Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 181


__ADS_3

“Silahkan, kemukakan pemikiran untuk peternakan babi mu akhir - akhir ini,“ ujar Qian Duomei bertanya pada peternak babi.


“Susah. Susah sekali,“ ujar Yu. “Saat awal memulai beternak babi, aku sama sekali tidak mengerti apapun. Tapi, aku tidak boleh menyia - nyiakan kepercayaan Direktur Lin padaku, sehingga aku secara khusus mempelajari teknik beternak babi. Baru mulai beradaptasi secara perlahan. Karena harga daging babi belakangan ini cukup murah, peternak lokal memilih untuk secepat mungkin menyembelih babi, agar balik modal, tidak mau menahan – nahan. Awalnya, aku juga sudah bersiap untuk bertindak seperti mereka, tapi sesaat sebelum menyembelih babi, aku mulai ragu. Sudah tumbuh perasaan antara aku dengan babi - babi tersebut, aku tidak tega turun tangan.“


“Bagus sekali, pelihara saja mereka, jangan mengikuti pasar yang menjual babi - babi mereka,“ ujar Lin Tian yang merasa iba dengan paman yang begitu sudah menyatu dengan babi. Bagaimana akan tega kalau melihat peliharaan setiap hari mesti memenggal kepala mereka yang seakan punya rasa iba itu. Makanya mending memelihara terus walau rugi sedikit tak jadi soal. Asalkan wajah memelas dari korban itu tak Nampak lagi. ‘Kalau dia memelihara sehari lebih banyak, maka aku juga akan merugi biaya sehari, kenapa tidak.’


“Begitulah, jadi aku terus memelihara babi. Aku sampai tidak enak hati, karena membuat kerugian perusahaan,“ ujar Yu yang sangat saying pada peliharaan nya sampai harus membuat derita pada pemilik perusahaan yang sudah sangat mengerti akan kepentingan nya tersebut.


“Tapi, apa hubungan nya hal ini dengan meningkatkan nama baik perusahaan? Kita juga harus memiliki tujuan dalam memuji kan?“ ujar Cao Biluo.


“Ada yang paling diperhatikan oleh pelanggan perusahaan kita. Atau apa yang paling diperhatikan oleh masyarakat?“


“Tidak lain dan tidak bukan adalah sandang, pangan, papan dan transportasi,“ jawab Cao.


“Sandang. Kualitasnya bagus atau tidak sangat mudah di nilai. Sekali meraba atau melihat sudah bisa di nilai baik dan buruk nya kualitas dan model nya.“ Dengan demikian sudah Nampak kalau kualitas dari apa yang dipakai menentukan juga harganya. Baik itu yang tengah mode atau sudah bentukan klasik, yang jelas semua sudah bisa menunjukkan apa yang nyaman di kenakan. Sehingga walau bentuk nya Nampak begitu-begitu saja namun dengan kualitas bagus membuat harganya demikian tinggi serta di gemari masyarakat. Sementara yang Nampak mewah dan bentuk sangat glamor namun dari bahan yang demikian saja, maka nilai jualnya juga rendah. Itu juga yang membuat titik kecewa si pemakai nampak tinggi.


“Papan atau tempat tinggal. Baik buruknya rumah, hangat atau tidak, nyaman atau tidak, juga sangat mudah dirasakan.“ Terutama untuk istirahat. Semakin nyaman tempat yang ditinggali maka akan enak pula buat istirahat. Dengan demikian lokasi juga berpengaruh., apakah terlampau bising, atau terlalu sepi sehingga suara serangga malam saja Nampak jelas terdengar. Itu juga berpengaruh akan istirahat yang nyaman. Makanya tidak jarang dengan harga yang tinggi mereka bakalan membeli tanah buat hunian di lokasi yang lumayan jauh dari kebisingan, walau Nampak sunyi, tetapi akan di rubah menjadi suatu tempat yang asri dan sejuk. Dengan demikian maka harga juga bakalan ikut melambung seiring dengan nyaman nya situasi yang tengah di rasakan kala itu.


“Transportasi. Terlebih aspek ini, bahan bakar, listrik ataupun minyak, dua roda atau empat roda, semuanya bisa langsung dirasakan perbedaan nya.“ Sekarang sudah taka da kata jauh. Selagi bisa maka usahakan mendapatkan dan jangan mengeluh untuk hal satu itu. Sebab untuk sekarang, walau itu di ujung bumi, maka dengan transportasi yang memadai, juga akan sampai dengan jangka yang tak terlampau panjang. Yang dahulu mungkin memerlukan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, maka dengan transportasi yang canggih serta nyaman, perjalanan itu singkat saja. Bahan bakar juga walau sekarang mahal, namun kebutuhan ikut naik, maka bakalan cukup untuk membeli semua itu.


“Hanya pangan saja yang menjadi masalah besar dalam masyarakat untuk menilai baik, buruk dan keamanan makanan.“ Terkadang makanan yang Nampak putih, ternyata dari plastik. Makanan yang katanya sehat ternyata tercampur bahan pengawet. Serta makanan yang empuk ternyata di dalamnya tercampur kerikil - kerikil tajam yang sanggup merontokkan gigi.


“Jadi, jika banyak pujian pada perusahaan Tianlin, nama baiknya meningkat semua, orang secara otomatis bisa percaya pada keamanan dan kebersihan dari makanan produksi kita,“ ujar Cao Biluo menyoroti makanan tak sehat yang banyak beredar di pasaran. Itulah yang mesti di perhatikan untuk ke depan nya buat produksi pangan mereka.

__ADS_1


“Ternyata Direktur Lin membuat rencana ini agar aku bisa menjual daging babi ini. Dia benar-benar sangat memperhatikan ku,“ ujar Yu begitu terhanyut akan kinerja Direktur Lin yang begitu memperhatikan nasib seorang tukang babi saja.


“Selain itu kesempatan sudah datang,“ ujar Ma Keji seraya menunjukkan grafik di HP nya. Ada informasi penting yang kali ini tengah berkembang.


- Gosip sepertinya ada wabah babi di negara Mei tempat saya belajar dan berita itu telah ditutup - tutupi oleh pihak berwenang.


- Kasihan sekali kalian, kami di sini tidak perlu khawatir.


- Siapa bilang kapitalis berhati hitam ini menjual semua daging babi yang bervirus sebagai ekspor dan menyimpan yang kualitas bagus untuk dirinya sendiri kamu harus tahu itu.


- Terkejut.


“Apa, tak di sangka ada kejadian ini,“ Yu Nampak panik.


“Ini masalah besar, kalau sampai benar-benar seperti itu akan berpengaruh besar pada kita,“ ujar Guru Chen.


#


Lin Tian tengah tertidur. Tak menyadari perkembangan mengerikan yang tengah terjadi.


“Lin Tian!“ Panggil Xiaoli sembari mendobrak pintu depan.


“Ayo. Ayo kita pergi untuk memeriksa nya!“ ujar nya selanjutnya sembari menarik paksa tangan Lin Tian yang susah sekali di bangunkan walau bukan di tempat tinggal yang nyaman.

__ADS_1


“Mau kemana?“ ujar Lin Tian gelagapan. Rasanya seperti melayang saja dalam kondisi tak siap namun begitu saja di Tarik dengan kuat oleh perempuan kuat begitu.


#


Berikutnya sudah dalam kondisi yang benar-benar berubah. Lin Tian mengenakan jubah panjang nya. Dan Xiaoli dengan pakaian seksi nya. Keduanya mengenakan kaca mata hitam.


“Berhenti, siapa kalian?“ tanya sekuriti yang keheranan melihat ada dua jagoan datang.


“Departemen ke enam dari biro pengawasan mutu, datang untuk memeriksa,“ ujar departemen ke enam sembari menunjukkan kartu tanda pengenal nya.


“Tidak pernah dengar, selain itu waktunya juga tidak tepat,“ ujar satpam keheranan.


“Departemen ke 6?“ ujar teman lain nya.


“Kamu sedang mengajariku. Ingin aku menanyakan hal ini pada pimpinan kalian?“ ancam Xiaoli.


“Silahkan,“ kata Satpam dengan sedikit gemetar akan gertakan itu.


“Aku juga ingin di marahi, seperti nya nikmat sekali,“ kata satpam ketakutan sekali.


“Ternyata dia ada di samping ku,“ ujar scurity satunya menatap kawan nya seperti bermuka badut.


“Hei sebenarnya untuk apa kita kemari. Mempermainkan orang sampai seperti badut?“

__ADS_1


“Aku akan membuatmu melihat sendiri prediksi dan visi mu untuk mendapat untung besar,“ kata Xiaoli sembari menyerahkan tas hitam nya.


“Ha, ternyata badut nya aku sendiri,“ keluh Lin Tian langsung membayangkan dirinya menjadi badut berhidung merah.


__ADS_2