My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Part 2 (11)


__ADS_3

Mereka pun benar-benar tak sabar ingin bertemu dengan pengantin baru itu, apa jadinya ya kalau dua orang dengan karakter berbeda di satukan.


"Pap .... antat Nay, Nay mau memencet bellnya!" perintah Sanaya pada papinya karena ia merasa kesusahan untuk memencet bell pintu apartemen Rendi.


Agra pun segera mengangkat tubuh mungil putrinya.


Tong tong ting tong ting tong


"Sudah Nay .... , Kasihan nanti uncle Rendi nya kebisikan!" tegur Ara karena Sanaya terus memencet bel pintu itu.


Belum sampai Sanaya menanggapi ucapan mominya, pintu sudah lebih dulu di buka.


"Unty Nadin ....!" teriak Sanaya sambil memberontak ingin turun.


"Nay ....., unty kangen .....!" Nadin meregangkan tangannya pada keponakannya, dan Sanaya pun langsung berhambur memeluk Nadin. Kemudian tatapan Nadin tertuju pada pria kecil yang sok dewasa itu.


"Gara ...., nggak mau peluk unty, nggak kangen?" tanya Nadin dan Sagara hanya memicingkan matanya dengan menggemaskan.


"Awas saja ya kalau besar seperti papi kamu, unty nggak akan mengampunimu!" ancam Nadin sambil bertawa.


"Memang kenapa denganku?" tanya Agra protes.


"Lihat saja Gara, kakak juga akan melihat kak Agra di sana!"


"Berarti keren dong!"


"Cehhh ....!" Nadin berdecak, kemudian melanjutkan aksinya untuk menciumi pipi gempil Sanaya.


"Ini nggak di suruh masuk ya?" tanya Ara yang sedari tadi Nadin tak juga mempersilahkan masuk.


"Aghh ...., iya kak lupa! Ayo masuk!"

__ADS_1


Mereka pun akhirnya masuk, terlihat Agra dan Ara mengamati apartemen itu, sedangkan Sagara dan Sanaya langsung berlarian ke sana kemari, mengacaukan ruang pertapaan si balok es.


"Rapi juga ya?" gumam Ara.


"Jangan mengaguminya!" pelotot Agra pada istrinya.


Ceehhhh ...., mana berani aku mengagumi pria lain suamiku, kita ada suami tampanku ini ....


"Jangan menatapku seperti itu!"


Inih nih kalau kebanyakan bergaulnya sama Rendi ....


"Aku kan memandang dengan cinta, bby!" ucap Ara sebelum suaminya protes lagi, lebih baik diam, itu lebih aman, teori yang di dapat Ara.


"Dimana Rendi?" tanya Ara lagi saat tidak menemukan pria itu.


"Dia di kamar mandi sepertinya, biar aku panggil!" Nadin pun segera masuk ke dalam kamar, memanggil Rendi. dan benar tak berapa lama Rendi ikut keluar bersama Rendi.


"Maaf pak, membuat anda menunggu!" ucap Rendi sambil menunduk hormat pada Agra. Dengan cepat Agra memukul punggung Rendi.


Rendi hanya bisa memegangi punggungnya karena ulah Agra.


"Memang aku ke sini sebagai bosmu, beraninya kau berbuat seperti itu, mau aku di omepi sepanjang hari sama istriku?!" keluh Agra.


"Maafkan saya pak!"


"Memang tidak ada kata lain selain maafkan saya pak, baik pak, sepertinya kamu memang tidak lulus ujian bahasa, kosa katamu hanya itu-itu saja!"


Rendi tak mau menanggapi lagi, semakin menanggapi makan ia akan jadi bulan-bulanan sahabat sekaligus bosnya itu.


"Bagaimana, apa sudah itu?" tanya Agra sambil berbisik.

__ADS_1


Rendi mengerutkan keningnya.


"Itu ....!" ucap Agra sambil menyatukan dua ujung jari telunjuknya.


Rendi benar-benar tidak paham dengan apa yang di katakan Agra.


Buk


Lagi-lagi Agra memukul punggung Rendi dengan keras, ia benar-benar gemas dengan pria dingin itu.


"Maksudku hubungan suami istri, mencetak keturunan! Sudah?" tanya Agra benar-benar penasaran.


Belum sempat Rendi menjawab, Ara sudah menghampiri mereka.


"Sebenarnya apa sih yang kalian bicarakan, serius sekali?"


"Ini urusan laki-laki sayang ....!" ucap Agra sambil mencium istrinya itu, seolah-olah memamerkan pada pria dingin itu, beginilah bersikap dengan istrinya.


"Uncle ...., uncle ....!" panggil Sanaya sambil menarik kaus Rendi, membuat Rendi harus segera berjongkok sejajar dengan gadis kecil itu.


"Mau Nay tacih tau cecuatu?" tanya Sanaya.


Rendi pun hanya mengerutkan keningnya seperti biasa.


"Nay ingin dedek bayi, tata mom, uncle lendi dan unty Nadin Atan membuyatan dedek bayi Buyat Nay!"


"Bayi?" tanya Rendi dan Sanaya menganggukkan. kepalanya dengan cepat.


Mereke benar-benar ingin memerasku dengan permintaan yang aneh-aneh ya .....


BERSAMBUNG

__ADS_1


Jangan lupa untuk kasih dukungan ke author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya


Happy Reading 😘😘😘😘😘


__ADS_2