My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Part 2 (37)


__ADS_3

Di tempat Sagara


Kehidupan dan pelajaran tidak selalu berjalan mulus,


bahkan walaupun itu pada anak kecil. Sagara sudah duduk bersama dengan Abimanyu


dan di depannya miss Betty sudah bersiap memberi pelajaran, sebenarnya bukan


pelajaran yang rumit, untuk sagara karena baru mengenal huruf dan angka


sedangkan untuk Abimanyu, karena Abimanyu sudah mengenal huruf dan Angka miss


betty memberi pelajaran yang lebih rumit untuknya.


“Miss …, apa aku boleh minum?” Tanya Sagara.


“Minum …?”


“Yes …!”


“Tapi anda di larang meninggalkan ruangan ini sampai


kelas saya selesai, anda mengerti tuan Sagara!”


“tapi aku sangat haus!” rengek Sagara.


“Biar saya saja tuan Muda yang akan mengambilkannya!”


Abimanyu menawarkan diri.


“Abimanyu juga tidak di ijinkan untuk pergi dari


sini, mengerti!” Miss Betty begitu tegas dengan anak-anak itu.


“Baiklah …, karena di ruangan ini hanya kita


bertiga, sedangkan aku dan Abimanyu tidak di ijinkan untuk meninggalkan


ruangan, jadi tinggal miss betty saja yang boleh keluar kan!”


“Maksud anda?”


“Miss Betty tidak akan mendapatkan hukuman jika


keluar sebentar untuk mengambilkan ku minum, aku bisa kehausan jika tidak cepat


di ambilkan minum!” ucap Sagara dengan wajah polosnya.


Awalnya miss Betty begitu bingung, tapi melihat


wajah Sagara yang seperti itu membuat miss Betty tidak tega, lagi pula kalau


sampai terjadi sesuatu dengan tuan muda itu, maka dia yang akan di salahkan.


“baiklah …, saya akan mengambilkannya. Tapi segera


selesaikan pekerjaan kalian!”


“Baik miss Betty!” jawab Sagara dan Abimanyu


bersama-sama.

__ADS_1


Miss Betty pun keluar dari ruang kerja nyonya Ratih,


penjaga sudah berjaga di luar kamar dan memastikan jika tuan mudanya dan


Abimanyu tidak meninggalkan pelajarannya.


“Ada yang bisa kami bantu, miss?’ Tanya salah satu


penjaga itu saat Miss betty keluar dari ruangan.


“Tidak perlu, aku hanya ingin mengambilkan air minum


untuk tuan muda, dia kehausan!”


“Apa perlu saya yang mengambilkan?”


“Tidak perlu, kalian berjaga saj di sini dan


memastikan mereka tidak keluar dari sini!”


“Baiklah …!”


“Aku akan segera kembali!”


Sedangkan di dalam, setelah memastikan miss Betty


keluar dari kamar. Sagara mengambil gagang telp[on dan menekan tombol kode


dapur hingga telp[on itu langsung terhubung ke dapur.


“Minta miss betty membuatkan saya segelas susu


suruh membuatkan jus buah untuk Abimanyu!”


“baik tuan muda, ada lagi?”


“Ingat, harus miss betty yang membuatnya dan


mengantarkannya ke sini sendiri!”


Sagara segera menutup telponnya dan kembali


menghampiri Abimanyu yang menatapnya tak percaya. Ia tidak mau membuang waktu.


“Tuan muda!”


“Apa?”


“Jadi tuan muda mengerjai miss Betty?”


“Tidak! Tapi sedang berpikir seperti orang dewasa, ini tidak adil!”


“maksud tuan muda?”


“Lihat …, kau lebih tua dariku, tapi miss Betty


memberimu tugas hanya setengah halaman saja, sedangkan aku…, dia memberiku


tugas sampai dua halaman dan harus selesai!”


Sagara segera menyodorkan bukunya pada Abimanyu

__ADS_1


begitupun dengan pensilnya.


“Ini maksudnya apa tuan muda?”


“Kerjakan tugasku sampai miss Betty ke sini, sampai


selesai!”


“Mana bisa tuan muda, kita harus mematuhi perintah


Miss Betty!”


“Kau ini …, kau di minta mengawal ku atau miss Betty?”


“Tuan muda!”


“Ya sudah …, kerjakan dan jangan banyak protes!”


Akhirnya Abimanyu pun dengan terpaksa mengerjakan


tugas yang di berikan oleh mis Betty, ia harus menulis huruf abjad sampai dua


lembar, sedangkan Sagara ia memilih tiduran di sofa sambil menunggu miss Betty


kembali.


Ceklek


Pintu terbuka, Sagara dengan cepat meraih buku dan


pensilnya. Miss Betty masuk ke ruangan dengan membawa nampan yang berisi dua


gelas, satu gelas susu dan satu gelas jus persis seperti yang di minta Sagara.


“Apa kalian sudah selesai?” Tanya miss Betty sambil


meletakkan nampan itu di atas meja.


Miss Betty memeriksa pekerjaan mereka.


“Abimanyu …, kenapa tugasmu belum selesai? Ini hanya


sedikit!” miss Betty memeriksa tugas Abimanyu yang belum selesai.


“Tadi saya …!” Abimanyu ingin mengatakan yang


sebenarnya, tapi tatapan Agra membuatnya mengurungkan niatnya. “Maaf miss …,


saya tidak akan mengulanginya lagi!”


Jiwa jiwa jahil Agra ternyata juga melekat ke putranya. Sagara tersenyum puas karena berhasil menjahili Abimanyu dan Miss Betty.


Bersambung


Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Follow Ig aku ya


tri.ani.5249


Happy Reading 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2