
Pada gedung tinggi milik Grup Tian Lin.
“Tiga di atas ini adalah barang yang paling disukai anak-anak. Kita bisa memulai dari sini,“ ujar sekretaris Qian Duomei.
Nampak gambar robot merah, ultraman dan CD merah.
“Apa maksud CD merah ini?“ tanya Lin Tian keheranan.
“Ini melambangkan pahlawan di komik barat seperti Superman. Misalnya Batman, Spiderman, Ironman,“ terang Duomei.
“Kalau begitu, yang pertama adalah robot sebuah mesin raksasa. Yang kedua adalah Ultraman seorang pahlawan transformasi raksasa. Yang ketiga adalah pahlawan barat seorang pahlawan transformasi,“ ujar Lin Tian. “Artinya kalau mau menguasai pasar anak-anak, aku perlu membuat sebuah pahlawan robot transformasi berukuran raksasa.“
“Kita hanya perlu memakai efek khusus, tidak perlu membuat ukuran raksasa,“ ujar Qian Duomei.
“Mana boleh begitu, kalau mau buat, harus buat yang terbaik. Kita tidak perlu memakai teknik khusus, kita lakukan pemotretan nyata, langsung buat yang raksasa. Aku, Lin Tian, demi memajukan budaya negara tidak keberatan menghabiskan uang ini,“ ujar Lin Tian mantap. “Akan tetapi, Bagaimana menggabungkannya dengan wayang kulit.“
“Eh wayang kulit… Bayangan cahaya. Itu dia, aku sudah mengerti,“ kata Lin Tian terus berpikir. “She Chu panggil Tang Cuicui kemari. Rencana promosi wayang kulit di mulai sekarang.“
#
Pada suatu lapangan circle, di situ Lin Tian berdiri menatap keheningan nya.
“Direktur Lin, Aku datang. Untuk apa?“ tanya Tang Cuicui.
__ADS_1
“Tentu saja untuk memberimu sebuah panggung yang lebih besar, demi pertunjukan wayang kulit berjuang,“ kata Lin Tian sembari tersenyum penuh arti.
“Ini….“ sebuah truk penuh dengan muatan berhenti di depan mereka.
“Ini adalah proyek wayang kulit yang aku kembangkan,“ jelas Lin Tian.
“Pelindung rahasia cahaya penegak keadilan bayangan…. Robot bayangan…. Kau anggap saja dia seperti wayang kulit,“ ujar Lin Tian. Biasanya wayang kulit juga ada yang sangat besar, semacam raksasa yang di pergunakan di saat-saat tertentu sebagai penarik perhatian bagi para penonton yang sangat ingin melihat wayang raksasa yang sangat raksasa. Dan tentu saja si dalang akan kewalahan dalam memainkan nya. Ini juga terjadi dengan wayang boneka tersebut, alias wayang golek. Tentunya akan sangat berat dan butuh tenaga kuat yang tak mungkin terjadi pada diri si wanita.
“Barang sebesar ini tidak bisa aku kendalikan,“ kata Tang Cuicui yang langsung bisa membayangkan betapa beratnya gagang dari tangan robot andai dia mengendalikan nya. Yang kecil saja kalau terbuat dari kayu yang keras, akan terasa berat, apalagi kali ini dari kayu yang besar guna mengimbangi robot yang sangat besar juga.
“Tidak perlu mengendalikan yang besar itu, di sini ada yang kecil,“ ujar Lin Tian membawa Boneka voodoo. “Ini adalah versi kecil dari robot besar sama seperti yang biasa kau mainkan. Sinyal digital akan ditransmisikan ke robot besar secara sinkron melalui node sirkuit sehingga bisa bergerak. “
“Kalau begitu aku akan mencobanya,“ ucap Tang Cuicui memegang boneka seperti memegang tang cucut. Kenceng banget.
“Wah benar-benar bergerak.“ Tangan robot boneka besar ikut bergerak. Hal itu selayaknya remote boneka yang bila di gerakkan ikut bergerak buat si besar. Andai saja ini mistis, itu semacam boneka santet yang sudah di beri mantra dan beberapa potongan tubuh dari si manusia yang akan di santet, misalnya rambut, kuku, atau kain dari si pemilik. Maka saat boneka di tusuk, maka yang menjadi sasaran pasti bakalan menjerit di daerah yang kena senjata itu. Inilah mengerikan nya mistis yang tak bisa di jelaskan dengan teori, namun kali ini dengan kemajuan teknologi, membuat boneka tersebut menjadikan hal mistis yang hanya ada di dunia menakutkan, kali ini benar ada di atas panggung wayang yang megah. Tentu bukan karena ada alat menyeramkan yang diambil dari salah satu bagian tubuh si wayang, tetapi karena dalam tubuh besar robot itu sudah terpasang semacam alat sensor yang canggih dan ketelitian yang akurat dengan menghubungkan dengan boneka santet yang seakan menjadi suatu remote kontrol buat si robot.
“Kalau begitu kita lakukan saja langsung. Tirai panggung naik!“
Segera tirai di gulung ke atas. Seperti biasa kalau layar tergulung ke atas maka panggung sudah Nampak dan pertunjukkan langsung di mulai. Dalam panggung di balik tirai akan tergambar berbagai hiasan yang melatar belakangi kisah. Sehingga berbagai pemandangan akan di buat di sana sebagai penggambaran tokoh wayang boneka itu. Sehingga kalau dalam kisah berada di hutan, maka latar belakang bisa di gambar dengan hutan-hutan yang indah dengan pepohonan menghijau yang sangat indah serta batang-batang kehitaman yang Nampak menyeramkan sekali. Dan bisa penggambaran cerita ada di istana maka ilustrasi di belakang panggung itu di buat semacam situasi di istana yang megah. Sehingga latar belakang kisah itu yang mengiringi cerita supaya Nampak seperti nyata. Tapi karena berbagai kemajuan yang sudah diterapkan dalam teknologi perusahaan Tianlin, maka ilustrasi yang sebelumnya hanya lukisan tangan, atau photografi besar dalam suatu geber, maka untuk selanjutnya di pakai semacam slide dengan gambar yang berganti-ganti di latar belakang tokoh tersebut, serta dapat juga di temple menggunakan cuplikan video dari penggambaran alam yang menyesuaikan dengan cerita. Hasilnya sungguh luar biasa. Walau sebenarnya sama saja tujuannya, yang dari ilustrasi manual berpindah ke slide proyektor yang mewah.
“Nyalakan cahaya nya,“ ujar Lin Tian.
Langsung saja lampu suklit besar menyala dari berbagai sudut yang dengan terang menyorot ke atas pentas, setelah layar tergulung.
__ADS_1
Berikutnya, nampak robot boneka bergerak sangat canggih. Seirama dengan dentuman genderang yang di tabuh bertalu-talu. Seakan robot itu merupakan replika dari boneka lucu yang di mainkan oleh Tang Cui-cui, dimana jika tangan nya di gerakkan dengan gagang kayu, maka tangan dari robot boneka itu juga bergerak.
Kalau boneka di gelengkan kepalanya, maka kepala besar robot boneka juga akan bergerak kearah apa yang di peragakan boneka mistis itu.
Dan jika boneka wayang itu di buat menari, maka robot besar tersebut juga menari dengan lincahnya.
Pokok nya alat sensor dalam boneka benar-benar menggerakkan robot boneka raksasa, sehingga perpaduan antara seni tradisional dengan kemajuan teknologi yang modern membentuk suatu hiburan yang sangat menarik dan tak membosankan bagi para pelihat nya.
“Mengharukan sekali. Apalah semua ini sungguhan?“ ujar Tang Cuicui sembari terus memainkan boneka besarnya.
Dalam layar tertulis:
Tugas : ahli pertunjukan wayang kulit
Nilai potensial 3/3
Jumlah pemenuhan 3 poin.
Jumlah poin pertukaran potensi : 10
Mendapat bantuan ahli system memberi hadiah khusus.
Set pemimpin.
__ADS_1
“Ada hadiah tambahan? Set pakaian pemimpin apa ini?“ Lin Tian kebingungan. Hadiah yang belum dia pahami.