My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Episode 17


__ADS_3

Seminggu kini telah berlalu setelah kejadian itu, dan kini Ara


masih punya waktu tiga minggu untuk menyelesaikan pekerjaannya


Tapi entah apa yang di kerjakan bosnya itu, akhir akhir ini ia


sering keluar dari kantor di jam jam kerja


Seperti saat ini padalah masih jam sepuluh pagi, tiba-tiba


ponselnya berdering


“hallo”


“.......”


“serloc , gue ke sana”


Agra pun menutup sambungan telponnya, Ara yang sebenarnya dari tadi


curi-curi dengar , segera pura-pura sibuk meneliti berkas-berkasnya


“saya pergi dulu, kosongkan jadwal untuk saya, kamu atur jadwal


ulang untuk meeting besok” perintah Agra sambil mengenakan kembali jasnya dan


menyakukan ponselnya


“bapak mau ke mana?” tanya Ara yang memang sudah sangat penasaran dengan bosnya


“saya ada urusan di luar” jawab bosnya singkat, seperti bukan Agra yang punya kebiasaan menggodanya


Agra pun meninggalkan Ara seorang diri di ruangannya,


“tak biasanya si  bos yang


gila kerja itu sering bolos, aneh banget ...”


Tingkah Agra tidak Cuma berakhir di situ saja, ia sering tertawa


sendiri saat menerima sebuah pesan video atau sebuah foto,


waktu semakin berlalu, kini minggu ketiga setelah kejadian


itu, waktu Ara tinggal satu minggu lagi


Dan minggu ke tiga ini tiba-tiba Agra mendekati Ara yang sudah


berkemas hendak pulang

__ADS_1


“besok ikut aku, aku jemput kamu di rumah” Agra bukan memberi ajakan tapi lebih tepatnya memberi perintah


“mau kemana pak?” tanya ara sedikit sebal dengan kelakuan bosnya itu


“besok kamu juga tau sendiri, sekarang biar aku antar kamu pulang”


"hah ..., apa-apaan ini ...., dia menawariku tumpangan ...., tidak mau ..." batin ara


“nggak usah pak, aku di jemput”


“sama si brengsek itu?”


"apa lagi ini ...., si brengsek katanya? bukankah dia yang brengsek ..." batin ara


Ara melototkan matanya,ia benar-benar kesal


setiap kali bosnya itu mengatai Dio,


 


akhirnya Ara tak mau menjawab perkataan


bosnya, bisa-bisa ribut lagi, lagian tinggal satu minggu lagi setelah itu ia


bebas


Ara pun sedikit berlari meninggalkan Agra karena Dio sudah ada di lantai


bawah, setelah Ara keluar dari lift ia pun segera mencari sosok yang sudah


menunggunya


“hay sayang, maaf ya menunggu lama ...” Ara pun memcium pipi Dio


“iya nggak pa pa, apa sih yang nggak buat kamu”


Ara pun segera memakai helmnya, dan menaiki motor dan tak lupa


berpegangan pada pinggang Dio


Agra yang ikut turun melihat pemandangan itu langsung mengepalkan


tangannya kesal


“awas saja kamu ...”


Di jalan


Dio : “yang besok kan weekend, rencananya mau kemana?”

__ADS_1


Ara : “maaf ya sayang kayaknya aku nggak bisa pergi sama kamu


soalnya bos aku ngajak keluar”


Dio : “kemana?”


Ara : “nggak tau, tapi jangan khawatir tinggal satu minggu lagi kok


aku kerjanya”


Dio : “emang kenapa?”


Ara : “aku udah ngundurin diri, aku nggak suka dia mojokin kamu


terus”


Dio : “makasih ya sayang, aku tambah sayang deh”


Akhirnya mereka pun sampai di rumah Ara, Ara pun membuka helmnya


Ara : “makasih ya”


Dio : “iya sayang”


Ara : “nggak mampir dulu?”


Dio : “nggak usah aku langsung aja”


 


 


 


 


 


 


ara kapan sih kamu percaya sama si bos ganteng ......?


aku jadi ikut gemes deh sama Ara ....?


gimana reader ? apa yang kalian pikirkan? sama nggak ya sama pemikiranku ...?


enakan ara sama agra apa sama rendi ya?


silahkan coment ya ......

__ADS_1


__ADS_2