun jam berapa. Walau semua bukan masalah itu. Setidaknya bisa mengingat kembali agar apa yang direncanakan bisa berjalan dengan baik serta tepat menuju lokasi kerja yang hendak di tuju.
“Kalau setahun yang lalu aku sama sekali tidak menyangka. Dengan menyelesaikan berbagai misi mendapat kedudukan dan kekayaan. Dan juga….“
“Bos sudah bangun?“
“Dan juga wanita cantik mengelilingiku…“
Guru Chen, Su Quexing. Dan juga Cao Biluo, Zhou Weiwei, semua pada nemplok. Dia kini benar-benar dikelilingi wanita yang cantik-cantik.
“Lin Tian, cepat turun! Hari ini, kita akan mendapat banyak uang!“ ujar Cao Biluo yang sangat bersemangat. Dengan mobil merahnya yang dikendarai Zhou, menambah semangat buat Lin Tian.
__ADS_1
“Benar sekali semua ini harus diceritakan dari setahun yang lalu. Saat menyelesaikan bug dari misi utama. Dipaksa menghamburkan uang sulit sekali“