My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Bonschap 4


__ADS_3

Hingga sore hari tiba waktu Nadin dan Davina pulang dari tempat magang.


"Kak Ara!" sapa seorang gadis yang ternyata adalah Davina.


"Davina ...., bagiamana kabarmu?" tanya Ara sambil memeluk Davina, tapi matanya tak lepas dari melihat ke belakang Davina.


"Aku baik kak, mana Sanaya sama Sagara, kak Agra juga ikut ya?"


"Mereka di belakang dengan ayah, kak Agra juga ikut!"


"Pantas saja, tadi saat rapat kak Agra tidak ada!"


"Hah ...., kamu ikut rapat?" tanya Ara heran.


"Enggak, tapi aku ikut nyiapin perlengkapan rapat!"


"Ooooh ....., aku kira ...., oh iya , Nadin mana? Kalian tidak pulang bersama?" tanya Ara.


"Nggak tahu anak itu, suka banget pulang terlambat. Biasanya di anter pulang sama pak Divta sih kak!"


"Kak Divta?" tanya Ara memastikan, dan Davina hanya mengangguk.


Kok bisa sih ...., kenapa sama kak Divta, cari gara-gara aja tuh anak


"Ya udah ya kak, aku ke dalam dulu, gerah mau mandi terus main sama baby twins!"


"Iya ....!"


Setelah Davina meninggalkannya, kini Ara segera menunggu Nadin di teras rumah. Ia benar-benar penasaran kenapa adiknya itu bisa pulang dengan Divta.


Bukankah Rendi yang di minta untuk mengantar dan menjemput Nadin, kenapa jadi kak Divta?


Ara hanya terus bisa bertanya-tanya, mencoba mencari jawaban paling mungkin, apalagi jika melihat bagaimana sikap Nadin pada Divta.


"Sayang ....., nunggu apa?" tanya Agra yang menghampirinya.


"Aku lagi menghirup udara sore, seger banget, bby lebih baik kamu di dalam aja ya!"


Ara takut jika sampai Agra melihat Nadin pulang bersama Divta.


"Kenapa?"


"Ya ...., aku nggak mau saja cewek-cewek di sini liatin suamiku yang ganteng!" ucap Ara mencari alasan, walaupun memang salah satu alasannya itu, ia ingat bagaimana tadi pagi suaminya jadi incaran tetangga, mereka pura-pura berkunjung hanya untuk melihat ketampanan suaminya.


"Cemburuan sekali istriku ini!" ucap Agra sambil mencubit kedua pipi istrinya.


"Augh ...., sakit bby!" keluh Ara sambil memegangi kedua pipinya yang memerah.

__ADS_1


Dan benar saja, belum sampai Agra masuk ke dalam rumah, sebuah mobil berhenti di depan rumah ayah Roy. Mobil itu milik Divta.


Nadin keluar dari mobil itu tanpa menunggu Divta membukakan pintu itu terlebih dulu.


"Kakak ....!" sapa Nadin yang melihat Ara di depan rumah, ia pun segera berlari menghampiri kakaknya tanpa memperdulikan orang yang berada di sampingnya.


"Nadin!" Ara pun segera memeluk adiknya.


"Kakak, mana baby twins? Mereka ikut kak? Aku kangen banget sama mereka!" cerocos Nadin.


"Tanya satu satu ...., lihat ada kak Agra!" bisik Ara yang masih dalam pelukannya.


Nadin pun tampak terkejut dengan keberadaan kakak iparnya.


"Kakak!" pekik Nadin.


"Gra ...., kamu di sini?" tanya Divta yang ternyata sudah berada di belakang Nadin.


"Bang Divta, kenapa bang Divta yang ngantar Nadin, bukankah aku meminta Rendi yang mengantarnya?" tanya Agra yang tak kalah terkejutnya.


"Jangan khawatir, I'am happy bisa mengantar Nadin, ya kan girl?" ucap Divta sambil mengeringkan matanya pada Nadin, membuat Nadin memutar matanya kesal.


"Lebih baik pak Divta pulang aja deh ya!" ucap Nadin.


"Kenapa buru-buru sekali ...., aku ingin mampir!" ucap Divta santai.


Apa-apaan sih kamu bby, cari masalah aja ....


Ara benar-benar tak menyangka dengan yang di lakukan Agra. Setelah dua pria itu meninggalkannya, Ara segera menarik tangan Nadin agak menjauh.


"Ada apa kak?" tanya Nadin sedikit berbisik.


"Kamu yang ada apa? Bisa-bisa nya minta di antar kak Divta, Rendi di mana?" tanya Ara.


"Aku sedang marah sama dia!" ucap Nadin dengan wajah yang seketika di tekuk.


"Kenapa?"


"Kakak tahu pas kita jalan-jalan ke mall, kemarin, bukannya berkencan denganku dia malah memilih pergi dengan kak Davina!"


"Hah .....!" Ara terkejut tak percaya.


"Nggak percaya kan, aku juga. Karena marah aku tidak langsung pulang, aku mampir ke rumah kak Jerry. Dan kakak tahu, aku hampir saja tertabrak mobil di sana!"


"Hah ...., kamu kok bisa nggak cerita sama kakak sih!" Ara benar-benar kesal dengan adiknya yang tertutup padanya, padahal sebelumnya adiknya itu begitu manja padanya, semuanya ia ceritakan pada Ara.


"Kakak nggak tanya!" jawab Nadin enteng.

__ADS_1


"Lalu?"


"Lalu apa lagi kak?" tanya Nadin yang terlihat bodoh.


"Lalu apa yang terjadi?"


"Pak Rendi datang, ia tiba-tiba memukul kak Jerry tanpa sebab!" jawab Nadin dengan memggebu.


"Kok bisa?"


"Nggak tahu, mungkin anak buahnya yang melaporkan semuanya pada pak Rendi!"


"Jadi dia ngirim anak buahnya buat jaga kamu?"


"Iya, setiap detik aku di awasi oleh anak buahnya!"


"Waaah ....., wah wah ...., ini lebih dari perspektif ku nih!" ucap Ara sambil terlihat begitu berfikir, mungkin kali ini yang di pikirkan ya benar. Tapi ada yang lebih serius sekarang.


"Maksud kakak?"


"Itu tandanya Rendi sudah mulai cinta sama kamu, cuma mungkin dia tidak menyadarinya saja, kamu kan tahu sendiri si balok es itu, dia itu lebih mirip seperti robot!"


"Lalu ...., aku harus bagaimana dong kak?"


"Ya harus sabar, sudah resiko mu jatuh cinta sama balok es, lalu apa kamu nggak tanya apa yang dia lakukan dengan Davina?"


"Mana aku tahu, aku keburu kesal!"


"Dasar bodoh ....!" ucap Ara sambil memukul adiknya yang juga polos itu, setidaknya sekarang ia jauh lebih berpengalaman dari pada adiknya itu.


"Kakak ini ...!" ucap Nadin kesal sambil mengusap pundaknya yang terkena pukul kakaknya.


"Sayang ......, apa yang kalian lakukan di luar?!" teriak Agra dari dalam rumah, sehingga membuat obrolan mereka terhenti.


"Ya sudah lah kita pikirkan lagi nanti caranya, ayo masuk, urus tuh kakak kamu, dia pasti bakal ngompor-ngompori ayah buat jadiin kak Divta mantunya!"


"Biar sama kak Davina aja!" ucap Nadin dengan entengnya, membuat Ara tertawa. Mereka pun akhirnya masuk ke dalam rumah, semua keluarga sudah berkumpul di ruang keluarga yang tak luas itu.


Nadin segera di sambut oleh kedua keponakannya yang sudah lincah berjalan itu.


**BERSAMBUNG


Jangan lupa untuk kasih dukungan ke author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Follow Ig aku juga ya


Tri.ani.5249

__ADS_1


Happy Reading 😘😘😘😘**


__ADS_2