My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Villa 1


__ADS_3

Terlihat seorang gadis sudah memakai pakaian ala anak gunung begitupun dengan pria yang berada di belakangnya, pria itu tiba-tiba menekan kepala sang gadis dengan tangannya.


"Apaan sih Gara!?" keluhnya dan pria itu hanya tersenyum.


"Memang kamu mau kemping bawa tas besar gitu?"


Gadis itu mencebirkan bibirnya, ingin sekali menendang kaki saudara kembarnya itu karena terus saja menggangunya.


"Aku mau ke kebun teh, jadi jangan ganggu aku!"


Srekkkkkk


Sagara menarik ke atas tas itu hingga membuat Sanaya sedikit berjinjit,


"Apaan sih Gara!?"


"Jalanmu lambat sekali, ayo aku bantu!"


"Tapi nggak gini juga!"


"Jangan bawel!"


"Moms ....., Gara jahat nih moms!" teriak Sanaya memanggilnya mommy nya.


Wanita cantik itu hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua buah hatinya,


"Kenapa kalian ribut terus sih!?"


"Gara nih ma yang cari gara-gara!"


"Abis Nay lama banget ma, padahal yang lain sudah nungguin di depan, dia enak-enakan jalannya!"


"Nggak usah ribut, nih mom bawakan bekal kue buat kalian! Hubungi mom kalau sudah sampai ya!"


"Iya mom!" jawab mereka kompak membuat mom Ara tersenyum.


"Nah gitu dong kompak, mom kan jadi seneng!"


"Papa kemana mom?" tanya Sanaya yang tidak melihat papa nya sedari pagi.


"Papa kalian kan memang pergi ke luar kota semenjak semalam!"


"Kok nggak pamit sih papa!?" keluh Sanaya, biasanya papa nya itu selalu pamit kemanapun dia pergi tapi kali ini tidak.


"Semalam mau pamit sayang, tapi kamunya sudah tidur, tapi papa janji mau telpon kamu kalau sudah selesai meetingnya.


"Ihhh jahat banget pa pa!"


...🍀🍀🍀...


Setelah berpamitan dengan momnya, mereka segera menghampiri Aditya dan Ariel di depan.

__ADS_1


"Sayang, sudah lama?" Sapa Sagara pada Ariel sambil memeluk dan mengecup keningnya.


"Cie ...., yang sedang kasmaran!?" goda Sanaya sambil tersenyum.


"Kamu nggak ingin meluk aku?" pertanyaan itu terlontar dari bibir Aditya yang di tujukan pada Sanaya.


Sanaya yang mendapatkan pertanyaan itu langsung mlengos dan melenggang pergi.


"Nay ...., Nay ...., jangan gitu dong, aku calon tunanganmu loh!" panggil Aditya sambil mengejar Sanaya, hal itu membuat Sagara dan Ariel tertawa.


Bug


Langkah Sanaya terhenti saat tubuhnya menabrak seseorang,


"Abi!"


Abimanyu hanya tersenyum, "Hati-hati ya jalannya, jangan lari-larian!"


Sanaya tersenyum, sikap Abimanyu yang seperti ini yang membuatnya begitu percaya pada Abimanyu.


"Lo ikut juga?" pertanyaan itu berhasil mengalihkan tatapan Abimanyu pada Sanaya dan menatap ke pria yang terdiri tidak jauh di belakang Sanaya.


"Iya, apa ada yang keberatan?"


Ya jelas lah aku keberatan ...., batin Aditya kesal. Ia memilih berbalik dan masuk ke dalam mobil. Ia duduk di depan di balik di samping sopir.


Tapi kekesalannya tidak berakhir disitu saat Abimanyu ternyata yang menjadi sopir kali ini, mereka hanya membawa satu mobil untuk bersama. Di bangku belakang ada Sanaya, Sagara dan Ariel.


"Bukan gue, tapi lo yang datang belakangan dan merubah semuanya!" ucap Abimanyu tanpa menoleh ke pria yang duduk di sampingnya itu, ia memilih untuk tetap fokus dengan kemudinya.


Sagara duduk di tengah di antara Sanaya dan Ariel, Sanaya sesekali mengajak Ariel bicara tapi selebihnya memberi kesempatan pada Sagara untuk berbicara banyak pada Ariel.


Di depan, dua pria dengan sifat yang berbeda itu terlihat terus berdebat walaupun tidak menimbulkan kekacauan.


"Apa alasanmu ikut?"


Pertanyaan itu berhasil membuat Abimanyu berdecak, bukan hak Aditya menanyakan hal itu padanya,


"Saya tidak butuh alasan untuk berada di sini!"


"Issstttttt, Gue pikir lo masih berharap banyak pada sesuatu?!"


"Kalau iya pun, itu bukan urusanmu! Lagi pula dia belum menjadi hak mu!?" ucap Abimanyu sambil melirik gadis yang tertidur pulas di belakang mereka.


Karena perjalanan yang cukup panjang, Sanaya tertidur di bahu Sagara hingga mereka sampai di villa. Sudah sangat sore, udara pun sudah berubah dingin.


Ucapan Abimanyu itu menutup perdebatan mereka. Sepertinya apa yang di katakan olah Abimanyu membuat Aditya tidak bisa mendebatnya lagi.


Setelah mobil berhenti, Abimanyu dan Aditya sama-sama turun begitu juga dengan Ariel,


"Bisa bantu aku?" pertanyaan itu muncul dari dalam mobil membuat Abimanyu dan Aditya sama-sama mendekat.

__ADS_1


"Aku tidak bisa membawanya masuk sekarang, bisa kan bantu aku!"


"Bisa!?" Abimanyu dan Aditya menjawabnya dengan kompak membuat Sagara menatap mereka bersamaan.


Bukannya ia tidak tahu dengan perasaan Abimanyu tapi dengan ia mendekatkan lagi Sanaya dengannya pasti akan semakin sulit untuk melepasnya sedangkan pria di sebelahnya akan lebih berhak setelah ini.


"Biar Aditya saja yang membawanya masuk, kamu ikut aku setelah ini!"


Mendengar perkataan dari Sagara, Abimanyu pun bergeming. Hatinya seperti kehilangan tempat yang tiba-tiba hancur begitu saja hingga Aditya menyenggolnya,


"Tahu kan, jadi sedikit bergeser! Gue mau maju!"


Perkataan Aditya berhasil membuat Abimanyu memundurkan langkahnya beberapa langkah saja. Aditya segera menundukkan punggungnya dan meraih tubuh Sanaya, membopongnya dan membawanya masuk.


Aditya berhenti sejenak di depan Abimanyu, terlihat senyum kemenangan dari bibir Aditya,


Aku tidak akan sebodoh dirimu, aku tidak akan melepaskan apa yang sudah menjadi milik hatiku, terimakasih karena kebodohanmu ....


Ia pun berlalu meninggalkan Abimanyu yang masih terpaku di tempatnya, hatinya tidak rela tapi di paksa untuk rela,


Jika nanti suatu saat aku bisa memilikimu, ijinkan aku untuk tidak akan melepaskanmu lagi ...


Plekkk


Seseorang menepuk bahu Abimanyu, ia tahu siapa orang itu tanpa harus menoleh,


"Jangan dilihatin terus, nanti tambah bucin! Ikut aku saja!?"


Abimanyu menoleh pada Sagara yang berada sedikit di belakangnya, "Kemana?"


"Cari sesuatu untuk barbeque ntar malam!"


"Baiklah!"


Sagara kembali menghampiri Ariel, "Sayang, kamu ikut kami atau masuk?"


"Aku masuk aja deh kayaknya, badan aku lengket semua mau mandi keburu gelap!"


"Baiklah, hati-hati ya!"


Ariel hanya menganggukkan kepalanya, Sagara dan Abimanyu kembali masuk ke dalam mobil dan meninggalkan villa itu kembali.


Bersambung


Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentar nya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Follow Ig aku ya


IG @tri.ani5249


Happy Reading 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2