My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Episode 74


__ADS_3

   Setelah mendapat kabar dari Ara,


Rendi tak membuang waktu, ia langsung datang ke rumah Ara mengajak serta dokter


Frans


Tok tok tok


Nadin yang sedang menemani ayahnya yang sedang tertidur sedikit


terkejut karena malam –malam ada tamu yang datang ke rumah,


Ia  takut jika kakaknya


sampai nekat datang,itu akan jadi masalah besar buat Ara,  ia tak mau membuat masalah untuk kakaknya,


hidup kakaknya selama ini sudah cukup sulit, ia tak mau menambah bebannya lagi


“ya sebentar ....” Nadin menyahut dari dalam dan segera berjalan


keluar kamar menuju ke ruang tamu


Saat membuka pintu, ia sedikit terkejut melihat seseorang yang


sedang berdiri di depan pintu rumahnya


“pak Rendi ...”


“selamat malam..., maaf mengganggu istirahatmu nona  ..., saya kesini membawa dokter untuk ayah


nona”


“dokter ...”


“perkenalkan nona cantik ..., saya dokter Frans ...” Dokter Frans


tiba-tiba muncul di sela-sela percakapan mereka, Nadin masih belum sepenuhnya


sadar dari keterkejutannya


“apa kita akan tetap di luar?” tanya Dokter Frans , membuat Nadin


segera mempersilahkan mereka untuk masuk


Dokter Frans memeriksa keadaan ayah nadin dan memberikan serep obat


untunya, setelah selesai memeriksa, mereka pun undur diri


Nadin pun mengantar mereka sampai ke depan, tapi langkah mereka


terhenti saat melihat seseorang yang berada di depan rumah Nadin, dia adalah


Dio


“kak Dio ....” Nadin cukup terkejut melihat Dio di depan rumahnya


begitu juga dengan Rendi, Rendi memeberi tatapan dingin pada Dio


“Nadin ..., aku dapat kabar dari kayawan ayah kamu, mereka bilang


jika ayah kamu sakit, makanya aku ke sini ...”


“terimakasih kak ..., tapi ayah sedang istirahat ...” Nadin merasa


tidak enak dengan Rendi dan dokter Frans


“mereka ...?” tanya Dio saat menatap Rendi dan dokter Frans juga


berada di rumah Nadin


“dia dokter yang memeriksa ayah ....” Nadin menunjuk pada dokter


Frans


“lalu dia...?” Dio menunjuk tidak suka pada Rendi,  dan Rendi tetap pada tatapan yang sama


“ini pak Rendi ..., tangan kanan kak Agra ..., suami kak Ara”


“aku sudah tahu ...., maksudku kenapa dia di sini?” tanya Dio tidak


suka pada Rendi


“saya rasa , saya tidak punya urusan dengan anda ..., jadi saya

__ADS_1


permisi....” Rendi membuka suara


“dan Anda ..., saya lihat anda cukup pandai untuk memahami ucapan


Nadin ..., akan sangat tidak etis jika anda berlama-lama di sini, saya permisi


...” Rendi pun meminggalkan Nadin dan Dio di ikuti dokter Frans di belakangnya,


meninggalkan tatapan kesal Dio


***


Ara menbolak-balikkan bukunya tanpa berkeinginan untuk membacanya


,ia terus memikirkan keadaan ayahnya, tapi saat ponselnya kembali berdering,


membuat ke gundahan Ara terobati


Ia melihat nama Rendi di layar panggilan, ia segera menerima


telponnya, dan benar Rendi memberi kabar keadaan ayahnya. Membuat rasa


khawatirnya sedikit berkurang


Setelah memutus panggilannya dengan  Rendi, ia melihat jam diding , jarum jam sudah menunjuk ke angka 12 tapi


Agra tak juga kembali ke dalam kamar


Pikirannya kembali pada keinginannya untuk mengetahui masa lalu


suaminya, ia berfikir untuk segera menyelesaikan sebelum waktunya habis


“ mungkin ini saat yang tepat untuk menanyakannya”  Ara bergumam sendiri seolah menemukan


kepastian di dalam ucapannya sendiri


Ara pun segera beranjak dari tempat tidur, ia keluar dari kamar dan


mencari keberadaan Agra


Ceklek


Ia melihat Agra sedang duduk di balik meja kerja, sibuk dengan


“sayang kau kemari ...”


Agra segera mengangkat kepalanya dan mendapati Ara yang sudah


berdiri di depan pintu


“kemarilah ....”  Agra


menghentikan kegiatannya tapi kemudian kembali lagi ke arah beberapa map di


depannya


,Ara pun mendekat ke meja kerja Agra


“Gra ...”


Agra terlihat sibuk dengan beberapa map di tangannya dan sesekali


membubuhkan tanda tangan mengangkat kepalanya lagi setelah Ara memanggilnya


“hemmm” Agra menatap sebentar pada istrinya dan kembali fokus pada


map-map itu


“sibuk ya ...?” ara memilin baju tidurnya untuk menghilangkan


kegugupannya


“tinggal sedikit sayang, kalau sudah mengantuk tidurlah dulu, tidak


sampai setengah jam ini sudah selesai” agra mengusap pipi istrinya lembut


“baiklah ....” Ara pun sudah hanpir melangkah meninggalkan


suaminya, tapi kemudian keberanian itu kembali muncul, ia pun kembali berbalik


menghadap suaminya


“Gra ...”

__ADS_1


“ada apa sayang, apa ada masalah?” Agra pun langsung menutup mapnya


dan berdiri menghampiri istrinya


“enggak ..., aku Cuma ada beberapa pertanyaan saja” ara memelaskan


wajahnya berharap suaminya tak keberatan


“pertanyaan?” Agra mengerutkan dahinya


 “ ya udah kita kembali ke


kamar ya ....”


Ara hanya mengangguk, dan Agra pun menggandeng Ara menuju ke


kamarnya,


 setelah mereka masuk ke


dalam kamar, mereka segera menaiki tempat tidur big size itu, merekapun duduk


saling berhadapan


“ada apa sayang?” agra memegang kedua tangan ara dengan lembut


“jika kamu  merasa keberatan


untuk menjawabnya, jangan di jawab ya ....”


“ dan jangan marah padaku”  ara masih berusaha mengumpulkan keberanian


“sepertinya serius sekali” agra langsung menyilangkan kakinya


sebelah menghadap ke tempat ara duduk


“iya, tapi janji dulu jangan marah ya...” ara masih begitu


khawatir, ia terungat terakhir kali bicara serius pada Agra saat itu , Agra


langsung marah dan tak mau bicara padanya


“kalau kamu nggak jadi tanya , aku malah marah”


“aku pengen tahu masa lalu mu” Agra lagi-lagi mengerutkan dahinya


dan menajamkan matanya yang seketika membuat ara merasa takut


“tuh kah ...., jangan marah ...” Ara mulai menciut nyalinya melihat


tatapan suaminya


“baiklah” Agra menghela nafas nya dalam


 “masa lalu yang mana yang


ingin kamu dengar?”


“hubungan mu sama ibu?” Agra benar-benar tak menyangka jika


istrinya akan menanyakan masa lalunya yang sebenarannya tak ingin di ingat lagi


 


 


 


 


 


 


maaf nih author kasihnya sedikit


kapan-kapan aku banyakin ya


jangan lupa kasih dukungan ke Author ya


dengan memberikan like dan komentarnya


trus kasih vote juga

__ADS_1


__ADS_2