My Bos Is My Hero

My Bos Is My Hero
Episode 34


__ADS_3

Jangan takut dengan ketakutanmu. Mereka tidak ada di sana untuk


membuatmu takut. Mereka ada di sana untuk memberi tahumu bahwa ada


sesuatu yang berharga untukmu


***


 


Setelah di rasa selesai, ara pun


keluar dari dalam salon diantar oleh kepala salon,


di depan halaman salon ia melihat ia melihat sudah ada rendi dan


Nadin yang berdiri di depan mobil


“dek ...., kamu di sini?”


“iya kak, aku jemput kakak” Nadin sudah mengenakan gaun selutut warna emas dengan lengan terbuka dan


terlihat begitu anggun, dua gadis itu benar-benar cantik


“silahkan masuk nona, acara segera di mulai” rendi menbukakan pintu


mobil dan mempersilahkan ara dan nadin untuk masuk ke dalam mobil


Setelah semuanya masuk , ya di dalam mobil itu ada rendi yang


mengemudi mobil, tiara yang duduk di samping Rendi, sedang kakak beradik itu


duduk di kursi belakang


“kakak benar-benar cantik ...” puji Nadin saat mobil sudah melaju


“kamu juga dek ...” ara terus memperhatikan di luar jendela mobil,


melihat lalu lalang jalanan, langit yang terlihat mendung seakan menadakan akan


turun hujan


“aku harap kakak bahagia ...” Nadin terus memperhatikan kakaknya


yang terlihat murung


“terimakasih dek ...”


Rendi yang sedang mengemudi pun perhatiannya terpecah menjadi dua ,


antara melihat ke jalannan dan sesekali memperhatikan wanita yang duduk di


belakang yang sudah lama membuat hatinya tertambat dan mulai hari ini ia harus


mereelakan wanita itu untuk sahabatnya


“bukankah ini jalanan ke rumah ...?” ara baru sadar saat mobil


memasuki gang rumahnya


“iya kak ..., emang kita mau kemana lagi ...”


“bukankah aku akan menikah?”


“iya emang ....”


“trus kenapa ke rumah?”


‘ijab qabul kakak kan di rumah ...”


“hah ...., kenapa nggak bilang dari tadi dek ...”


“emang kakak pikir mau di mana? Di hotel berbintang ....”


“dasar kau ini dek ...” ara pun mengacak-acak rambut nadin pelan


hingga membuat rambutnya sedikit berantakan membuat nadin mendengus kesal

__ADS_1


Samar-samar dari dalam rumah mereka mendengarkan  Agra mengucapkan ijab qobul saat mobil sudah


berhenti tepat di depan rumah


“yah ...., kita telat kak ....,ijab qabulnya sudah di mulai ....”


“kok bisa gitu sih dek ...” ara mendengus kesal


“kakak sih kelamaan di salonnya” di tengan perdebatan kakak adik


itu, Rendi sudah membukakan pintu mobil, mau tak mau mereka menghentikan


perdebatan kecilnya dan keluar dari mobil


“mari masuk nona” rendi mempersilhkan mereka masuk


“iya tahu, ini kan rumahku ...” ara begitu kesal dengan kelakuan


rendi yang tampak begitu formal dengannya bembuatnya begitu tidak nyaman


“maafkan saya nona ...”


“cih ....” ara benar-benar di huat kesal dengan kelakuan rendi


Mereka bertiga pun masuk ke dalam rumah tepat saat ijabqabul selesai


di ucapkan


 “kak ijab qobulnya telah


selesai” Nadin pun segera menggandeng tangan Ara dan berjalan mendahului Rendi


Semua mata menatap Ara ,termasuk Agra, pria tampan itu mengenakan setelan jas atau tuxedo warna hitam begitu gagah,  ara begitu terlihat gugup, ia meremas


tangan adiknya hingga membuat yang empunya tangan meringis


mereka tak percaya gadis yang biasanya berkaca mata itu kini tampil


cantik tanpa kaca mata dan berbalut gaun pengantin yang sangat pas di tubuh


ranpingnya, ia seperti upik abu berubah menjadi putri


saampai di samping Agra, Agra pun segera berdiri menyambut ara, gadis yang


telah diperistrinya


 Rendi yang masih jauh di


belakan segera mempercepat langkahnya dan  menyerahkan kotak cincin pada agra, agra pun


langsung membukanya di dalamnya da dua buah cincin yang modelnya sama


Ia pun mengambil cincin yang ukurannya lebih kecil


“siniin tanganmu ...” agra memberi intruksi pada ara dengan suara


yang begitu pelan, ara pun perlahan mengangkat tanganya dan agar segera


memasangkan cicin itu di jari manis ara


“ambil yang satunya ...” lagi-lagi agra harus memberi instruksi


pada ara , ara yang terlihat bingung pun segera mengambil cincin yang ukurannya


besar


“ayo lakukan yang sama padaku, polos sekali sih kamu ...” lagi-lagi


agra harus berbisik, ara pun segera mengeti dan memakaikan cincin itu di jari


manis agra


Setelah selesai acara pasang cincin, agra pun menelungkupkan  tangannya di depan wajah ara, ara lagi lagi


tak mengerti harus berbuat apa


“cium tanganku ...” agra kembali berucap tanpa bersuara dengan

__ADS_1


sedikit memperlihatkan senyum di bibirnya


Ara yang tahu maksud agra segera mencium punggung tangan Agra


dengan penuh terpaksa


Tak ada undangan yang di sebar , hanya kerabat ara dan agra saja


yang menghadiri pernikahan mereka , tak begitu banyak tamunya tak mencapai dua


puluh orang ,


 karena acara perniukahan ini


adalah acara yang tertutup, sehingga tak ada awak media yang meliputnya,


pernikahan diam-diam ini dilakukan karena permintaan Agra, ia tak mau semua


karyawannya tahu perihal pernikahan mereka, karena tak mau Ara merasa tidak


nyaman


Mereka pun melakukan sesi foto, ada beberapa adegan mesra yang


harus mereka lakukan hal itu membuat mereka sedikit canggung


setelah sesi foto selesai mereka juga harus berbincang-bincang


dengan beberapa tamu undangan yang hanya kerabat dekat saja


“wah selamat ya gra, pinter kamu milih istri, cantik”


“Viona gimana kabarnya?” karena banyak kerabat yang tahu hubungan


agra dengan viona


“gra ..., istri lo cantik ...” sapa dokter Frans “hai kakak ipar,


sudah kenal aku kan ..., aku yang kemaren ...”


“maaf ...” ara merasa belum mengenal pria yang sok akrab itu


denganya


‘oh iya aku lupa, saat itu kakak ipar sedang pingsan”


“sudah sana pergi, jangan ganggu kami ...” agra mendorog tubuh


frans menjauh dari mereka


“kau ya mentang-mentang menikah, melupakan kami, oh iya


ngomong-ngomong si manusia setengah robot kemana?” agra langsung tahu siapa


yang di maksud


“iya ya ..., rendi kemana? Lo cari deh ...”


“ok bos ....” frans pun meninggalkan agra


-


-


-


-


Ketika kamu menetapkan pikiran untuk mencapai sesuatu, kamu harus memberi kesempatan dirimu sendiri untuk menyelesaikannya.


-


-


-


-

__ADS_1


 jangan lupa LIKE dan KOMENTARnya ya


apa lagi jika mau berbesar hati memberikanku VOTE


__ADS_2