My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Part 2 (46)


__ADS_3

Agra yang mendengar pintu terbuka segera meletakkan berkasnya di atas meja dan melihat ke arah pintu karena penasaran, tak ada yang


masuk ataupun meminta ijin untuk masuk. Senyumnya mengembang saat melihat wajah


imut yang berada di balik pintu itu.


“Sayang …, apa kau mencoba bermain-main dengan


papi!” ucap Agra sambil tersenyum pada putrinya itu.


“Pap ….., kenapa papi bisa tahu?” keluh Sanaya


sambil masuk ke ruangan papinya di ikuti oleh Ara, sebelum itu ia segera


menutup pintunya kembali.


“Papi bisa mengenalimu sayang walaupun itu dari kejauhan!” ucap Agra sambil berjalan mendekati putrinya itu dan segera


mengangkat tubuh mungil Sanaya, membawanya berputar-putar.


“Kau bawa apa untuk papi sayang?” Tanya Agra sambil memangku Sanaya.


“Mommy membuatkan kue untuk kita pap!”


“Ehmmmm …, aromanya harum sekali, papi jadi lapar!”


Ara segera mengeluarkan kue itu dan


memeotong-motongnya menjadi beberapa bagian.


“Mommy …, sepertinya kalau di suapi akan lebih enak, iya kan sayang?” Tanya Agra meminta pendapat pada putrinya itu.


“Papi manja ..!” ledek sanaya pada papinya.


Tapi Ara tanpa di minta pun menyuapi agra dan Sanaya bergantian, mereka menghabiskan makan siang sambil  bercanda. Sungguh keluarga yang bahagia, bahagia itu sederhana.


“Nay kenyang mom …, Nay bosan di sini mom nay mau jalan-jalan. Apa boleh Nay ke tempatnya uncle Div, uncle Div di sini kan, pasti


ada dedek Divia!”


“Nanti kalau sendiri kesasar sayang!”


“Ya udah biar papi suruh, sekertaris papi ngantar kamu ketemu sama uncle Div!”


“Hore …!”


Akhirnya Agra meminta sekretarisnya untuk mengantar Sanaya ke ruangan Divta. Divta selalu membawa Divia ke kantor, ia tidak


membiarkan Divia jauh darinya.


Ara merebahkan tubuhnya di sofa, ia menyelonjorkan kakinya yang sedikit nyeri.


Setelah mengantar Sanaya menemui sekretarisnya, Agra segera


kembali masuk ke ruangannya, melihat istrinya sedang tiduran di sofa segera


menghampirinya.


“Sayang …, capek ya?” Tanya Agra sambil memijat kaki Ara, membuat Ara terkejut dan segera bangun dari tidurnya, ia duduk dan


menggeser tubuhnya agar suaminya juga bisa duduk.


“Kenapa malah bangun?” Tanya agra lagi sambil duduk di samping Ara.


“Nggak pa pa, tadi kakiku cuma nyeri sedikit saja!”

__ADS_1


“Apa saja yang kamu lakukan sebelum ke sini?” Tanya Agra.


“Harus cerita ya?”


“Kalau nggak keberatan sih, aku kan Cuma pengen tahu istriku melakukan apa saja selama jauh dari aku!”


“Baiklah …, my hubby ….!” Ara menakup wajah suaminya itu dengan penuh cinta.


“Jadi aku tuh nganter Sanaya ke sekolah, aku kan sudah bilang aku malas ketemu sama mak mak rempong itu, dan lagi pula aku udah janji


mau bikini kue buat kamu, jadi aku ke toko kue, aku buat kue, tapi aku di bantu


sama mbak Rini kok, beneran …!”


“Cuma itu?”


“Iya …, lalu aku jemput Nay lagi trus ke sini!”


“Cuma itu? Yakin nggak ada yang lain?”


Agra tahu tadi istrinya bertemu dengan seseorang di toko, tapi ia hanya ingin istrinya menceritakan sendiri padanya dan mengatakan


apa yang mereka bicarakan.


Ara menatap Agra penuh selidik, ia belum sadar jika suaminya itu mengetahui sesuatu. Tapi kemudian ia teringat pada percakapannya


dengan Viona.


“bby …!”


“Iya?”


“jangan marah ya!” ara begitu takut jika sampai Agra marah karena ia berbicara dengan Viona, ia begitu hati-hati.


“kenapa aku harus marah sayang? Katakana saja!”


“Aku sudah tahu!”


“Kamu tahu?” Tanya Ara terkejut dan Agra hanya mengangguk. Agra sudah mulai beraksi dengan tangannya, tangannya mulai tak mau


diam menjelajahi tubuh istrinya itu.


“Astaga …, seharusnya aku sudah menduganya!” keluh Ara karena melupakan sesuatu, ia tidak akan pernah bisa lepas dari pantauan suaminya, ada mata suaminya di manapun ia berada.


“Seharusnya kau bersyukur karena memiliki suami yang luar biasa!” ucap Agra dengan menyombongkan diri, wajah tengilnya kembali


muncul.


Ara berdecak. “bahkan sampai kata itu pun dia tahu!”


“Aku menarik ucapanku yang itu!” ucap Ara lagi.


“Mana bisa seperti itu, kata yang keluar seharusnya tidak bisa di tarik lagi!”


“Terserah aku, aku yang mengatakannya!”


“Tapi itu berhubungan denganku!”


Mereka kembali berdebat dan kemudian tertawa bersama. Menertawakan perdebatan tidak penting mereka, sesekali berdebat dan


kemudian kembali baikan.


Setelah selesai dengan tawa mereka, mereka pun kembali terdiam tapi tidak dengan tangan dan bibir Agra yang terus menjalar


kemana-mana.

__ADS_1


“Bby …!”


“Iya?”


“boleh nggak aku tanya sesuatu?”


“Tanya saja sayang!”


“Apa dulu kamu pernah melakukan hal ini pada nona Viona?”


Pertanyaan Ara berhasil membuat kegiatan yang di lakukan agra terhenti, ia menjauhkan bibirnya dari wajah istrinya itu, ia


menatap istrinya.


“Maksudnya?” bukannya belum mengerti maksud pertanyaan istrinya tapi saat ini ia hanya memastikan dengan apa yang di


tanyakan istrinya itu benar.


“Melakukan seperti yang kamu lakukan padaku,


maksudku ini …, gimana ya bicaranya?” Ara bingung sendiri harus memperjelas


bagaimana pertanyaannya.


“Melakukan hubungan suami istri?” akhirnya Ara tidak mau berputar-putar lagi.


Agra menatap istrinya, ia kemudian memejamkan


matanya. Mencoba menahan amarahnya, ia tidak mau sampai emosinya ia luapkan


pada istrinya, ia yakin jika Viona sudah bicara macam-macam pada istrinya.


“Viona yang mengatakannya?”


“Nggak …!” jawab Ara dengan cepat sambil


mengibas-kibaskan tangannya.


“Nggak …, bukan nona Viona yang mengatakannya, aku hanya …, hanya …!”


“Hanya apa?”


“Hanya penasaran saja!”


“Jangan suka menduga-duga hal yang belum tentu kebenarannya, kamu percaya kan sama aku?” Tanya Agra dan Ara pun menganggukkan


kepalanya.


“Aku tidak pernah melakukan apapun yang lebih selain


berciuman!”


“Iya …, aku percaya bby …!”


Seenggaknya ucapan suaminya saat ini sedikit


membuatnya tenang. Ia punya alasan untuk tetap percaya pada suaminya.


Sebuah kepercayaan akan membangun hubungan yang lebih baik dari pada kemewahan apapun, cintai dia sewajarnya


Bersambung


Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Follow Ig aku ya

__ADS_1


tri.ani.5249


Happy Reading 😘😘😘😘


__ADS_2