Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini

Menjadi Orang Terkaya Mulai Hari Ini
Episode 183


__ADS_3

“Ini namanya figur yang bisa berubah – rubah, sedang viral di pasaran. Hanya satu dua saja yang bagus,“ ujar Lin Tian sembari melihat boneka boneka figur yang lumayan banyak di depan nya. Ada yang rambut pink ada yang coklat. Serta ada bentuk alien dan baju biru. Semua unik-unik. Namun bagi Lin Tian hanya menyukai beberapa saja. “Hanya satu ini saja yang bagus, kalau aku… aku hanya berminat membeli satu model ini saja,” kata Lin Tian mengagumi figur dengan bentuk aneh. Seperti astronot atau alien yang tertutup dengan kaca helm bulat dan sangat cocok jika menjadi pahlawan bertopeng yang begitu ganas.


“Oh ya, Wan Ji, mulai hari ini dan seterusnya, kamu akan bertanggung jawab untuk belajar dari pabrik mainan baru ku. Memproduksi mainan ini, semoga kamu cepat menjadi ahli mainan dan melangkah ke masa depan yang cerah,“ kata Lin Tian memberi pengarahan.


“Ke dapan nya kita adalah rekan kerja,“ ujar Ma Keji menyalami rekan baru nya Wan Ji. “Semua pertanyaan mengenai pabrik mainan ini, bisa kamu tanyakan padaku.“


“Aku ingin tahu, apa benar - benar ada orang yang membeli mainan seperti ini. IP buatan sendiri, juga tidak memiliki fungsi nyata, selain itu hanya satu dan dua mainan yang bagus di dalam satu batch,“ ujar Wan Ji.


“Kalau dilihat begitu saja, memang mainan ini tidak memiliki daya tarik. Tapi, begitu ditambahkan dengan ini akan tidak sama lagi,“ ujar Ma Keji seraya menunjukkan kotak di tangan nya.


“Ha, bukannya hanya sebuah kotak saja,“ Lin Tian juga kaget.


“Di mana daya tarik mainan. Bukankah bagus dan asik dimainkan saja. Dengan adanya kotak ini,“ ujar Ma Keji terus mencoba mengotak atik kotak aneh tersebut.


“Sekarang mainan yang kamu ingin beli itu, berada di kotak yang mana?“ ujar Ma Keji seakan tengah main sulap saja. “Hahaha, ini adalah inovasi baru zaman ini… Kotak buta.“


Lanjutnya, “Setelah diluncurkan pasti akan menjadi rebutan. Semuanya akan membeli 10 sampai 20 kotak demi mendapatkan yang dia inginkan.“


“Ini, bukankah ini sama dengan berjudi?“ ujar Lin Tian. Kalau judi sama saja bakalan di larang oleh semua orang. Juga bakalan tak bagus untuk ke depan nya. Sebab judi menjanjikan kemenangan. Judi menjanjikan kekayaan. Ternyata tidak. “Tidak bisa, aku…“


Lalu terkejut setelah membaca jika ‘Wan ji, ahli mainan. Nilai potensi 2/6.’ “Ini juga bisa. Hanya karena satu pencerahan saja.“

__ADS_1


“Selamat, setelah mengumpulkan poin potensi, Tuan Besar Lin Tian, anda telah mengumpulkan 5 poin,“ ujar sistem Xiao Qian dengan ceria. “Satu poin lagi, kamu bisa mengaktifkan model diferensiasi aset.“


“Diferensiasi aset?“ Lin Tian tak paham.


Sembari menggambarkan sebuah diagram lingkaran Xiao Qian menjelaskan, “Setelah melakukan diferensiasi, dapat diatur ulang menjadi 3 bagian sesuai dengan keinginan Lin Tian. Perhitungan dilakukan secara terpisah, tidak mempengaruhi satu sama lain.“


“Ada fungsi seperti ini juga? Dengan begitu, aku bisa memisahkan uang yang laba yang aku dapatkan dengan uang merugi. Sedangkan sisanya digunakan untuk usaha baru yang masih tidak tahu akan mendapatkan untung atau merugi,“ ujar Lin Tian sembari terus membayangkan ada uang emas yang di damba.


“Direktur Lin apa anda mendengarkan. Anda tadi bilang tidak bisa, maksudnya adalah….“ tanya Ma Keji.


Kata Lin Tian, “Ehem, aku tarik kembali kata-kataku. Setelah aku pertimbangkan jalankan produksinya, Serahkan semua laporan rencana pemasaran dan lain nya kepada Qian Duomei dan segera luncurkan produk nya. Lagipula ini adalah minggu baru, kerugian yang di hasil sebelumnya, selalu tidak berhasil lebih baik, aku mencari untung darinya dulu sekarang. Hehe, Aku, Lin Tian, akhirnya hari ini menjadi tangguh. Aku bisa mulai mencari uang dengan terang - terangan.“


Sekretaris Qian Duomei melapor, “Itu Direktur Lin, tadi anda berpesan untuk mengeluarkan biaya pemasaran kotak buta, biaya pemasaran nya….“


“Kebanyakan ya? Tidak masalah, asalkan biaya itu nantinya bisa menghasilkan, keluarkan saja,“ kata Direktur Lin.


“Itu, perusahan kita tidak bisa mengeluarkan biaya sebanyak itu. Cash flow kita sudah… Habis,“ ujar Qian dengan pelan. Takut membuat direktur terkejut.


“Habis!” Direktur Lin terkejut.


Lalu melihat pada Xiao Qian, “Jangan melihat ku, aku tidak pernah bilang kalau gudang orang berbakat hanya menggunakan uang dari gudang penyimpanan uang pribadi mu. Gudang penyimpanan uang perusahaan tentu saja juga harus mengeluarkan sedikit,“ terang Xiao Qian.

__ADS_1


“Itu hanya sedikit, itu banyak sekali, ratusan juta.“ Lin Tian bahkan menangis meraung raung. “Kalau begitu, sekarang aku benar – benar tidak memiliki apapun. Semuanya kosong.“


Gudang penyimpanan uang pribadi \= Kosong.


Gudang penyimpanan uang perusahaan \= Kosong.


#


“Sekarang kita tidak memiliki cara untuk melewati kesulitan ini,“ keluh Lin Tian sedikit merenung.


“Sebenarnya kita bisa melewatinya dengan tidak melakukan apapun, kita tunggu hasil dari penjualan daging babi,“ kata Duomei.


“Oh, kalau aku sekarang membutuhkan uang, ada cara lain?“ tanya Lin Tian.


“Pertama, pinjaman dana. Kedua, menjual usaha kecil. Ketiga menarik kembali perusahaan drone ke dalam Tianlin group untuk mendanai perusahaan,“ jelas Qian Duomei.


“Perusahaan drone adalah pohon bunga uang ku, aku tidak bisa menyia-nyiakan Xiaoqian. Menjual usaha kecil, aku tidak rela, siapa tahu setelah ada diferensial asset ini, mereka bisa menghasilkan sedikit uang untuk ku,“ Lin Tian berpikir. “Pinjaman, pinjaman. Sepertinya boleh juga. Tapi bagaimana caranya aku bisa mendapat pinjaman dengan bunga serendah mungkin?“


“Tunggu dulu aku punya ide. Aku akan mencari rentenir ilegal. Dengan begitu aku tidak perlu membayar bunga,“ kata Lin Tian mempunyai pemilihan yang sangat menarik. Padahal pinjam dengan cara demikian tentu akan sangat menyulitkan. Kalau pinjam secara yang lain misalkan pada koperasi atau pada online semua akan di beritahu jika masa nya membayar, maka bisa jadi jika sama orang-orang lintah darat begitu akan langsung kena bunga yang berbunga di waktu seterusnya. Namun Lin Tian belum paham. Makanya perlu pemahaman tersendiri supaya dia menjadi mengerti.


“Apa…“ Sekretaris Qian Duomei nampak tercengang. Sepertinya memang ada yang keliru dengan pemikiran direktur nya itu. Bisa jadi dia hanya tergiur pada tawaran yang menggiurkan tanpa memperhatikan sisi buruk nya. Memang sudah banyak orang yang terjebak pada lingkaran mengerikan demikian yang hasilnya bukan nya tambah untung malahan langsung terjerembab pada situasi rumit lain nya. Sehingga hutang yang menumpuk itu bakalan terus bertambah seiring waktu yang meningkatkan bunga uang semakin berbunga saja. Tapi kali ini barangkali memang hanya itu yang bisa dilakukan untuk menutup berbagai kebutuhan mendesak yang mesti segera di lunasi oleh perusahaan.

__ADS_1


__ADS_2